Latest Entries
From Jammu To Srinagar : Jalan Panjang Menuju Secuil Surga di Dunia
Pelesiran

From Jammu To Srinagar : Jalan Panjang Menuju Secuil Surga di Dunia

“Hey, what is your name?” Seorang pemuda nampak mensejajarkan langkahnya denganku. Hari semakin gelap saat itu. Pikiranku sedikit kalut. Terus terang aku tidak terlalu ngeh terhadap kehadirannya, juga terhadap pertanyaannya. Hanya satu yang ada di pikiranku saat itu yakni bagaimana caranya aku harus keluar dari kota ini. Secepatnya! “Oh sorry, my name is Haryadi,” jawabku … Baca lebih lanjut

Sekejap Narsis di Snoopy World Hong Kong
Pelesiran

Sekejap Narsis di Snoopy World Hong Kong

“Bang nanti kita ke Disneyl**d, nggak?” “Duh nggak deh, muahal!” –tiketnya sejuta euy! “Ya udah kita ke Snoopy World aja, ya!” “Bayar berapa?” “Gratis!” “Oke bungkus!” Haha, dasar traveler kere (aku maksudnya), denger yang gratisan langsung mau aja. Padahal ya, aku pribadi nggak kenal dan demen banget sama Snoppy ini. (Maklum aku kan generasinya Doraemon … Baca lebih lanjut

5 Anggapan Salah Seputar Imigrasi Singapura
Pelesiran

5 Anggapan Salah Seputar Imigrasi Singapura

“Yan, ayuk dideportasi dari Singapura.” “Hah kok biso, Yuk?” “Entahlah, ayuk sedih nian. Sekarang ayuk sudah balik lagi ke Batam.” Wah wah wah, sampai di deportasi di Singapura, ada apakah gerangan? *    *   * Selamat datang di zaman ketika harga tiket pesawat bahkan lebih murah dari sebungkus nasi padang! “Hah, yang bener?” “Benerlah!” Bagi sebagian … Baca lebih lanjut

Ketika Harus Traveling di Negara Non Muslim : ”Hmm, Makanan Ini Halal Nggak Ya?”
Pelesiran / Serba

Ketika Harus Traveling di Negara Non Muslim : ”Hmm, Makanan Ini Halal Nggak Ya?”

“Sir, do you want Biryani rice?” Tanya seorang petugas kereta dalam perjalanan Kolkata ke Agra. “How much?” tanyaku kemudian. “Only 100 rupee,” sahutnya lagi. Hmm sekitar Rp.20.000. Cukup mahal untuk ukuran India, namun harga tersebut masih reasonable. Terlebih aku terakhir kali ketemu nasi itu 1 hari sebelumnya di Kuala Lumpur. Artinya sudah 12 jam lebih … Baca lebih lanjut

Hati-hati Kesurupan di Batu Caves
Pelesiran

Hati-hati Kesurupan di Batu Caves

“Bang, si anu kesurupan di Batu Cave.” Ari –si bungsu di keluarga kami, mengabarkan kalau si anu (salah satu temannya) mendadak kehilangan kesadaran alias kesurupan melalui sebuah pesan. “Heh, gimana bisa kesurupan?” “Nggak tahu, dia kan punya sixth sense jadi mungkin dia melihat sesuatu.” “Hadeh, ada-ada aja.” *  *  * Melihat foto-foto di dunia maya, … Baca lebih lanjut