Tontonan

cenayang – PARANORMAN –

Copy of Paranorman_x3

ParaNorman

<<<<< ParaNorman >>>>>
It’s all fun and games until someone raises the dead
| 2012 | Sutradara : Sam Fell & Chris Butler | Pengisi suara : Kodi Smit-McPhee |
| Tucker Albrizzi, Anna Kendrick, Caser Affleck, John Goodman |
| Rating : PG | Durasi : 92 menit | Skor ala Omnduut : 7.4/10 |
| Rating IMDB : 7.1/10 | Rating Rotten Tomatoes : 87%-74% |

Film ini dibuka dengan adegan perbincangan antara Norman Babcock (McPhee) dengan neneknya. Mereka berbincang mengenai banyak hal, terutama soal adegan film yang sedang mereka tonton di televisi.

“Ayah, nenek bilang ruangan tengah terlalu dingin. Ia ingin kau menghidupkan pemanas.”
“Ayolah Norman, sudah berapa kali Ayah bilang kalau nenek itu sudah meninggal!”

paranorman-brushing-his-teeth-shaun-of-the-dead

Sikat giginya pun zombie 😀

Heh? Jelas sudah bahwa Norman adalah anak yang spesial. Ia seperti memiliki sixth sense. Ia bisa berkomunikasi dengan orang yang telah meninggal. Terutama neneknya yang hingga kini masih setia berada di rumah mereka.

Benar saja, Norman ternyata cukup banyak dikenal oleh hantu-hantu yang berada di daerah mereka. Setiap kali pergi sekolah, ia pasti akan menyapa hantu-hantu tersebut. Walaupun sosok hantu yang dilihat terkadang menyeramkan, namun dikarenakan hantu-hantu itu pun bersikap ramah terhadap Norman, ia jadi tidak takut.

ParaNorman-076

Interaksi dengan hantu-hantu kota

Di sekolah, Norman dicap bocah aneh. Berulang kali lemari bukunya dicoret oleh teman-temannya. Norman tidak memiliki banyak teman. Hanya Neil (Albrizzi) yang mau menjadi sahabatnya, itupun dikarenakan Neil juga menjadi korban pelonco di sekolah. Jika Norman dicap ‘Freak’ maka Neil kerap disebut ‘Fatty’ 🙂

Paranorman-2

Norman bersama sahabatnya -Neil.

Suatu hari Mr.Prenderghast (Goodman), paman Norman yang nyentrik memberitahu bahwa ada sebuah ritual yang harus dilakukan setiap tahun guna melindungi kota dari kutukan penyihir yang telah ada sejak berabad-abad yang lalu.

Celakanya, pasca informasi singkat itu, Mr. Prenderghast meninggal dunia dan meninggalkan Norman sendiri dengan segudang teka-teki yang ada. Norman tidak memiliki banyak waktu. Ia harus menuntaskan ritual itu pada hari yang sama sebelum matahari terbenam.

Sial bagi Norman, ketika ritual dilakukan, ia diganggu oleh teman satu sekolah yang kerap memperoloknya. Benar saja, hantu-hantu mendadak bangkit dan mengacaukan kota!

12 tahun yang lalu, Latika Entertainment telah memproduksi sebuah film yang kini dikenal luas karena kisahnya yang kelam dan misterius. Yakni Coraline. Nah, ParaNorman juga mengadaptasi konsep serupa, dimana gambar film tidak dibikin sehalus animasi, tapi seperti halnya Coraline, film ini dibuat dengan menggunakan model/boneka.

ParaNorman

Di balik layar : model dasar Norman

ParaNorman film yang cukup bagus. Hanya saja, setiap unsur yang ada di film ini serba nanggung. Kadar kelucuan, ketegangan, jalinan cerita, menurutku serba nanggung. Berbeda sekali ketika dulu aku menyaksikan Coraline. Mendapati dunia lain dimana penduduknya sama persis namun mata mereka terbuat dari kancing, bikin ngeri sendiri. Di film ini, unsur kengeriannya –hantu, disajikan sederhana saja.

Namun, ParaNorman masih laik untuk disaksikan, kok! Melihat Norman yang terus dipelonco dan tidak dipercaya oleh banyak orang bikin penonton dapat merasakan bahwa kebenaran yang kita ungkapkan namun tidak dipercayai itu rasanya menyakitkan.

paranorman

Bersama, berusaha menuntaskan kebangkitan para hantu

Iklan

2 thoughts on “cenayang – PARANORMAN –

Yakin gak mau komen? aku (hampir) selalu BW & komen balik, loh! :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s