Tontonan

perjuangan hidup – THE IMPOSSIBLE –

the-impossible-movie-poster-4

The Impossible

<<<<< The Impossible >>>>>
Powerful true story of a family caught up in the 2004 Indian Ocean Tsunami
| 2012 | Sutradara : J.A Bayona | Pemain Film : Naomi Watts, Ewan McGregor, Tom Holland |
| Rating : PG-13 | | Skor ala Omnduut : 8.2/10 | Biaya : $45 juta |
| Rating IMDB : 7.7/10 | Rating Totten Tomatoes : 80%-84% |

 Aceh tersapu tsunami dahsyat 26 Desember 2004 lalu. Ratusan ribu jiwa melayang. Tak hanya Indonesia, beberapa negara di Asia juga terkena dampak gelombang kematian itu. Termasuklah Phuket di Thailand yang sangat terkenal dengan bebatuan dan pantainya yang indah. Tentu sebagian besar pecinta film mengetahui tempat ini mengingat Leonardo diCaprio sempat syuting di salah satu bagian pulau beberapa tahun lalu.

Demi merayakan natal bersama keluarga di tempat yang spesial, Hendry (McGregor) dan Maria (Watts) memutuskan untuk berlibur ke Phuket bersama ketiga jagoan mereka. Lucas (Holland), Thomas (Joslin) dan Simon (Pendergast). Acara liburan awalnya berlangsung menyenangkan dan sesuai espektasi mereka. Mereka bermalam di bungalow cantik yang berada di tepi pantai. Mereka bersenang-senang dengan berenang dan bermain ke sana kemari.

original

Menghabiskan malam natal bersama

Liburan seru mereka mendadak berakhir pilu takkala di satu pagi tepat sehari pasca hari natal, gelombang besar menerjang dataran Phuket. Pada saat kejadian, mereka berlima tengah berada di kolam berenang. Thomas dan Simon bersama ayah mereka. Lucas tengah bersiap melompat ke kolam sedangkan Maria tengah asyik membaca.

the-impossible1

Sesaat sebelum Lucas tersapu tsunami

Kejadiannya begitu cepat. Semua orang tersapu dan terbawa arus ke segala arah. Maria beruntung dapat berpegangan di sebuah pohon kelapa. Namun, dekapan itu harus ia lepaskan takkala melihat anak sulungnya terseret arus dan berteriak minta tolong.

wpid-the-impossible-movie

Maria berusaha bertahan dari terjangan arus

Hingga beberapa waktu ke depan, penonton diperlihatkan adegan-adegan menegangkan ketika Maria dan Lucas berjuang untuk bertahan hidup. Berulang kali aku bergidik ngeri ketika tubuh mereka berdua terhempas ke segala arah, berbenturan dengan benda-benda yang seolah berontak menerjang tubuh mereka.

Maria luka parah. Kakinya sobek dan tubuhnya terluka ketika terhunus bebatangan di dasar luapan. Mereka terdampar belasan (atau bahkan puluhan) kilo hingga mereka berhasil ditemukan oleh penduduk lokal.

Perjuangan belum berakhir. Mereka berdua masih harus berjuang mendapatkan penanganan medis yang baik dan juga harus berjuang agar dapatberkumpul kembali bersama anggota keluarga yang lain.

The Impossible adalah sajian yang apik untuk menggambarkan secuil kedahsyatan tsunami. Salut dengan J.ABayona yang telah memvisualisasikan gelombang tsunami sedemikian bagusnya. Menurutku bahkan lebih baik ketimbang Here After. Selain jalinan drama bertitel a true story, kekuatan akting para pemain patut diberikan apresiasi yang tinggi. Terutama Naomi Watts yang berkat penampilannya di film ini, berhasil dinominasikan di aktris terbaikAcademy Award 2013.

Film ini bukan tanpa cela. Masih saya terlihat adegan klasik takkala perjumpaan satu sama lain yang seyogyanya bisa terjalin langsung harus tertunda karena ketidaktahuan masing-masing tokohnya. Ya, mungkin untuk menambah tensi ketegangan. Namun, itu tidak masalah. Adegan-adegan klasik itu malah mampu menopang sajian drama di film ini. Pada akhirnya…. Yeah, The Impossible adalah salah satu film bencana terbaik yang pernah aku tonton. Happy watching!

Maria+Belon+and+her+family+attend+the+premiere+after+party+by+Grey+Goose

Keluarga asli Maria Belon

Iklan

6 thoughts on “perjuangan hidup – THE IMPOSSIBLE –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s