Tontonan

kesejatian cinta – AMOUR –

20130105-amour-600x-1357493965

Amour | Love

<<<<< Amour >>>>>
Love
| 2012 | Wega Films-Les Films du Losange | Directed by : Michael Haneke | Starring : Emmanuelle Riva |
| Jean-Louis Trintignant, Isabelle Huppert, William Shimell |
| MPAA Rating : PG-13 | Running Time : 216 menit | Budget : € 7.290.000 |
| Rating ala Omnduut : 8.2/10 | Rating IMDB : 8.0/10 | Rating Rotten Tomatoes : 92%-85% |

Di usia senja mereka, Anne (Riva) dan Georges (Trintignant) tetap bersama dan sangat menikmati hidup mereka. Sebagai pensiunan guru piano, kegemaran mereka berdua ialah menonton pergelaran musik di sebuah panggung pertunjukkan.

Jika cinta sudah mengakar, tak perlu banyak kata yang terucap. Dari gerak tubuh keduanya, masing-masing berusaha memancarkan cinta dengan caranya sendiri, bahkan ketika mereka terdiam berdua. Anne masih setia memasak untuk Georges, begitupun sebaliknya, Georges tak segan membantu pekerjaan rumah.

amour2main

Anne dan kecintaannya terhadap musik

Keanehan mulai nampak ketika Anne kerap mendadak membisu dan tak bereaksi jika diajak berkomunikasi. Itulah tanda-tanda awal Anne terserang stroke. Di malam hari, tiba-tiba saja Anne terdiam atau ketika mereka sarapan pagi, Anne mendadak bengong dan tatapannya kosong.

Benar saja, akhirnya Anne harus dirawat di rumah sakit. Ketika kesehatannya membaik dan Anne diizinkan pulang ke rumah, Georges dengan setia mendampingi Anne. Menyiapkan ranjang baru, membuat makanan dan menyuapi serta membantu aktifitas Anne di kamar mandi.

amour-movie-review-image

Georges sedang memijat kaki Anne

Sesekali putri mereka Eva (Huppert) datang menjenguk dan mendampingi ibunya. Eva pun sesungguhnya sayang kepada orang tuanya, namun karena hidup terpisah dan memiliki kehidupan sendiri, ia tak bisa selalu menemani. Terkadang, jika emosi Anne tidak stabil, Evalah yang menjadi tempat curahan hatinya.

AMOUR1-570x300

Eva, putri Anne.

Dengan kesunyian, gambar-gambar ditampilkan dengan sangat hidup. Sungguh, aku tidak melihat dua aktor utamanya Emmanuelle Riva dan Jean-Louis Trintignant berakting di film ini. Menyaksikan Amour seolah-olah menyaksikan hidup mereka. Lakon mereka natural sekali. Terlebih Emmanuelle Riva, akting yang disajikan sangat prima! Dan untuk itu, aku sangat mendukung jika ia yang mendapatkan patung emas di Oscar nanti.

Jujur saya, biasanya aku tidak berjodoh menonton film Perancis. Durasi yang lama, alur yang lambat dan dialog-dialog yang hmm… antara perlu dan gak perlu, biasanya bikin aku menyudahi menonton film walau durasi belum berakhir. Film inipun sebetulnya begitu. Dengan durasi 2 jam lebih, penonton hanya diperlihatkan kehidupan Anne dan George saja! Namun itulah letaknya istimewanya. Cinta yang disajikan bukanlah cinta yang cengeng. Dan… aku merinding sejadi-jadinya mendapati ending film ini yang tak terduga.

be49b_130110090207-amour-movie-horizontal-gallery

Anne di meja makan. Tanda-tanda stroke dimulai di sini…

Iklan

22 thoughts on “kesejatian cinta – AMOUR –

  1. duh selalu keduluan Yayan kalo mau ngeriview apa apa. Aku jatuh cinta sama film-filmya Haneke ini Yan. Coba deh nonton The White Ribbon, Cache, The Piano Teacher. Suasana hati jadi kelu abis nonton film-filmnya.

    • Hahaha, ah nggak juga 😀 Silver Linings Playbook aku belom nonton tuh. The White Ribbon itu dari tahun kapaaan dicari DVDnya gak nongol-nongol. Nah, Cache dan The Piano Teacher aku catet di buku sakuku, jadi kalo ke lapak akan dicari 🙂

      • susah Yan cari di lapak…aku bleh donlod. Filmnya kan film ga umum. pasti sedikit yg nyari. Saran saya jangan nonton film Haneke secara marathon. Bisa stress sendiri.

  2. khas film Eropa ya, alur lambat dengan jalan cerita yang nggak ribet-ribet amat, endingnya juga nggak dipaksakan. Tapi justru disitu letak keindahannya 🙂
    Nice review Om

  3. Ending reviewnya bikin penasaran euy 😀
    Ngopi filmnya dong *sodorin HD eksternal*

    Reviewnya keren 😉 Besok-besok bongkar-bongkar review yang lain ah, siapa tahu “kesambet” pengen nonton filmnya juga #Eh (Pesan terselubungnya adalah : “siap2 saja trafik blog naik beberapa angka” hihihhihihi)

  4. sampe sekarang masih shock dgn endingnya..tapi ya itulah cinta…
    cinta bukan lari di jalanan-ciuman di tengah ujan…tapi bersama orang yg dicintai saat dia mulai ‘merapuh’
    TT

Yakin gak mau komen? aku (hampir) selalu BW & komen balik, loh! :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s