Serba

6 Hal dari Instagram yang Bisa Bikin “Sumbu Pendek”

13

Punya akun Instagram sih udah lama. Waktu itu bikinnya numpang di hape salah satu kerabat. Haha, maklum aku baru punya perangkat seluar berbasis android baru-baru ini saja. Katanya sih bisa upload melalui komputer jika install sebuah aplikasi. Eh tapi ternyata nggak bisa. Jadilah akun itu menganggur hampir setahun.

Aku baru mengaktifkan akun instagramku lagi pasca diundang di Festival Teluk Semaka akhir tahun lalu. Padahal punya hape baru (((baru))-nya udah lama. Tapi masih males main IG. Jadilah, karena mau berangkat ke Lampung, IG-nya aku aktifin hwhw. Hmm, bukannya dipaksa harus posting foto di IG sih, tapi aku juga mau dong memperkenalkan kawasan Tanggamus secara lebih luas.

Dalam perjalanan menggunakan kereta dari Palembang ke Bandar Lampung, barulah aku unggah beberapa foto di Instagram. Itupun asal unggah saja. Belum ngeh kalau di IG ternyata ukuran foto dapat disesuaikan, dapat diedit, dapat ditambahkan lokasi (biar orang tahu) dan dapat ditambahkan hastag biar makin banyak orang yang nyasar ke foto yang diunggah.

Sekarang sih, setelah beberapa bulan memakai IG aku sudah mulai terbiasa dengan fitur-fiturnya. Seneng banget menggunakan IG (namanya juga baru kan?). Ada tempo dimana aku bisa foto banyak sekali dalam satu hari, ada juga yang kadang sehari nggak posting foto sama sekali. Ya tergantung mood dan waktu luang saja.

Semakin ke sini, kok aku mulai menemukan hal-hal yang bikin “sumbu pendek” ya di IG. Hmm, apa ini akunya aja yang terlampau esmosi (akibat kekurangan dosis pempek). Hahaha. Ini nih yang suka bikin aku “Sumbu pendek” kalau main di IG.

Akun IG yang Kece Badai

Banyak sekali akun-akun di IG yang menampilkan foto maha keren. Lebih-lebih lagi akun pribadi dan bukan akun yang mengambil foto dari banyak orang ya. Mau contoh? Tahu @muradosmann nggak? Pengguna IG menurutku sebagian besar akan tahu. Ya ampun, ngelihat foto-foto yang ada di akunnya, aku jadi pingin ngumpet di balik selimut. Akunnya kece-kece buangeeet!

1

Kece badai!

Jadi, si om Murad Osmann ini adalah fotografer yang melakukan perjalanan bersama pacarnya, seorang model cantik yang kini menjadi istrinya. Ciri khas foto mereka adalah saat Murad mengambil foto dari belakang sambil memegang tangan pacarnya sambil memperlihatkan panorama pemandangan sekitar. Itu keren banget!

2

Pasangan yang mudah-mudahan terus serasi

Apalagi mereka sangat serius melakukan pengambilan foto. Si cewek pakai pakaian yang menunjang. Cantik! Nah kalau udah gini aku jadi kepikiran buat cari konsep untuk akunku. Hmm, pose nungging cocok kali ya hehehe.

Akun IG yang Jualan Tapi Bikin Males

Aku nggak anti kok dengan akun jualan. Sekarang udah mulai banyak yang follow. Biasanya sebagai bentuk respek, dagangannya aku like. Terlebih lagi dagangannya yang memang aku suka atau butuh seperti tempat tidur kucing buat Muezza, kucing kami di rumah.

5

Walaupun sebel, tapi gakpapalah aku promosiin hehe dari @kasurlucu_catdog

Ada juga yang jual sepatu, tas atau pakaian yang lucu-lucu. Sayangnya, sebagian besar pedagang ini tidak mencantumkan harga. Asli itu bikin males! Kita harus kontak langsung ke mereka buat nanya produk ini dan itu. Aku aslinya pedagang juga sehari-hari, tapi aku gak bisa paham cara pikir pedagang yang model begini.

6

Jangankan kucing, kayaknya ponakanku pun seneng main kasur lucu ini hehe

Salah satu temanku yang juga pedagang online pernah bilang, “harganya disembunyikan karena biasanya reseller menjual dengan harga tinggi.” Hmm, menurutku nggak ngaruh juga sih. Eh ya, ada lagi yang jualan tapi digembok akunnya. Hehe, kekhawatiran macam apa sih yang dirasakan pedagang model begini? #gagalpaham

Akun IG yang Suka Meracuni

Heh racun gimana? Ya, tentu saja ngeracuni jalan-jalan hihihi. Indonesia pun banyak sekali ya akun-akun kece yang memperlihatkan keindahan panorama Indonesia. Respon dari mancanegara juga banyak. Aku sendiri banyak sekali follow akun-akun tukang racun kayak gitu. (kebanyakan tetap saja, dari India hihi).

8

Cakepnya Afhanistan!

Beberapa minggu lalu aku nemuin satu akun yang memperlihatkan suasana di Afghanistan. Akunnya sih memang yang menampilkan gambar yang dicomot dari sana-sini. Tapi tetap saja aku suka banget! Nama akunnya @EverydayAfg

7

Foto-fotonya aaaak

Afghanistan yang seolah “tak tersentuh” ditampilkan dengan warna warni di akun IG tersebut. Nggak banyak buku yang ngebahas mengenai Afghanistan, kan? Paling juga Agustinus Wibowo. Di grup perjalanan juga hanya sebagian kecil orang yang berhasil mengunjungi Afghanistan.

Akun IG yang Followersnya Gila-gilaan

Hahaha ini sih karena sirik aja. Lol. Eh tapi bener aku penasaran loh, gimana bisa ya ada akun yang biasa-biasa aja tapi followersnya gila-gilaan. Kalau yang ditampilin foto yang kece sih aku seneng-seneng aja, nggak sirik hwhwhwhw. Tapi kalo foto alay yang postingannya nggak jelas tapi punya followers puluhan ribu, ya aku kan kemal (kepo maksimal) how can?

Apa bener di IG bisa beli followers? Auk ah, yang penting aku nggak ikutan hehe.

Akun IG yang Tukang Comot dan Copas Foto

Aku nggak begitu ngeh, namun setahuku ada aplikasi khusus yang dapat digunakan untuk repost foto di Instagram. Nah yang model begini sih oke ya, soalnya nama akun si pemilik foto juga kelihatan. Jadi pengunjung yang penasaran bisa ngelihat langsung ke akun pemilik foto.

Nah ada juga akun yang repost tapi ntah pakai aplikasi apa, nama pemilik akunnya nggak kelihatan namun tercantum di bagian caption aja. Beberapa fotoku ada nih yang direpost dengan cara ini. Foto A, direpost di akun A. Eh akun B, merepost dari Akun A. Naasnya, yang ngelikenya ratusan orang. Hwaaah, aku sebagai pemilik foto A nggak kebagiaan like yang banyak itu. –mulai drama hahaha.

Yang lebih parah, ada tuh akun-akun yang keliatan betul hasil nyuri foto orang dan di posting trus diaku-akuin sebagai fotonya. Ngeri nggak tuh?

Akun IG yang “Penipu”

Ini dia poin paling penting yang membuat aku menuliskan tentang hal ini di blog. Jadi ceritanya, karena followerku masih seupil (upilnya hulk haha), aku jelas tahulah ya berapa jumlah followersku. Nah, herannya, kok tiap hari adaaa aja yang unfollow sehingga jumlahnya menurun.

Karena penasaran, aku lantas googling dan cari tahu tentang situs yang dapat mengecek fenomena itu. Lalu, ketemulah aku dengan situs unfollowgram.com. Pakainya gampang banget, tinggal log in aja pakai akun IG. Sayang bagian “Who Unfollowed Me”-nya nggak bisa jalan. Tapi tenang, masih bisa pakai “WHO Doesn’t Follow Me Back”. Dan dari sanalah kelihatan akun-akun yang sebelumnya follow tapi kemudian unfollow akunku.

12

Cieh ngamuk cieeh

Kebanyakan yang begitu adalah akun-akun dengan jumlah followers fantastik ribuan bahkan puluhan ribu, namun jumlah orang yang mereka follow sedikit. Awalnya, saat mereka follow, aku seneng-seneng aja, ngerasa fotoku dihargai. Eh tahunya setelah di follow balik, mereka langsung unfollow.

Saking penasarannya, beberapa kali ada yang kayak kegap sama aku. Pas mereka follow dan aku follow back, aku langsung cek di unfollogram.com eeh bener, mereka langsung unfollow aku! Sekali, dua kali, sepuluh kali dibegituin aku paling sebel dan misuh-misuh. Paling juga aku unfollow juga dia.

Eh kok ya semakin hari semakin banyak. Pas dipuncak kekesalah, aku postingnya sebuah foto di IGku yang intinya menumpahkan kekesalanku. Di foto itu, aku akan menuliskan akun-akun IG yang berlaku curang dan “penipu” bin bikin PHP itu hehe.

Aku tahu, ini bakalan jadi polemik dan drama. Dan benar saja, respon akun penipu yang nama akunnya aku masukkan ke foto itu beragam. Ada yang marah, minta dihapus, ada yang langsung blok aku, ada yang kirim pesan minta maaf. Ada yang bilang, “aduh maaf aku gak sengaja kepencet” haha, lucu-lucu dah!

14

Tampilan unfollowgram.com

Eh ya, aku juga nggak sembarangan langsung nulis akun mereka di foto itu loh. Biasanya aku konfirmasi dulu, “Kok kamu unfollow aku sehabis aku follow balik? Kenapa? Fotoku mengganggu ya?” yang kegap gini biasanya langsung hapus komenku dan ngeblok sih. Beberapa aja yang langsung buru-buru follow aku lagi haha.

Ya gitulah, ternyata main di IG banyak cerita juga. So, kamu udah follow akunku belom? Follow ya di @omnduut. Pasti aku follow balik. Kalo kelewatan mention aja. Eh tapi, kalo aku bakalan di PHPin, mending gak usah deh, sudah terlalu banyak wanita yang mem-PHP-in aku #Mendrama hahaha.

Mari posting gambar kece, yeah!

Iklan

87 thoughts on “6 Hal dari Instagram yang Bisa Bikin “Sumbu Pendek”

  1. Haha. Poin terakhir :p.
    Kalo saya mah malah masa bodo ka. Soalnya saya juga pernah unfol beberapa akun. Tapi bukan karena ngarep difol terus unfol, cuma karena emang udah ga cocok ama postingan fotonya aja. Apalagi IG saya emang sengaja fokus ke buku2 doank, jadi ngefol IG orang pun milih2 juga, hoho..

    • Iya, aku juga unfol beberapa akun, tapi itu karena postingannya banyak ngawur, iklan mulu dsb. Sayangnya yang di poin terakhir itu keliatan banget kalo follow orang hanya buat cari follower. Meh dah haha

      • Hihihi.. Jadi inget akun jualanku, ada orang rewel bgt nawar2 harga ga tau aturan. Intinya mah ga kita kasih lah, nawarnya aja kebangetan. Trus diunfol, hahaha

  2. Buat yang terakhir Om. Kalo misalkan difollow sama yang jumlahnya emejing tapi followingnya dikit, saya jarang folbek. Ngegaya gitu deh padahal jumlah follower juga dikit. Hahaha. Kejadian juga di twitter. Nah kalo akun jualan jarang saya folbek. Kalo yang fotonya bagus-bagus mah ampundije deh beneran. Mau follow takut emosi, gak difollow kok penasaran. Hahaha.

  3. yang aku bingung, ada beberapa akun yang begitu aku post foto gak sampe 2 detik dia langsung like foto aku. macam bot aja gitu? soalnya akunnya itu itu mulu dan bener bener di semua foto dan gak sampe itungan 10 detik langsung di like. aneh banget. aku mah seneng seneng aja dapet like :))) tapi aneh *tetep*

  4. Hahaha. Sejauh ini sih Instagram jadi jejaring media sosial yang paling ‘adem’ buat saya, Om. Ga kaya Facebook atau Twitter, di Instagram saya ga pernah nemuin konten yang mancing perdebatan (yang kalo menang debat pun ya udah ga dapet apa-apa). Sejauh ini pula, Instagram jadi jejaring sosial paling menyenangkan dan menenangkan buat saya.

    Oia, tapi pernah juga beberapa foto saya dibajak di Instagram orang lain. Salah satu orang yang saya tegur karena ngebajak ini malah marah-marahin saya :’D

  5. Sejujurnya aku blm paham dan mengenal lebih dekat ama IG jadi agak sulit meng comment point terakhir. Tapi point yang lain sich aku sependapat ama omndut, wlpn kita tau itu racun tapi nagih. Racun yg nikmat hehehe..

  6. foto IG ku pernah diambil sama kenalan trus di post di IG dia, tanpa minta ijin dan tanpa nyantumin namaku. Dan yang lebih nyebelinnya yang ngasih’ like’ banyak bgt. hahaha Setelah ditegur, baru deh naro namaku. aneh sekali.

    • Hiks iya, Aku sempat kasih ide buat mampir ke rumah, tapi kegiatan mbak Eka, om Cumi dkk sangat padat ya mbak. Next time kita jumpa yaaa 🙂

  7. Akun IG yang isinya pemandangan di Indonesia ataupun di LN itu bikin geregetan mas, bikin jadi pengen jalan-jalan 😛
    Yang isinya makanan bikin laper, isi baju-baju lucu bikin pengen beli. Hahaha 😀

  8. @everydayafg boleh tuh ntar ku follow..Aku suka @everydaycairo @everydayafrica @directionkhatmandu hiyahhh tempat2 yang fotonya eksotis. Sama follow bbrp photographer Natgeo. Untuk Indonesia @barrykusuma @indtravel kece badai indonesia jadinya di foto sama mereka. Sama di IG aku suka follow artist pembuat boneka dan mural design. Main IG kayak lihat jendela dunia 🙂

  9. Hehe. serius amat ini. Ada temen yang di unfollow sama orang lain juga hebohnya minta ampun. Kalau saya sih easy going aja. IG maksudnya digunakan juga untuk nyimpan momen menarik. Butuh waktu, tenaga dan biaya khusus untuk mbuat foto-foto keren kayak githu. 😀

    Semoga ke depan bisa juga membuat yang lebih berkualitas…

    • Haha makasih sudah follow ya mas. Salam kenal juga 😉

      Nah justru itu mas, walaupun fotoku di IG ya nggak yang super bagus banget, tapi aku berusaha menampilkan foto-foto yang baik di sana. Makanya, kalau ada yang nge-follow terus unfollow (hanya karena butuh followers), aku jadinya keki. Artinya dia nggak menghargai fotoku, nggak berusaha menjalin pertemanan dan mau enak sendiri.

      Banyak kok yang unfollow, tapi ada yang keliatan bener unfollow karena kepentingan nyari follower itu. Kalau unfollow karena gak suka fotoku gakpapa. hehehe

      • Oh githu. Sip dah. Bisa dipahami. Memang pengin juga (terbersit) hanya menampilkan the best of the best. Jadinya cuma beberapa yg layak tayang, hehe. So, lebih menarik menampilkan lebih komplet. Dengan nge-Blog salah satu contohnya. Yg metode2 begituan ga akan survive…

  10. Owya, sama ada yg follow, tapi postingannya palingan cuma 3. Tapi dengan postingan 3 foto doank, dia punya follower sampe ratusan. Pantas bgt buat dicurigai.. krn tau2nya itu adalah akun ig terselubung yg nantinya dijual, krn followers aktifnya ada banyak. Pernah folbek tuh akun, eh bbrp minggu kemudian, dari yg nama orang, tiba2 ig nya jadi nama fansclub artis. Zooonk!

  11. Untuk kasus yang terakhir, aku juga sering tuh digituin Mas, setelah folbek eh dia langsung unfollow. Lah aku sih gampang unfol lagi. Tapi yang followernya banyak banget terus following nya juga banyak biasanya sih gak aku folbek. Ngapain dia juga gak bakal sempat lihat feed-ku 🙂

  12. Wah beberapa kali sih foto Instagram aku di-repost tanpa nge-tag, jadi seakan2 foto dia. Yg bikin lemes, yg ngelike postingan dia lebih banyak hahaha

    Setelah diomongin baik2, akhirnya dia hapus juga. Duh lucu, mau eksis tapi nyolong, ga mau usaha

  13. Ciye mainannya instagram sekarang ciyee…
    Tahu gak aku hapus 1700 foto dari akunku demi serius menerjuni instagram wekekekeke…. foto alay2 dan gak jelas aku hapusin satu satu sampek 3 harian hahaha.

    IG ini berbasis community dan enaknya lagi bisa ngumpul dan hunting bareng igers, setiap 4 ato 5 bulan Instagram bikin instameet yg serentak dilaksanakan di dunia. Aku dong uda pernah dapat instameet kit dari pusat langsung buat acara foto-foto 😀

    btw ig jualan emang umum kok gak nyantumin harga, sebab yg serius beli ya harus kontak, dia gak ngelayani yg gak serius2. trus jualan yg digembok, itu ada maksudnya, apalagi klo tokonya bikin kuis, kan ketahuan statistiknya siapa yg tertarik beli dan tertarik follow secara serius.

    follower sama like bisa dibeli tapi klo mw followernya bejibun harus jadi suggested user. Ah sekarang aku lagi kuis hunter di IG neh wkekekkee.

    YAH PANJAAAAAANGGGGG

    follow ig artis jombang dong –>> @alidabdul

    • Masih nggak masuk di pikiranku antara orang yang nanya harga dengan keseriusan untuk beli, karena pengalamanku jadi lebih tertarik beli karena harga udah ada, jelas dan gak ribet hehe. Soal mengukur tingkat statistik ya bisa aja sih hehe

      1700 foto? betapa alaynya dirimu

  14. aku pun baru beberapa bulan punya IG dan saat itu daftarnya minjem hp teman hiks, karena hp kagak support. Jarang update foto tapi seringnya lihat foto-fotonya oom ndut yang postingannya sering banget…hahaha

  15. Aku ketemu kece Badai waktu di Bhaktakpur. Serius amat mulai dandanan sampe Baju, cakep. Entah kece badai yang sama atau abal2, banyak yang lihat. Aku cueak aja jalan ama Najin, hehehe.

  16. hmmm
    aku termasuk ke mahzab yang “follow tanpa pamrih”.
    hahaha.
    Maksudnya aku akan follow IG seseorang kalo postingannya layak difollow. Dan aku juga berharap orang akan follow aku karena yakin postinganku layak difollow.
    gitu aja sih. Jadi kalo ada yg gak follow back atau tiba2 unfollow, aku peduli setan. haha, ga urus.

    aku malah berasa gak nyaman kalau yang follow aku itu akun toko online. artinya mereka follow bukan karena postinganku, tapi karena berharap difollow balik.

    sekalian cek IG aku ya om, @sambilngopi,
    hehe.

    • Sudah difollow IGnya mas. Kalau suka sama foto2ku bisa follow balik. Kalo nggak gakpapa, paling aku unfollow juga muahahaha. Makasih udah mampir ya 🙂 salam kenal.

  17. Aku juga pernah nemu penjual yang akunnya digembok. Langsung misuh-misuh kudu add dulu. Tapi juga tetep diadd karena butuh dan penasaran barangnya. Doh!

  18. Aku tersindir di bagiab unfollow –*hiks , aku kadang suka unfollow mereka yg nggak pernah update ato tiba2 updatenya nggak menarik lagih. Heheheeh…

    Aku mo intip postingan omndut… 🙂

    • Kalo menurutku sih ya nggakpapa ya, karena memang kitanya merasa gak cocok lagi dengan akunnya. Yang sebel itu, orang sengaja kejar followers. Dia follow orang, dapet follow back trus unfollow. BANYAAAAK banget yang kayak begitu, percayalah. Mereka ini bukannya gak mampu beli followers bot, tapi sengaja cari followers yang aktif. Tujuannya macem-macem, untuk gaya-gayaan, atau juga money oriented. Kalo followers banyak kan bisa jadi kesempatan dapetin tawaran endorse jadi lebih besar 🙂 begitu hehe.

Yakin gak mau komen? aku (hampir) selalu BW & komen balik, loh! :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s