Pelesiran / Tips

Cara Mudah Koreksi Nama Penumpang AirAsia

AirAsia_X_Airbus_A330-300_Nazarinia-3

Source : en.wikipedia.org

“Beli tiket dulu atau bikin paspor dulu?”

Salah satu sepupuku pernah nanya begitu dulu setelah tahu aku melakukan perjalanan ke negara tetangga. Nah, untuk menjawab pertanyaan itu sebetulnya gampang. Paling aman sih memang bikin paspor dulu baru deh pesan tiket. Namun, kedatangan tiket promo itu kan hampir selalu kayak orang jatuh cinta. Kadang datangnya tiba-tiba. –Eaaaaa.

Lalu, kalau maskapai sedang mengeluarkan promo mending langsung beli aja tiketnya dulu. Urusan paspor dapat diurus belakangan. Lha kalau mau bikin paspor dan setelahnya pesen tiket jangan-jangan tiket promonya udah diborong traveler lain. Kan sayang! Salah satu tips hemat jalan-jalan murah itu nggak boleh kebanyakan mikir kalo lagi ada promo tiket hehehe. Kalo kebanyakan ragunya bisa-bisa gak pernah jadi berangkat dan liburan ke luar negeri.

Aku nggak begitu paham ya untuk maskapai lain. Tulisan ini dikhususkan untuk maskapai AirAsia saja. Yang jelas, untuk beli tiket di AirAsia kita nggak harus menginput nomor paspor kok. Dengan artian, kita udah dapat pesan tiket dengan bermodalkan nama lengkap sesuai KTP aja udah cukup. Jadi, bagi kalian yang nemu tiket murah dan pingin jalan-jalan tapi belum punya paspor, gakpapa beli aja dulu tiketnya. Nah urus paspornya bisa nanti-nanti setelah tiketnya sudah di genggaman.

Sejauh ini, seingatku sudah puluhan tiket airasia yang aku bantu beli. Alhamdulillah nggak pernah ada kesalahan dalam penulisan nama ataupun data identitas lainnya hingga sebulan belakangan ini mau nggak mau aku harus repot urus perbaikan tiket pesawat karena terjadi kekeliruan informasi sehingga aku jadi ikut-ikutan keliru dalam melakukan pemesanan tiketnya.

Jadi ceritanya, adikku dan 9 orang temannya akan melakukan perjalanan perjalanan perdana ke Luar negeri yakni ke Malaysia dan Singapura. Dari awal aku sudah wanti-wanti jangan sampai ada kesalahan dalam pemesanan tiket. Jadilah, semua KTP aku pinjam agar tidak terjadi kesalahan. Setelah semua tiket dikumpulkan, aku lantas melakukan pemesanan tiket dengan mengacu ke nama yang ada di KTP.

Dari awal sudah ada satu nama calon penumpang yang bermasalah. Yakni nama di KTP dan nama di kartu mahasiswa berbeda. Setelah ditanya, menurut pengakuannya nama beliau di ijazah, KTP dan KTM beda semua. Alamak! Kok bisa ya? Berhubung waktu mepet, aku ambil resiko dan melakukan pemesanan berdasarkan KTP. Lagian nama di KTP dan kartu lainnya beda satu huruf saja. Yakni Yusuf menjadi Jusuf.*

Dan benar saja, ketika paspor selesai, ternyata pihak imigrasi membuat paspor dengan mengacu kepada akte kelahiran. Nama di tiket yang sudah terpesan ialah Yusuf Perdana sedangkan di paspor Jusuf Perdana. Sampai di sini sih aku masih tenang. Karena aku sempat baca info di grup traveling bahwa koreksi nama penumpang masih diperbolehkan dengan ketentuan tertentu. Salah satunya JIKA kesalahan penulisan tidak lebih dari 3 huruf. Koreksi nama penumpang dengan beberapa kondisi lain masih dapat dilakukan. Jelasnya. seperti yang tertulis di situs AirAsia ini ya!

2

Syarat perbaikan nama penumpang AirAsia

Trus bagaimana cara koreksi namanya?

Sesuai petunjuk di situs Airasia dot com, setidaknya ada 3 cara yang dapat diupayakan untuk koreksi nama penumpang AirAsia. Ingat ya, hanya koreksi nama BUKAN mengganti penumpang dengan penumpang lainnya karena pergantian penumpang tidak diperkenankan lagi sejak Juli 2014 lalu.

Apa saja ketiga cara itu?

1

3 Cara mengubungi AirAsia

[1] VIA E-FORM

Ini cara yang paling praktis menurutku. Karena dapat dilakukan melalui perangkat elektronik apa saja yang terhubung dengan internet. Pengisian e-form ini dapat dilakukan di halaman ini. Aku pribadi lebih nyaman menggunakan e-form karena jika menggunakan twitter (cara kedua) aku agak kesulitan menyampaikan maksud dan tujuan dengan jumlah karakter yang dibatasi.

e-form

E-form AirAsia

Cara pengisian e-form juga gampang. Kita tinggal lengkapi saja semua data yang diperlukan. Kita juga dapat mengirimkan lampiran (misalnya scan KTP atau paspor) sesuai nama identitas penumpang yang ingin dikoreksi. Begitu e-form dikirimkan, maka kita akan mendapatkan pemberitahuan melalui email dan diminta menunggu maksimal sd 48 jam (2 hari).

[2] VIA TWITTER

Cara kedua ialah mengubungi AirAsia melalui twitter mereka di @AskAirAsia.

twitter

Hubungi di @AirAsiaAsk

twit

Twit yang nggak kunjung direspon itu :p

Cuma menurutku cara ini agak lambat pendapatkan respon. Akun twitter ini juga nggak selalu aktif. Nih buktinya saja tweet terakhir @AskAirAsia itu terlihat dilakukan pada tanggal 22 Agustus. Memang sih adminnya hanya beroperasi di hari kerja. Namun ketika aku mengetik postingan ini di tanggal 24 Agustus, akun twitternya juga belum update lagi. Padahal ini sudah hari Senin dan hari kerja.

Pasca pengisian e-form aku juga mengirimkan twit ke tidak saja @AskAirAsia namun juga ke @AirAsia dan @AirAsiaID. Nyatanya? Tidak ada dari ketiga akun twitter itu yang merespon twitku.

[3] VIA LIVE CHAT

chat

Livechat AirAsia yang ntah kenapa ngantri muluk :p

Cara ini dulu tidak aku gunakan karena sempat bermasalah dengan koneksi internet dan juga antriannya cukup panjang dan lama. Sehingga cara ini aku tidak pergunakan sama sekali. Walau begitu coba saja dilakukan jika teman-teman ingin mencoba. Bisa langsung klik ke sini.

*   *   *

Oke, kembali ke Yusuf/Jusuf Perdana. Aku sudah mempersiapkan berkas yang diperlukan sebagai syarat perbaikan nama penumpang. Masalah yang lain datang. Ternyata, ada satu lagi temen adikku yang ternyata salah dalam penginputan namanya (karena aku masih tetap mengacu ke KTP).

Beda dengan Yusuf yang hanya berbeda 1 huruf, kesalahan nama penumpang yang satu lagi ini cukup rumit dan secara peraturan yang ditulis AirAsia tidak dapat dilakukan perbaikan. Kenapa? Karena kesalahan penulisan nama penumpang terjadi lebih dari 3 huruf. Jadi nama di KTP itu M Rian Syah namun ternyata di paspor (yang kembali mengacu ke akte kelahiran) yakni Muhammad Riansah.* Lagi-lagi aku gak habis pikir kok bisa ya nama identitas beda-beda semua >.< cuma di sisi lain aku pribadi sedikit memaklumi karena aku juga pernah mengalami kesalahan nama di identitas karena petugas kelurahan tidak teliti ketika menginput nama dalam pembuatan KTP.

Bismillah, dicoba dulu. Aku langsung mengisi e-form dan mengajukan permohonan koreksi nama Yusuf dan Rian secara bersamaan. Scan paspor mereka pun juga sudah aku lampirkan. Setelah dikirim, aku diminta untuk menunggu selama 2 hari.

2 hari berlalu, tanggapan tak juga muncul. Aku lalu menelusuri informasi di dunia maya bahwa hal tersebut dapat ditanyakan melalui telp [021-292-70-999 atau 0804-1333-333]. Benar saja, setelah ditelepon ternyata sama pihak AirAsia pengajuanku melalui e-form belum dicek dan aku diminta mengirimkan kembali permohonan perbaikan nama beserta lampiran scan paspor melalui email (yang kemudian mereka informasikan alamat emailnya).

Lha, bukannya udah ya di e-form? Kok disuruh email pula? Entahlah… Sampai sekarang masih jadi misteri. Bisa jadi terlalu banyak e-form yang mereka terima sehingga responnya lambat. Dikarenakan kejadian ini, secara tidak langsung aku mengetahui cara ke-4 dalam proses pengajuan perubahan nama tiket penumpang AirAsia.

[4] VIA EMAIL & TELEPON

Email dan berkas aku persiapkan. Aku lalu mengirimkan email tersebut ke alamat email yang mereka informasikan melalui telepon, yakni : [Indonesia-suppdoc@airasia.com]. Setelah mengirimkan email, aku diminta konfirmasi kembali via telp. Duh boros biaya telepon!

Penting : (1) Lebih baik kirimkan dulu email permohonan + lampiran baru konfirmasi via telepon. (2) Jangan lupa menuliskan Kode Booking penerbangan di subjek email. Karena pengalamanku aku sampai diminta re-send emailnya karena tidak menuliskan kode booking pada subjek email.

Setelah email dikirim dan konfirmasi, HOLA! Tidak sampai 24 jam tiket baru sudah dikirimkan kembali ke email kita. Jadi, kekhawatiranku terhadap tiket M Rian Syah ternyata tidak terbukti. Padahal perbaikannya lebih dari 3 huruf tuh. Alhamdulillah sekali bisa dibantu oleh pihak AirAsia.

Selesai?

Oh belum 🙂 dengan pengalaman perbaikan 2 nama penumpang tersebut, aku kembali harus berurusan dengan AirAsia takkala ada satu teman yang minta bantu diperbaiki namanya. Kali ini bukan karena salah ketik namun si penumpang lupa nama di paspornya terdiri dari 3 suku kata >.< sedangkan ketika memesan hanya mengacu ke nama di KTP >.< (ternyata paspor yang digunakan ialah paspor yang dulu dipakai untuk umroh sehingga namanya menjadi 3 suku kata.)

Nama di tiket Dinda Wati namun di paspor ternyata Dinda Wati Muslim*. Muslim sendiri adalah nama orang tuanya. Untuk yang satu ini beda lagi nih kasusnya. Yakni penambahan nama menjadi lebih lengkap sesuai paspor. Ironisnya, di KTP si mbak ini punya gelar namun tidak dituliskan ketika memesan tiket. Setelah berkali-kali menghubungi AirAsia (karena kendala berkas scan yang tidak jelas) akhirnya tiket mbak Dinda ini pun dapat diperbaiki.

Ah mission accomplished!

Urusan nama penumpang kelar, tinggal jalan-jalan aja. Eh ya, mungkin pada penasaran. “Itu beda satu huruf aja gak boleh ya?” hmm, jawabannya bisa jadi boleh atau nggak boleh. Lebih baik mending cari aman deh. Terakhir kali ke Singapura, ibukku sempat digiring ke ruang khusus imigrasi karena ternyata ada beda nama dan KTP. Beda 1 huruf doang, sih! Namun tetap aja repot karena harus di interogasi namun untung saja lolos dengan catatan ibukku gak akan dikasih izin masuk ke Singapura lagi jika tidak memperbaiki nama di KTP atau Paspor.

FYI : ketika dulu aku pesan tiket, aku sudah mengacu ke nama yang ada di paspor. Ternyata sama petugas imigrasi di Singapura, ibu diminta perlihatkan KTP dan ketemulah perbedaan satu huruf itu. Terlebih lagi ibu pakai paspor haji yang namanya jadi 3 suku kata, padahal aslinya nama ibuku hanya 1 suku kata saja. Namun Alhamdulillah happy ending 🙂

Ya sudah, jom jom, mari pelesiran!

Kesimpulan :

  1. Jika terjadi perbedaan nama diantara identitas, mending diurus dari sekarang deh ketimbang repot di kemudian hari dan dibutuhkan saat mepet (gak hanya dalam pembelian tiket pesawat aja sih, namun dalam banyak hal). Dulu nama di KTPku kurang 1 huruf karena petugas kelurahannya lalai. KTP itu lantas aku urus/perbaiki ketika mau membuat NPWP.

  2. Untuk AirAsia, masih bisa kok beli tiket dengan mengacu nama di KTP. Namun dari pengalamanku ini, pastikan lagi nama KTP dan Akte Kelahiran kalian sama. Jika beda, gunakan nama di Akte kelahiran untuk pesan tiketnya.

  3. Peraturan AirAsia tidak kaku-kaku banget (makin cinta deh sama maskapai ini). Dari pengalamanku ini (catat : pengalaman tiap-tiap orang tidak dapat dipukul rata ya), AirAsia dengan senang hati membantu perbaikan nama penumpang selagi kita dapat membuktikan nama yang sudah tiket dan nama yang minta dikoreksi adalah orang yang sama (dibuktikan dari tanggal lahir biasanya).

*semua nama penumpang yang ada di postingan ini samarkan.

UPDATE 26 Januari 2017 : Contoh Email

Karena banyak sekali yang komen/japri via email nanyain contoh kirim emailnya gimana, berikut aku lampirkan contoh emailnya.

ubah1

1. Subjeknya ditambahkan kode booking menjadi Cth : Permohonan Perubahan Nama di Tiket Kode Booking NHY67T

 

ubah2

2. Lampirkan bagian depan paspor penumpang yang datanya mau diubah.

 

ubah-3

3. Dalam kasusku, mau ubah langsung 2 penumpang dengan kode booking berbeda, so, lampirkan itinerary + kode booking seperti ini. Terpisah dengan penumpang an Fredy

 

ubah4

4. Lampirkan juga paspor penumpang kedua. Kalau bisa paspornya yang clear seperti ini fotonya. Contoh paspor Fredy kurang jelas namun masih diterima saat itu.

Iklan

207 thoughts on “Cara Mudah Koreksi Nama Penumpang AirAsia

  1. saya sudah baca komen2 dari atas mas jd td pagi saya booking tiket lewat Traveloka utk ibu nama d paspor Wahyuning Widayati binti Tomejo Sanyo, trs saya bookingnya Wahyuning Widayati binti Tomejo saja, apa ada mslh mas? flight hari minggu sore ke Malay,saya telpon call centre AA busy terus,trm kasih

  2. mas saya udh booking tiket ke Malay utk ibu saya lewat traveloka jd nama ibu saya Wahyuning Widayati binti Tomejo Sanyo d situ saya tulis Wahyuning Widayati binti Tomejo saja apa ada masalh mas? tp d traveloka blm d suruh meng inputkan nomer paspor kyknya. mohon pendapatnya

    • Halo mas Ilham, menurutku lebih aman dikoreksi saja ya, masih ada waktu. Takutnya nanti ketemu petugas yang ngeyel dan jadi kendala di bandara. Aku pribadi sih mikirnya nggak apa-apa itu, tapi ya itu, kita harus antisipasi. Mumpung ada waktu, segera kirim email (petunjuknya lihat ditulisan di atas) lalu telp dan pastikan petugas diinformasikan bahwa waktu sudah mepet. 🙂

      Untuk web check in langsung ke situs AirAsia.com, nah di sana baru akan diminta no paspor, tgl kadaluarsa dsb.

  3. Halo mas saya mau tanya jika nama di ktp daniel gea febria. Tetapi nama yang tercantum di tiket Daniel febria, apakah boleh?

    • Halo mas Andreas. Seharusnya gak masalah krn sudah betul menuliskan nama depan dan nama belakang.

      Tapi kalau masih ragu dan ada waktu, gak ada salahnya dikoreksi. Caranya silakan baca postingan di atas 🙂

  4. Mas boleh gk minta contoh email yg dikirimkan ke airasia? Saking paniknya aku jd bingung mau ngetik apa, berangkat 2minggu lg keburu gk ya koreksi nama 3 orang

  5. Mas boleh tidak saya minta contoh isi email yg mas kirim ke airasia? Saya jd bingung mau nulis permohonan seperti apa saking paniknya 2 minggu lg berangkat dan harus mengoreksi 3 nama orang

  6. Halo mas, saya mau tanya. Nama saya kan terdiri dari 3 suku kata. Jadi dalam pengisian nama waktu pembelian tiket, untuk kolom firstname saya mengisi dengan nama awal saya. Sedangkan pada bagian surname/nama keluarga, saya isi dengan nama kedua dan nama terakhir saya. Apa itu sudah benar mas? Trims

  7. Halo mas, mau nanya. Untuk penerbangan domestik, jika di tiket hanya tertulis nama depan saja misal indra ( Mr Andri Andri ) sedangkan seharusnya nama di ktp Andri setyawan. Apa akan bermasalah ketika check in krn kurangnya nama belakang sesuai ktp ??

    • Harusnya gakpapa mbak Icha, penerbangan domestik ini hehe. Cuma kl ada waktu mending diubah, menghindari hal-hal tak diinginkan. Jika ga ada waktu pastikan web check in ya. Tks

  8. saya beli tiket atas nama julius ong,namun dipaspor saya hanya julius tidak ada ong. apakah bermasalah? tapi ktp saya atas nama julius ong kok. penerbangan luar negeri. Mohon dibantu ya

  9. Hai mas…saya mau Tanya…
    Nama sy djuliyet
    Tp sy booking djuliyet Ang .
    Soalnya org lain yang booking in…
    Penerbangan Singapore bangkok…
    Nnti kalo Singapore past I super ketat…gimana ya mas solusinya

    • Halo mbak Djuliyet. Penggantian nama dengan sangat mudah dilakukan. Silakan baca lagi tulisan yang sudah aku buat ini dengan seksama, maka mbak akan dengan mudah merubahnya. Thx

  10. Maaf pak saya mau nanya, ini karna pertama kali saya mau travelling ke luar dan baru banget bikin paspor.

    Jadi karna nama saya 4 suku kata dan lebih dari 30 karakter jadi sama petugas imigrasinya dibikin buat di halaman paspor yg ada fotonya tuh 3 suku kata aja.. sedangkan kata yg paling belakanng jadi 4 suku kata ditaronya di hal 4.

    Yg jadi pertanyaanku, pada saat beli tiket dan bikin visa nama yg mana yg harus aku cantumin, yang 3 suku kata kaya di halaman depan apa yg lengkap 4 suku kata kaya dihalaman 4?

    Makasih.

    • Halo mbak Jessi, maaf untuk respon yang terlambat ya. Untuk pembelian tiket dan visa, bisa menggunakan yang 3 suku kata. Namun lebih baik gunakan yang 4 suku kata.

      Sebetulnya, untuk pembelian tiket itu hanya dibutuhkan nama depan dan nama belakang. Misalnya ada yang punya 5 suku kata “Dinda Mutiara Sari Permata Dewi” maka cukup menggunakan “Dinda” sebagai nama depan, dan “Dewi” sebagai nama belakang. Hanya orang kita suka gak pede, kan? hehe. Jadi 5 suka kata dipakai semua.

      Namun sesungguhnya mau pakai yang 3 atau 4 suku kata sama saja, yang penting tidak ada salah eja.

      • Terima kasih buat responnya..

        Tapi saya cuma takut dipertanyakan aja misal tiket dan visa saya pake yg 3 suku kata sedangkan nama asli saya 4 suku kata, karna jarang sekali paspor hal 4 diliat sama petugasnnya kan.

    • Jika begitu, lebih aman pakai yang 4 suku kata. Prinsipnya lebih baik gunakan yang lengkap ketimbang yang singkat kan? jika petugasnya nanya, tinggal kasih lihat/tunjuk aja halaman 4nya 🙂

  11. Halo mas mau tanya untuk penerbangan domestik AIr Asia teman saya ada kesalahan 3 huruf fatal engga ya? Terima kasih

  12. helo mas, tolong obati kegalauan saya dan mohon pencerahannya saya terlanjur dipesankan tiket ke SG dengan 3 suku kata (tambahan nama saat umroh) tapi di paspor nama saya 1 suku kata, bagaimana cara merubahnya ya mas….terimakasih banyak

    • Duh, aku yang tukang galau ini disuruh mengobati orang yang galau. #eh haha.

      Biasanya di halaman selanjutnya ada lembar pengesahan penambahan nama kan? menurutku gak masalah mas, tinggal kasih lihat aja ke petugas imigrasi. Kalau masih galau, bisa minta dihapus saja 2 suku kata lainnya. Caranya? baca ulang tulisanku ya. 🙂

  13. Mas mau tanya lagi ni… Waktu itu saya pesan tiket sebelum paspornya jadi pake nama Dyan Pratiwi Sihap karena mbak2 di imigrasi bilang kalo pasporku nanti bakal ada penambahan namanya. Nah waktu paspor udah jadi dan tiketny jg udh di pese, eee…nama di tiket ngga sama dg di paspor yaitu Dyan Pratiwi aja. Nah si mbak2 imigrasinya bilang kalo utk penambahan nama SIHAPnya itu bisa dilihat di halaman selanjutnya (sambil mbaknya nunjukin kalo nama DYAN PRATIWI SIHAP ada di halaman baliknya lagi). Kalo yg seperti itu nanti kira2 bakal jd masalah ngga ya mas di penerbangan internasional? Soalnya sy sudah coba ajukan perubahan via e form 2 kali dan sdh live chat jg 2 kali sama maskapainya tp blm ada konfirmasi ttg tiket barunya apakah boleh pake nama DYAN PRATIWI SIHAP ataukah harus sama spt ID paspornya yg DYAN PRATIWI sj (walaupun penambahan SIHAP ada di keterangan halaman slanjtnya). Jadi sy harus bgmn ya mas? Mohon masukannya yaa

    • Pembuatan 3 suku kata untuk kepentingan umroh ya biasanya, tapi harusnya nggak masalah mbak. Aman saja.

      Jikapun masih ragu dan mau diubah, coba pakai cara pengiriman email. Jangan live chat dan e-form soalnya lama. Thx

      • Yang ini saya belinya bukan yg utk umrah mas, , tp mw liburan dulu ke singapore, jadwal umrohnya masi belakangan. Hehee
        Jadi sy musti gimana niy mas? Kl mmg wajib di perbaiki sy minta contoh emailny bolehka mas? yg dulu pernah dkirimkn ke Air asia 🙂 email sy assyakilla@gmail.com

  14. Mas, saya udah kirim email ke alamat di atas 3 hari yang lalu. Sampe skrg belum ad tanggapan dri pihak AirAsia. Masalahnya apa ya mas? Tolong bantuannya, terimakasih.

  15. Halo mas,saya mau tanya juga.
    Saya booking tiket airasia untuk tanggal 2 maret. Tetapi saya kurang menuliskan nama,sebagai contoh,yang seharusnya Laudya cintya bella menjadi laudy cintya dan seharusnya hotman paris hutapea menjadi hotman paris saja.
    Tapi saat pemesanan,2 tiket itu dijadikan 1 nomor booking. Jadi bagaimana saya harus revisinya?

    • Halo mbak Bella. Jika kesalahan tsb dalam 1 kode booking, lebih enak koreksinya. Kirim email dan telp saja Airasianya ya. Caranya? persis seperti yang aku tuliskan di atas. 🙂

  16. halo mas, saya sudah emailkan ke mas ttg bagaimana email yang dikirim ke pihak air asia.
    jadi begini saya bookingkan ppunya temenn saya tapi salah. namanya 3 suku kata di passport, tapi saya hanya menuliskan 2 suku kata untuk tiket. sedangkan keberangkatannya sudah mepet sekali.
    terus yang kedua. saya bookingkan nama nya ada binti gitu. contoh ermiyati binti ali basar. tapi untuk ditiketnya cuma ermiyati saja.
    bagaimana itu mas, mohon sekali pertolongannya 😦

    • Halo mbak Dyna.

      Gampang banget koreksinya. Jika mbak sudah baca postinganku dengan teliti, maka dengan mudah dikoreksi.

      Namanya tinggal ditambahkan saja. Silakan dibaca lagi ya.

      Thx

  17. Ping-balik: Pengalaman Mengubah Nama di Tiket Promo AirAsia – tamankosong

  18. halo mas, terimakasih sudah memuat tulisan ini. Infonya sangat berguna karena sy juga mengalami hal yang sama. Tulisan ini sangat bermanfaat. Salam travelling 😊

  19. Ping-balik: Koreksi Nama Penumpang di AirAsia, mudah !

  20. halo mas kalo nama saya ANNA JULIA WARDANI, tapi saya dibooking travel agent beda satu huruf ANNNA JULIA WARDANI masalah ngga ya ?

  21. Kalau tak punya nama akhir gimana ya caranya boking tiket online contoh nama saya kan MUBASSIR sedangkan nama akhir harus di isi juga. Tolong ya

  22. Kalau boking tiket dari luar negeri boleh tidak ya mas. Contoh saya kan ada dimalaysia terus saya mau boking tiket untuk penerbangan dari indonesia ke malaysia. Jadi saya bayar dimalaysia untuk penerbangan dari indonesia ke malaysia. Bisa tidak ya mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s