Kopdar / Pelesiran

Kopdar Bersama Dokter Zaki di Kampung Kapitan

10649696_10203815214933258_4899066180053120076_n

Kampung Kapitan

Hiks kasihan, blog utama ini sudah lama sekali gak diupdate. ”Maaf ya kamu aku duakan,” *ngomong sama wordpress sambil lirik ke selingkuhan* hehe. Nah berhubung Rabu lalu (27/7) habis ketemuan sama dokter Zaki, aku tulis aja biar sekalian bisa cerita tentang tempat makan baru yang berada di tepian Sungai Musi.

Mungkin dokter Zaki lupa kalau beberapa bulan lalu ketika dokter Zaki berkunjung ke sebuah kota (aku lupa kotanya) aku sempat komen, ”kapan ke Palembang, dok?” dan dijawab, ”Akhir Agustus,” jawab dokter Zaki. Nah ternyata dokter Zaki ke Palembang diundang sebagai pembicara dalam rangka menghadiri Kongres Nasional Ilmu Kesehatan Anak (Konika) ke-16 yang diadakan di hotel Aryaduta, Palembang. Melihat update-an status dokter Zaki yang menginformasikan mengenai kunjungan tersebut, secara spontan aku bilang bahwa jika memungkinkan aku ingin bertemu dengan beliau. Alhamdulillah respon dokter Zaki baik walaupun pada saat itu belum tahu kapan akan bisa ketemuannya.

10576929_10203815213973234_6758108027148780981_nDokter Zaki yang merupakan Head of Pediatric Allergy –Immunology Division di RSUPN Cipto Mangunkusumo pasti sibuk banget kan. Jadi ya aku nothing to lose apakah akan bisa ketemuan atau tidak dengan master Backpacker Dunia ini 🙂 beruntung, di hari terakhir dan beberapa jam sebelum waktu ketemuan, dokter Zaki mengirimkan pesan bahwa ada waktu lowong di malam terakhir beliau di Palembang, dan bilang agar aku datang ke hotel Aryaduta aja. Oke sip, senang akhirnya bisa ketemuan dengan dokter Zaki. Aku sendiri di grup Backpacker Dunia sebetulnya lebih sering jadi silent reader. Maklum pengalaman menjelajahi dunia belom banyak. Kalo dibandingkan dengan dokter Zaki mah… beuuuh, kalah abis! Hehe 🙂

Bada’ maghrib aku langsung meluncur ke Aryaduta. Sempat nunggu sebentar di lobi hotel sebelum akhirnya ketemuan dengan dokter Zaki di lounge hotel. Deg-degan juga sebenernya haha. Aku memang suka kagok kalo ketemu orang yang baru dikenal apalagi orang sekeren dan sehebat dokter Zaki hehe. Cuma memang keinginan untuk bertemu itu besar sekali. Soalnya suka sirik kalo ngeliat temen-temen BD kok kayaknya deket banget sama beliau (bahkan sampe dipanggil Papah ya dok? ^^). Dan benar saja, walaupun diselingi dengan obrolan bersama beberapa dokter lain, sama dokter Zaki langsung enak ngobrolnya.

Asli, dokter Zaki ini ngetop abis haha. Banyak banget yang negor dan salaman. Nah gak lama kemudian dokter Zaki ngajakin jalan buat makan malem bareng. Nah loh, aku terus terang gak kepikiran mau diajakin jalan. Sempet gak enak juga. Tapi ya udah, dengan senang hati kuikuti saja langkah kaki dokter Zaki *yey, padahal mah seneng dok aslinya hahaha*. Bersama mas Aji, kita naik mobil menuju horel Jayakarta Daira dulu. ”Kita jemput anak saya dulu ya,” kata dokter Zaki. Oh ternyata anaknya dokter Zaki juga ke Palembang. Oke sip, makin rame makin seru.

Gak sampe 10 menit kita udah sampe. Begitu sampe, wah ternyata udah rame. Anaknya dokter Zaki –Dina, ternyata bersama ke-3 temannya yang kesemuanya dokter. Beeuh, aku sama bang Aji (dan juga abang driver) aja yang berstatus sebagai pasien malem itu. Hahaha, sisanya dokter jebolan UI semua. Ada Putri dan dua lagi aku lupa siapa namanya *maafkan aku* *menjura*

… lalu kita semua menuju Kampung Kapitan.

10653479_10203815410578149_4546436152552041086_n 10599330_10203815214413245_3019088390931032534_n 10624805_10203815215053261_6655409339806725598_n 10509655_10203815413058211_1097981251190766724_n 10432473_10203815215613275_5413200558739885655_nKampung Kapitan adalah restoran yang berada di tepian Sungai Musi. Menurut gosipnya sih kepunyaannya duo presenter kondang dari Palembang, om Tantowi dan Helmi Yahya. Nah, jika restoran River Side adanya di wilayah Ilir, Kampung Kapitan ini berada di sisi seberang Ulu. Uniknya, jika pengunjung ingin datang ke sini, selain bisa melalui jalur darat, bisa juga melalui jalur sungai karena tersedia shuttle boat yang beroperasi hingga pukul 23:00 WIB. Nah sensasinya jelas beda, kan? makanya restoran ini ramai sekali.

Hidangan andalannya adalah seafood. Dokter Zaki sendiri mengakui kelezatan ikan gurame bakar dan cah kangkungnya. Sambil makan, obrolan seru terus berlanjut dengan diselingi… foto-foto hehehe. Asyik banget kumpul-kumpul malam itu. Suasana sangat cair dengan diselingi gurauan. Aku sendiri beberapa kali kena jokse trap-nya dokter Zaki hahaha *malu*. Dan… ternyata dokter Zaki gemar lagu tradisional Sumatera Selatan. ”Mengingatkan saya akan musik country di Amerika,” ujar dokter Zaki. Heh, iyakah? Dan ternyata bener loh. Kami sempat didengarkan iringan musik Sahilin yang khas Sumsel sama musik…hmm lupa namanya. Musik country gitu deh yang petikan gitarnya mirip dengan musik Sahilin 🙂

10659408_10203815217213315_6194721558817197226_n 10610538_10203815217693327_2574452136324187984_n 10365970_10203815219133363_2198611373947026160_n 1908059_10203815219773379_9178996504451261091_n 16059_10203815218493347_8180053448609082328_n 10644628_10203815219573374_3514385129787254388_nGak terasa, lebih dari 4 jam euy nongkrong di Kampung Kapitan. Alhamdulillah cuaca mendukung malam itu. Gak berangin apalagi hujan. Intinya, itu malam yang sangat berkesan bisa ketemu dengan dokter Zaki, Dina, Bang Aji dan juga mbak-mbak dokter yang kece-kece itu hehehe. Sekitar pukul 11 kita pulang. Eh sebelumnya sempat berhenti di Jembatan Ampera buat foto-foto.
Melalui tulisan ini, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada dokter Zaki atas jamuannya. Hiks, gak jelas gini jadinya mana tuan rumah dan mana yang tamu >.< ditunggu kedatangannya kembali ke Palembang ya dok. Semoga dokter sehat terus dan senantiasa hepi bersama keluarga yang seru-seru itu 🙂 Malam itu, aku kembali ke rumah dengan perasaan hangat. Terima kasih dokter Zaki, semoga bisa kembali bertemu di lain waktu. 😉

P.S : Karena gak tahu bakalan diajakin jalan-jalan, aku menyesal sekali gak bawa kamera malam itu. Jadi, semua foto pelengkap cerita ini aku comot dari FB-nya dokter Zaki 😉

Iklan

18 thoughts on “Kopdar Bersama Dokter Zaki di Kampung Kapitan

  1. kok kayak Bapak sama anaknya. hehe..

    Katanya mau ada simpo ginjal di Palembang Oktober, kalo dibayarin ya ikut ah.. hahaha.. kalo ke Palembang kopdar yok! 🙂

  2. Ping-balik: Menatap Pesona Sungai Musi & Jembatan Ampera dari Kampung Kapitan |

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s