“Sir, do you want Biryani rice?” Tanya seorang petugas kereta dalam perjalanan Kolkata ke Agra. “How much?” tanyaku kemudian. “Only 100 rupee,” sahutnya lagi. Hmm sekitar Rp.20.000. Cukup mahal untuk ukuran India, namun harga tersebut masih reasonable. Terlebih aku terakhir kali ketemu nasi itu 1 hari sebelumnya di Kuala Lumpur. Artinya sudah 12 jam lebih … Baca lebih lanjut
Arsip Tag: T&O
Berdarah-darah di Avenue Of Stars Hong Kong
“Bang nanti malam kita ke Avenue of Stars, ya! Kita nonton Symphony of Lights di sana.” “Oke! Oh ya, kalau baca di blog mbak Vicky, katanya kudu datang 30 menit sebelum Symphony of Lights dimulai ya biar kebagian tempat duduk.” “Kita berangkat sebelum magrib aja, bang. Kita solat di Masjid Kowloon dulu baru deh ke … Baca lebih lanjut
Nongkrong di Ancol Ala-ala Hingga Mencicipi Nasi Minyak Para Artis di Jambi
“Wah jembatannya bagus ya, Yah!” “Iya bagus bener. Sudah lama ya kita tidak ke Jambi,” jawab Ayah. “Sayang jembatan semahal ini hanya untuk pejalan kaki. Mubazir!” ……. –hening “Hmm, benar juga, ya!” Baca lebih lanjut
Hati-hati Kesurupan di Batu Caves
“Bang, si anu kesurupan di Batu Cave.” Ari –si bungsu di keluarga kami, mengabarkan kalau si anu (salah satu temannya) mendadak kehilangan kesadaran alias kesurupan melalui sebuah pesan. “Heh, gimana bisa kesurupan?” “Nggak tahu, dia kan punya sixth sense jadi mungkin dia melihat sesuatu.” “Hadeh, ada-ada aja.” * * * Melihat foto-foto di dunia maya, … Baca lebih lanjut
berpetualang ke benua hitam – THIS IS AFRICA! –
This is Africa! Catatan Perjalanan dari Benua Hitam | 2015 | Penulis : John Erickson G | Penyunting : Indradya SP | | Perancang Sampul : Sarah Sofia Susanto Putri | Proofreader : Adriyani Kamsyach| | Penerbit : Pastel Books | ISBN : 978-602-0852-18-1 | | Cetakan Pertama, 434 hal | Harga : Rp.75.000 | … Baca lebih lanjut
Sebuah Pertemuan di Victoria Park
“Jadi, apa sebetulnya motivasi Ilham mengadakan kuis berhadiah Tiket PP gratis ke Hongkong ini,” tanyaku saat kami tiba di sebuah hostel sederhana di kawasan Mong Kok. Ditanya seperti itu, Ilham tersenyum. “Sebetulnya sih alasannya simpel bang. Aku hanya ingin cari teman jalan. Itu aja.” “Wah sesederhana itu?” “Iya,” jawabnya lagi sambil tetap tersenyum. Walau aku merasa … Baca lebih lanjut
Menang Tiket Gratis ke Hongkong : Ibarat Menjilat Ludah Sendiri
“Saya ingin membagikan tiket gratis PP ke Hongkong. Silakan kirim PM ke saya paling lambat malam ini.” Kurang lebih begitulah pengumuman yang dibuat oleh seorang member di grup traveling Backpacker Internasional sekitar 1,5 bulan yang lalu. Penasaran dengan kuis bagi tiket gratis tersebut, aku lantas melihat akun FB si pemberi hadiah. “Hmm, masih muda banget. … Baca lebih lanjut
Sekejap Mata di Kota Tua : Merinding Disko di Fatahillah
“Yan di sini ada ruangan bawah tanah yang dulu dijadikan penjara, loh!” “Oh ya, di mana?” “Ada di bagian belakang. Nanti kita ke sana,” ujar Wulan lagi. Ingatanku berlekebat pada sebuah novel berjudul Rahasia Meede karya E.S Ito yang aku baca beberapa tahun lalu. Di buku itu diceritakan bahwa ada pintu rahasia menuju terowongan tempat … Baca lebih lanjut
Kek Lok Si : Kuil Indah di Langit Kota Penang
“Bang kayaknya kita salah jalan deh.” “Nah terus kita lewat jalan mana, Ndra?” “Coba kita tanya ibu itu, yuk!” Aku dan Indra lantas mempercepat langkah dan menyapa seorang ibu yang nampaknya baru pulang dari warung. “Mak cik, maaf numpang tanye sikit. Ini jalan nak ke kuil, ke?” “Wah, kalian orang salah jalan,” jawab mak Cik … Baca lebih lanjut
Nongkrong Kekinian di Radja Food Court Sambil Ngelirik Cinderamata di Temphoyac Jambi
“Yan, nanti kumpulnya di Radja Sambal Telanai, ya!” Sebelum berangkat menghadiri akad nikah temen, Isna kembali mengingatkan bahwa kumpul bareng sama anak Backpacker Dunia dan Couchsurfing Jambi akan dilaksanakan di Radja [Sambal] Food Court. Aku sendiri nggak tahu lokasinya di mana. Gampanglah, paling nanti naik ojek atau bisa minta anter temen. Beruntung, kak Mita –salah … Baca lebih lanjut