Kapan terakhir kali kalian mainin burung? Kalo aku sih udah lama ya. Lamaa sekali. Soalnya, nganu… udah lama nggak punya burung juga sih. (inget, ini burungnya tanpa tanda petik) Hehe. Dulu terakhir kali punya burung saat masih SD. Burung dara, sengaja sama ayah dibikinin rumah burung berukuran besar. Awalya sih seneng, tapi lama-lama jadi males … Baca lebih lanjut
Arsip Kategori: Pelesiran
Cara Lain Menikmati Keindahan Taj Mahal : Berkunjung ke Mehtab Bagh
Eh omong-omong, masih ingat nggak cerita saat aku ditangkap petugas Taj Mahal dan digiring ke kantor mereka? Siyal banget, jauh-jauh ke India dan menginjakkan kaki ke salah satu dari 7 Keajaiban Dunia, kok ya yang ada aku malah ditangkap hwhwhw. Seharusnya sih, kalau petugasnya naksir dengan tumpukan lemak yang ada di perutku, ya nggak usah … Baca lebih lanjut
Nyamar Jadi Juragan di Penerbangan Silk Air
“Mas, ini koper saya tolong disimpan di bagasi, ya” ujarku ke petugas check in Silk Air di bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. “Oh baik bapak,” ujar si mas. “Siyal, mukaku emang boros sih, tapi ya nggak gitu juga kali manggilnya. Panggil adik atau mas bro kan bisa,” batinku. Nggak lama kemudian, seorang wanita datang. … Baca lebih lanjut
Yuk, Kita Intip Dapurnya Garuda Indonesia
“Sebelum kita melihat presentasi makanan yang biasanya disajikan di atas pesawat, ayo kita cicip dulu makanan yang sudah disediakan,” ajak Pak Asa, kepala kantor Garuda Indonesia yang ada di Palembang. Aku melirik sekilas ke sebuah ruangan yang telah menyediakan berbagai macam hidangan khas Palembang. Ada mie celor, laksan, celimpungan, lontong dan… tentu saja pempek! Huaa … Baca lebih lanjut
Blogger Mojok Berjamaah di Musi Triboatton 2016
“Mas Agus, ayo kita mojok!” Seingatku itu kata sapaan yang aku pertama kali aku lontarkan ke Gus Mus, Rangga-nya Cintah KW Super asal Magelang yang tersohor itu. Jujur saja, sejak mendapatkan undangan dari Kementerian Pariwisata RI untuk menyaksikan Musi Triboatton 2016, dan tahu Gus Mus akan ikutan datang ke Palembang, aku exited banget! Serasa mau … Baca lebih lanjut
Museum “Paksa” di Taman Purbakala Sriwijaya
“Jangan paksa abang, neng!” “Gak mau, pokoknya abang harus mau!” “Sungguh abang udah nggak sanggup.” “Mubazir abaaang! Ini pempek kapal selamnya masih ada 2 biji. Tekwan satu mangkuk. Pindang patin-nya masih satu panci! Siapa suruh maksa eneng masak sebegitu banyak!” “Abang nyerah, neng! Abang khilaf!” “Habisiiinnn!” * * * Maaf, drama yang tertulis di adegan … Baca lebih lanjut
Mencecap Nikmatnya Kumis eh Pempek Pak Raden
Hmm, baiklah aku mengaku, selama melewati masa kanak-kanak nan menggemaskan (serta diselinggi beberapa adegan perpeloncoan di sekolah) hingga sekarang memasuki usia remaja –uhuk, aku belum pernah sekalipun nyobain makan pempek di rumah makan Pak Raden. Padahal, nih warung eh restorannya tersohor banget! Letaknya pun di pusat kota yang bahkan dulu saat masih ngantor, dilewati setiap … Baca lebih lanjut
Kuliner Tepi Musi : Bergoyang Asyik Bersama Mbok Yah
“Hah, ngomongin makanan lagi?” Gitu ya kali pikir kalian. Bosan? Ah, hanya orang yang makan listrik kayak gadget yang bosan ngomongin makanan. Kalau kamu manusia normal apalagi yang berstatus mamamholic kayak aku, ngomongin makanan itu seru! Trus, coba pikirkan, mending mana : aku ngomongin kejombloan akut atau ngomongin makanan? Jajajaja. Di hari ke-2 perjalanan bersama teman-teman … Baca lebih lanjut
Mengintip Cara Pembuatan Songket Palembang di Fikri Collection
“Heh kok itu handphone ditempel di kuping gitu, apa gak capek?” batinku saat melihat seseorang pekerja pembuat kain songket di Fikri Collection. Seketika aku mengedarkan pandangan ke sekeliling, “wah hampir semua pekerja menempelkan earphone di telinga mereka. Buat apa, sih?” * * * Aku mengetahui keberadaan Fikri Collection ini sejak beberapa bulan lalu. Udah gatel … Baca lebih lanjut
Menyapa Pulau Marisa di Danau Ranau
“Marisa Nasution?” “Bukan, tapi Marisa Tomei.” Eh, ngelantur. Marisa yang dimaksud adalah nama pulau yang berada di tengah Danau Ranau. Namanya cakep ya! Lantas, darimana nama ini berasal? * * * Perjalanan ke Danau Ranau ditempuh sekitar 1 jam dari pusat kabupaten OKU Selatan. Kami sempat main dan makan siang bersama dengan Bupati OKU Selatan, … Baca lebih lanjut