Pelesiran

Cara Seru Menghabiskan Sore di Singapura : Leyeh-leyeh di Marina Barrage

.

Saya pertama kali mengetahui kalau Singapura ada tempat keren bernama Marina Barrage ini dari novel Finding You yang saya baca 5 tahun lalu. Ceritanya, tokoh utama novel tersebut ke Singapura untuk sebuah seminar dan di waktu luang, dia mendatangi tempat ini. Penggambaran yang apik oleh penulisnya, bikin saya penasaran.

Saat dulu membacanya, saya langsung googling dan membatin, β€œharus ke sana nih ntar.” Sayangnya, beberapa kali ke Singapura, saya hanya numpang lewat. Sekalinya pelesiran ya paling ke kawasan Merlion saat mengikuti Free Singapore Tour Bandara Changi. Selebihnya? Ya sekalipun saya belum pernah menghabiskan malam di negeri Singa Muncrat ini hehe.

Cieh yang romantisan.

Kesempatan itu tiba saat kemudian Maskapai Scoot membuka rute penerbangan langsung dari Palembang ke Singapura. Bersama saudara dan sepupu, saya berhasil mendapatkan tiket PP seharga 500 ribuan saja. Setelah melewati serangkaian persiapan, tadaaa, akhirnya impian untuk mengeksplorasi Singapura tercapai juga! Stt, saya dan rombongan hanya menghabiskan uang sekitar 2 juta all in untuk liburan 4 hari 3 malam di Singapura, loh! Nanti ya, saya ceritakan.

Sekilas Mengenai Marina Barrage

Sesuai namanya, Marina Barrage adalah sebuah bendungan yang dibangun di muara Marina dengan panjang 350 meter. Sekilas sih bendungan ini nampak biasa. Namun, bukan Singapura namanya jika hal yang bisa tidak jadi luar biasa!

Pemandangan dari Marina Barrage.

Setidaknya, ada 3 fungsi utama dari bendungan ini. Pertama, sebagai suplai air untuk Singapura. Kedua, untuk mengontrol banjir. Jarang nggak pernah terdengar Singapura kena banjir, kan? Nah, salah satunya berkat peran Marina Barrage ini. Ketiga, tentu saja sebagai sarana rekreasi.

Santai, kayak di pantai. Alagh.

Bangunan yang dibangun dengan menelan dana 223 juta dolar Singapura ini pertama kali dibuka tahun 2008 lalu. Selain bendungan, sarana rekreasi yang saya maksudkan adalah sebuah bangunan seperti keong dengan lahan yang ditanami rumput pada bagian atapnya. Bisa jadi, karena desainnya yang unik inilah, Marina Barrage memenangkan AAEE award –sebuah penghargaan bergengsi dalam bidang lingkungan dan arsitektur, pada tahun 2009.

Cara Menuju Marina Barrage!

Saat tiba di Marina Barrage, saya pikir tempat ini bisa saja dijangkau dengan berjalan kaki. Dari atas atap bangunan, sih, terlihat kayaknya bendungan ini letaknya tidak terlalu jauh dari Marina Bay Sands yang terkenal itu.

Kelihatan dekat, kan? kalau mau jalan kaki ya silakan saja hehe

Namun, saat itu saya dan rombongan menuju ke sana dengan menggunakan MRT dan bus. Mula-mula, kami menaiki MRT dengan tujuan akhir stasiun MRT Marina Bay. Begitu tiba, jalan saja dan cari pintu exit A. Dari sana, jalan saja keluar hingga kemudian menemukan jalanan dengan 2 halte yang berada di sisi kanan dan kiri.

Silakan pilih halte mana saja, yang penting jangan sampai salah pilih naik bus. Bus yang kami gunakan adalah bus dengan no.400. Secara, ya, transportasi di Singapura itu kece banget, kami nggak tidak harus menunggu lama untuk menaiki bus no.400 tersebut.

Ini jalan menuju stasiun MRT. Nah di dekat gedung inilah ada 2 halte yang semuanya dapat digunakan.

Tips! Jika menunggu bus di sisi kiri jalan ini, ternyata rutenya harus memutar dan melewati terminal bus. Kebetulan banget, bus yang kami naiki waktu itu akan melakukan pergantian shift supir. Jadilah, saat berada di terminal, kami diminta turun dan disuruh berjalan ke dalam untuk menunggu bus selanjutnya.

Kalau mau cepat, silakan nyeberang dulu ke sisi kanan jalanan ini. Tepatnya di sekitaran DBS Building itu. Cek di haltenya, apakah melayani rute bus no.400. Jika iya, tunggu aja busnya di sana.

Berhubung kami jalannya santai, nggak masalah menunggu sebentar. Nggak lama kok. Sekitar 10 menitlah. Terminal busnya juga kece banget! Bersih dan monitor petunjuk kapan mobil akan datang tertera dengan jelas. Nah, bagi yang gak mau jalan memutar, silakan menyeberang saja dan menunggu bus di sisi seberangnya, yakni di sisi DBS building.

Nah, jika sudah di bus, maka tinggal tunggu saja di halte terakhir. Gak jauh dari halte Satay by The Bay. Jika ragu, jangan segan bertanya kepada supirnya. Dengan senang hati mereka akan memberi tahu halte mana yang harus kalian pilih. Begitu tiba, maka berjalan sedikit saja, sudah langsung sampai ke bangunan utama Marina Barragenya.

Yeay tiba! ini adalah halte terakhir sekaligus tempat Marina Barrage berada.

Yuk Eksplorasi Marina Barrage

Begitu masuk ke dalam, saya langsung bengong dengan bangunannya. Cakep banget! Ada sebuah kolam besar yang terletak di jalan berbentuk spiral. Nah, untuk menuju atapnya, langsung saja berjalan di sana. Bagi yang membawa rombongan berusia lanjut atau desabilitas, bisa kok naik lift yang berada di sisi kanan bangunan.

Berjalan melewati jalanan melingkar ini

Trus langsung terlihat hamparan tanah berumput yang sangat gulingable ini

Angin menerpa lembut wajah sepanjang perjalanan menuju atas. Sulit digambarkan rasa antusias yang saya rasakan saat itu. Terlebih, begitu tiba di atas, nampaklah hamparan hijau rumput yang sudah banyak ditempati orang. Rata-rata datang bersama kekasih, teman atau keluarga.

Jangan tanya pemandangan dari atas sana, sungguh indah! Selagi rombongan lain duduk beristirahat menikmati suasana, saya memilih berjalan ke arah belakang tempat bendungan berada. Dari sanalah nampak batas antara Saluran Marina dan lautan lepas. Sepanjang perjalanan, saya melihat para warga lokal yang datang dengan membawa tikar dan makanan. Bahkan, saya sempat lihat ada yang bawa rantang segala! Hehehe.

Nah, ini dia bendungannya

Mau Pose Romantis atau Main Layangan? Monggo!

Saat melewati jalan melingkar, ada sebuah toko kecil yang menjual layangan. Sayang saya tidak mampir sehingga tidak tahu apakah layangan itu harus dibeli atau dapat disewakan. Yang jelas, di atas, banyak sekali orang yang bermain layangan. Angin kencang membuat bermain layangan semakin mudah dan menyenangkan.

Rombongan sirkus hehe. Tak pajang fotonya di sini. Biar femes lol.

Bagi yang gak jago bermain layangan kayak saya, ya silakan duduk-duduk saja menikmati suasana sambil menunggu senja. Kami membawa beberapa biskuit saat itu. Hmm, mestinya bisa sih kalau mau bawa nasi uduk yang dijual di stasiun Lavender hahaha.

Next mau coba main layang-layang, ah!

Lagi pingsan :p

Banyak orang berpasangan datang ke sini. Bagi yang jomblo, ya sudah terima nasip saja haha. Kadang, tingkah laku romantis orang yang datang ke sana dapat jadi hiburan. Kayak yang ini hwhwhw.

Walau jadi perhatian banyak orang, pasangan ini keknya santai bener >.<

Ingin rasanya menghabiskan waktu hingga malam. Sayang, ada beberapa tempat lagi yang sudah ada dalam agenda kami, sehingga, saat matahari akan terbenam, kami beranjak pulang tanpa menunggu langit benar-benar gelap dan gedung-gedung yang ada di sana bermandikan cahaya. Tak apa, masih akan ada kesempatan lain untuk mengeksplorasi Singapura, terutama menghabiskan malam di Marina Barrage ini. Kabar baiknya, untuk mengekplorasi Marina Barrage ini GRATIS!

Asal, jangan lupa bawa pasangan dan makanan yang banyak hihi.

Bagian belakang bangunan Marina Barrage

Marina Barrage

8 Marina Gardens Drive, Singapura 018951

Buka 24 Jam (namun perhatikan jam operasional bus)

Rute : MRT Marina Bay, Exit A, Sambung Bus no.400 (gratis jika pakai STP)

Biaya masuk Marina Barrage : Nggak ada, alias gratis.

Iklan

70 thoughts on “Cara Seru Menghabiskan Sore di Singapura : Leyeh-leyeh di Marina Barrage

  1. Aku juga bosan beberapa kali ke Singapur sampai lupa ngitung hahaha. Makanya klo ke sana suka nyari yang out of the box. Marina Barrage justru aku baru denger setahun lalu dan hits di instagram. Yes fix nanti klo ke Nyingapur lagi akoh mau ke sini sambil jualan pop ice sama nasi pecel.

    Betewe Singapur emang jagonya wisata gratisan

  2. Meski beberapa kalo ke SG belum sempat ke Marina Barrage walau sering banged denger dari temen temen di Lampung yang udah kesana. Masuk list deh nanti kalo ke SG. Thanks Share info Broh Yayan. Ps : Jangan pingsan disana lagi yaaaa berasa kayak Inces I feel free yaaaa hahahahaha

    • Aku ada DM di twitter bilang mau ke SG. Lama ditunggu kok gak ada balasan. Pas aku cek lagi, lha ternyata DMnya gak terkirim (pas lagi internet lelet). Mau DM lagi khawatir, karena ini rombongan, yang diajakin ketemuannya bisa eh akunya nanti yang gak bisa. Huhuhu, maafkan. Padahal pingin jumpa dan ngobrol langsung. Next time ya!

      InsyaAllah akan ke Singapura lagi kalau dapet tiket promo hihi.

  3. Terima kasih infonya πŸ™‚
    Menyenangkan lihat kota Singapura yang bersih..
    Jakarta, Indonesia masih jauh dari itu ya hahahaha

  4. Wahh boleh dicoba nih wisata ini. Soalnya lagi bikin list wisata alam d SG, udah mencoba menaklukan 1/3 Southern Ridge, lalu ketagihan karena salah bikin plan ga bisa lama2. Biar ga melulu city tour, bolehlah ini dimasukkan di list hehehe ^^

  5. Pertama kali tau Marina Barrage ini dari postingan Instagram salah satu mantan senior di kampus yang sekarang tinggal di Singapura. Tempatnya memang IG-able! Kalo ke Singapura lagi, mau ke sana ah :p

    Bener-bener banyak orang pacaran ya, berbagai orientasi ada muahahahaha.

  6. Saya belum pernah ke Singapura, haha. Terima kasih buat rekomendasi tempat wisatanya. Hebat, ya. Semoga taman-taman di Indonesia juga minimal ada satu yang seperti itu. Kalau ada, pasti bagus banget, soalnya jadi ada tempat menikmati pemandangan sekaligus ruang terbuka hijau dan ajang bagi masyarakat untuk bersosialisasi, wkwk.

  7. beberapa kali ke Singapore tapi gak pernah ke sini, makin banyak aja bucket listnya πŸ˜€
    btw kalo jalan kaki dari MRT Station Marina Bay jauh banget ya?

  8. Pembangunan di Kota Singapura ini atau negara Singapura ini dipikirkan dengan baik-baik. Tidak asal mendirikan satu bangunan lalu tak perduli dengan lingkungan yang lain atau keindahan wilayah secara keseluruhan. Makanya Singapura Instagramable banget bagi para pelancong seperti Marina barrage ini. Tulisannya lengkap Yan, bisa buat modal untuk menelisik Singapura

  9. SIngapura ini emang gokil banget ya.
    Walau negaranya kecil dia pinter banget design tata kotanya sampai cantik kayak gini.
    Mudah2an kalo ke Singapore bisa sempetin ke Marina Barrage ini. Amin πŸ˜€

  10. Pas banget, lagi mau buat itin jalan nyantai sama si bocah sekalian di negeri belida eh singa nyembur. Kayaknya bisa dimasukin list buat nyantai sore piknik asyik keluarga nih tempatnya

  11. waduh, cantik banget Marina Barrage-nya mas!
    belum pernah sampe ke sini kalau ke SG.
    makasih sharingnya ya, pokoknya next trip kudu ke sini nih kalo udah sampe negara singa itu >.< jadi ikut ngebatin kan ini wkwk

    btw kalo malem2, katanya Marina Barrage banyak dipake buat pacaran ya mas?
    krna indah gitu, romantis banyak lampu2nya πŸ˜€

  12. wooouwww mantap ya, tapi terlihat sederhana sekali hanya sebuah taman luas di atap. Bedanya orang singapore bisa menjaga itu dengan baik, dan menggunakan sebagai sarana rekreasi dengan baik pula.. kalau di indonesia taman sering hancur dan banyak sampah.. padahal taman kita juga bagus bagus bgt

  13. Ada ga sih tempat di indonesia di mana kita bisa baring2 di atas rumput gituuu :D. Jujurnya akupun baru tau ttg bendungan ini mas. Lah biasanya ke singapur cm ngabisin weekend, itupun utk main di uss dan clarke quay doang. Ngelepasin stress :p. Trus balik ke jkt ato nyambung malaysia :p

  14. itu pasangan jenis apa sih, santai bener yakk,, haha

    sore-sore nikmati angin dipinggir bendungan bakalan asik banget ini. tiduran dirumput ala-ala piknik gitu ,

  15. saya pernah membaca mengenai sumber air singapura, jadi perputaran air singapura sangat kompleks dan tertata rapi. air limbah yang kita buang seperti wc dan buangan rumah tangga dialirkan kesini kemudian jadi satu dan diolah jadi air minum kemasan yang ada di singapura hahahaa, soalnya disana sumber mata air dari pegunungan sangat sulit. jadinya sumber air su dekat berkat water tratmen itu hehee

  16. Ping-balik: Siapkan Waktu Lebih Banyak di Chinese Garden Singapura | Omnduut

Yakin gak mau komen? aku (hampir) selalu BW & komen balik, loh! :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s