Postcrossing

”Mendua” Demi Kartu Pos

selingkuh

Selingkuh seperti ini? Hihi. Gambar dicomot dari situs ini.

Sungguh, aku ini orangnya setia. (jangan dipelesetkan jadi SEtiap TIngkungan Ada ya ^^ ) Namun, belakangan aku tergoda juga untuk mendua. Nah loh, katanya setia? Gimana ini? ”Dasar lelaki!,” begitu mungkin komentar para wanita ya? Haha. ^^ Eh tunggu, jangan marah dulu. Aku mendua di jalan dan tempat yang benar kok. –langsung pembelaan diri- 😀

Sejak menulis jurnal berjudul ”Menatap Dunia Melalui Kartu Pos” beberapa bulan lalu, sejak itulah aku mengikrarkan diri untuk mulai serius lagi mengumpulkan kartu pos. Apalagi sejak mengetahui keberadaan situs postcrossing dan adanya Komunitas Postcrossing Indonesia. Aku mulai kembali bersemangat berkorespondensi melalui kartu pos ke seluruh penjuru dunia. #Eaa

Sejak saat itu pula aku mulai rajin memposting jurnal di blog Omnduut ini tiap kali mendapatkan kartu pos. Saking seringnya sampai ada yang berujar, ”Ini blog isinya kartu pos mulu ya!” hihihi. Ya maaf, soalnya sedang seneng-senengnya sih 🙂 Dari jurnal-jurnal itu pula beberapa kartu pos aku terima dari beberapa teman penghuni lapak di wordpress. (makasih ya semuanyaaa ^^)

Aku gabung di postcrossing dan grup KPI (Komunitas Postcrossing Indonesia) sejak 10 bulan lalu. Namun, aku tidak terlalu ngoyo untuk melengkapi kartu pos dari semua negara. Ibaratnya seperti air mengalir sajalah. Eh tapi sejak tak sengaja menemukan galeri kartu pos-nya mas Afendi Riyanto (salah satu postcrosser) aku jadi kepikiran untuk bikin blog khusus kartu pos secara terpisah. Tapi masih males-malesan euy!

Akhirnya aku menjadi terpacu membuat blog khusus ketika akhirnya menemukan beberapa blog galeri kartu pos lainnya. Sejauh ini blog galeri kartu pos terbaik menurutku ialah blog World Come To My Home milik Danut Ivanescu, seorang postcrosser sejati asal Rumania. Wow, amazing! Indeed! aku sangat betah berlama-lama mengunjungi blognya. Beberapa anggota KPI lain (seperti Yanita dan Sekar ß link ini akan mengarahkan ke blog galeri mereka) juga mulai membangun blog galeri kartu pos secara khusus. Waduh, aku gak boleh ketinggalan nih! 🙂

Untuk itulah akhirnya aku memilih untuk mendua juga… aku membuat blog khusus di blogspot. Dimana itu? Ini dia

”Kenapa blogspot?” tanya beberapa teman. ”Blogspot kan gak asyik, apalagi setiap mau komen kudu menginput kode capcay –istilah mas Danan-” hihihi. Yup, blogspot memang nggak seasyik wordpress. Nih ya, saking anehnya blogspot, ketika aku memposting banyak tulisan dalam satu hari, aku mendapatkan notifikasi dari blogspot berupa pertanyaan, ”Apakah kamu robot?” uhlala…. *kencengin baut* Dari segi apapun menurutku wordpress masih jauh lebih unggul. Sungguh, blog di wordpress masih menjadi yang pertama dan utama di hatiku #Eaaa.

blogspotLebay

Saya bukan robot. Tapi Iron Man hehe

So, kenapa aku memilih blogspot? Alasannya simpel saja. Aku sudah membuat blog tersebut sejak Agustus tahun 2011 lalu. Blog itu aku buat ketika dulu diusir melapak dari multiply. Karena bingung dan gak ngeh gimana dekorasinya, maka itulah aku lebih memilih wordpress. Nah, jadi aku menjadikan blog tersebut sebagai galeri kartu pos semata-mata memanfaatkan apa yang sudah ada.

”Kenapa nggak digabung saja galeri kartu posnya di wordpress?”  pertanyaan yang kece 🙂 Jawabannya, pertama aku ingin lebih fokus. Nah, galeri kartu pos itu pure aku bikin hanya untuk galeri alias pajangan kartu pos dan tempat pamer semata hehe. Aku tidak mengharapkan interaksi dan komunikasi pertemanan yang intens di sana. Kedua, kuota pemakaian data di wordpress akan semakin berkurang jika aku terus menerus mengupload foto scan kartu pos. Ketiga, biar terlihat lebih rapi dan lebih sedap dipandang saja.

Nah, dengan adanya galeri kartu pos blogspot ini aku mulai semangat mengumpulkan kartu pos dari negara-negara yang belum aku miliki kartu posnya. Hari-hari terakhir ini aku isi dengan begadang dan terus menerus mencari postcrosser dari negara lain yang mau diajakin swap postcard. Luaaar biasa! Salah satunya aku harus begadang karena perbedaan waktu antar benua. (kapan-kapan suka duka swap ini akan aku tulis terpisah).

Ketika aku menuliskan jurnal ini, aku sudah mengumpulkan kartu pos 50 negara. Tapi baru 32 negara yang written & stamped (istilah di dunia postcrossing untuk mengatakan kartu pos tersebut ditulis dan dikirim langsung dari negara yang bersangkutan). Beberapa negara baru aku dapatkan kartu pos mint-nya. Alias kartu pos yang dikirimkan dari Indonesia. Seperti kartu pos Singapura dan Perancis misalnya. Buanyak banget tapi belum ada satu pun yang written & stamped >.< Hwaah PR-ku masih sangat banyak ini. Masih ada 217 negara lagi yang harus aku dapatkan kartu posnya!

Bagi yang juga berteman denganku di facebook mungkin agak jengah juga ya dengan statusku beberapa minggu belakangan yang selalu berbicara mengenai kartu pos. (lebih baik ngomongin kartu pos dah ketimbang ngomongin politik dan sosial, banyak diprotes oleh polisi moral sosial media soalnya *curhat). Aku resmi menjadi ’pengemis’ dan ’peminta-minta’ kartu pos. Haha 🙂 Tapi gak murni hanya meminta kok. Aku rela melakukan pertukaran, jadi aku pun akan mengirimkan kartu pos kepada mereka yang sudah berbaik hati bersedia mengirimkan kartu pos untukku. (oh ya di swap albumku, aku berujar sekaligus meminta maaf bahwa sementara aku mau serius swap dengan postcrosser asal rare countries dulu. Jadi tidak menerima swap dengan postcrosser asal Indonesia. Mohon maaf, terus terang biaya mengiriman kartu pos ini ’lumayan’ juga loh. huhuhu)

So, kalau ada yang mau kirimin aku kartu pos dengan senang hati looh *tetep ya curi-curi kesempatan ’nodong’ hihihi* Kartu pos yang kalian kirimkan akan aku posting di galeri kartu posku #AlaIklanTV. Sangat menarik ketika melihat blog galeri kartu pos postcrosser mancanegara dan melihat mereka membicarakan kartu pos dari Indonesia. (lihat saja di bagian Postcards Galleries Around The World di blog galeriku) nah dengan membuat galeri kartu pos secara terpisah, aku pun memiliki harapan yang sama dengan mereka.  Seperti jargon galeri kartu posku, ”Menatap Dunia Melalui Kartu Pos” yup, aku ingin mengetahui lebih banyak tentang seisi dunia melalui selembar kartu pos. Simpel alias sederhana namun InsyaAllah akan terus dikenang dan bisa dijadikan ’warisan’ untuk generasiku selanjutnya ^^

Sekali lagi terima kasih buat semua teman yang sudah berbaik hati dan turut membantu untuk melengkapi galeri kartu posku itu ya. I Love postcards! Happy Postcrossing! 😉

Iklan

22 thoughts on “”Mendua” Demi Kartu Pos

  1. Iya ngeselin banget klo disuruh masukin kode capsay 😥 , apalagi klo pas online dari smartphone kan kodenya kecil bangettt, kadang coba sampai 3 kali, klo ga bisa2, terpaksa dengan berat hati batal tulis komen 😦 . Btw tapi ada juga blogspot yg ga pakai masukin kode ko, jadi mirip WP, tinggal masukkin nama, email dan url blog kita. Mungkin pengguna blogspot harus memudahkan pembacanya ya, diatur settingannya 😉 .

    ”Apakah kamu robot?” aneh sekali pertanyaannya, kalau iya robot memang bisa jawab “iya saya robot” ting tong ting tong hehe.

  2. Saya sih ngga yakin bisa mengisi dengan rajin dua rumah blog atau lebih. Satu aja di isi dengan bersusah payah 😀
    Semangat ngumpulin kartu posnya yaaa!! Jangan kalah sama Bu Sekjen :D.

  3. wah saya juga lagi semangat sama post crossing nih mas,,,,hihihihi isinya mintain temen-temen di luar negeri buat ngeposin saya kartu pos 😀

  4. di blogspot capcay bisa dihilangin koq. saya juga ada blog di sana. cuma nggak diupdate karna udah asyik di sini…. di sana kelebihannya bisa masang script java dan templatenya lebih banyak… bisa utak-atik sendiri

    • Iya mas Rifki, sebagai pemilik blog bisa dihilangin, cuma sebelnya kalo ketemu blog yang masih ada capcaynya hahaha. 🙂 Iya disna masang script java lebih gampang, walau gitu tetep wordpress yang ada di hati #eaaa

  5. capsay bisa dihilangkan, kalo mau kotak komennya kayak wp bisa kok install widgetnya, oh iya kalau pertanyaan apakah anda robot itu bisa jadi karena saat posting jaringannya lelet jadi kita harus menekan berkali2 dan dianggap spam di blogger

  6. Aku pernah mampir ke Postcard blogmu mu itu, cuman nggak komen. hehehe. pas pensaran ama Postcard Dari Rusia. Aku mupeng kesana. Aku dulu waktu masih unyu unyu suka koleksi postcard. Dari teman manca negara mulai Amerika sampe Rusia bahkan Mesir. Entah dimana sekarang ya …. Moga moga masih dalam almbumnya.

    • Semoga kesampaian naik kereta sampe ke Rusia-nya ya mbak 🙂
      Postcard Rusia cakep-cakep apalagi kalo versi UNESCO WHSnya. Cuma sayang jarang yang punya.

Yakin gak mau komen? aku (hampir) selalu BW & komen balik, loh! :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s