Pelesiran

Sejenak Santai di Schönbrunn, Istana Barok yang Ada di Wina

Beruntung banget, di Vienna, kota yang menjadi ibukota Austria, saya dan adik mendapatkan tumpangan gratis yang apartemennya berada di tengah kota. Beberapa tempat wisatanya tinggal ngesot haha, dekat sekali. Jikapun berada cukup jauh, moda transportasi di Wina bagus banget. Jadi tinggal naik trem, langsung sampai ke tempat wisatanya.

Setelah turun dari trem akan menjumpai gerbang besar ini yang merupakan pintu masuk istana

Trem pula yang kami pilih ketika niat berkunjung ke Istana Schönbrunn. Dari pusat kota sih jaraknya hanya sekitar 6 km saja. Masih lebih jauhan Leopoldsberg sih, dataran tinggi yang jadi tempat pelunasan akan mimpi saya ke Eropa. Makanya, karena jaraknya dekat dan gak perlu biaya untuk eksplorasi istana ini, saya wajib menempatkan Schönbrunn sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi.

Alhamdulillah, walaupun cuaca musim gugur terasa mengigit, pagi itu matahari bersinar cukup terang. Sungguh waktu yang tepat untuk jalan-jalan mengitari Istana Schönbrunn ini. Seperti apa istananya?

Sekilas Tentang si Mata Air yang Indah

Schönbrunn berarti “mata air yang indah” di mana nama ini mengacu pada keberadaan sumur artesis yang airnya dikonsumsi oleh penghuni istana. Schönbrunn merupakan kediaman musim panas keluarga kerajaan terutama saat kepemimpinan penguasa Habsburg.

Patung yang ada di bagian depan istana

Di sisi sebelah kiri terasnya dibikin kafe

Terletak di Hietzing, distrik ke-13 wina, Istana Barok yang memiliki 1.441 kamar ini merupakan monumen arsitektur, budaya, dan memiliki sejarah penting di Austria. Sayangnya, memutuskan untuk tidak masuk ke dalam istana sebab berbayar haha. Barusan saya cek, ada beberapa macam jenis tur untuk masuk ke dalam istana. Rata-rata tarifnya 32 euro.

Untungnya, untuk menikmati istana dan area tamannya, nggak dikenakan biaya. Jadilah, saya dan sebagaimana sebagian besar rombongan lain sudah cukup bahagia dapat menikmati istana berusia 324 tahun ini dari luar. Setidaknya, saya dapat melihat langsung istana bergaya barok yang bentuknya mencerminkan selera, minat dan aspirasi raja-raja Habsburg terdahulu, kan!

Pembangunan istana ini memang baru dilakukan sekitar tahun 1740 namun rencana pembuatannya sudah ada 171 tahun sebelumnya ketika Kaisar Romawi Suci Maximilian II membeli dataran besar di sungai Wien yang ada di bawah bukit, tepatnya terletak di antara Meidling dan Hietzing.

Menuju pintu masuk istana, tapi saya hanya melihat dari luar

Tangga luar istana.

Detail eksterior istananya

Pemilik sebelumnya, pada tahun 1548, telah mendirikan sebuah rumah besar bernama Katterburg. Kaisar memerintahkan kawasan itu dipagari dan dijadikan tempat berburu burung pegar, bebek, rusa, dan babi hutan, agar bisa dijadikan tempat berburu rekreasi istana. Di bagian kecil area yang terpisah, dipelihara burung-burung “eksotis” seperti kalkun dan merak.

Selama abad berikutnya, kawasan itu digunakan sebagai tempat berburu dan rekreasi. Eleonora Gonzaga yang gemar berburu banyak menghabiskan waktu di sana dan diwariskan kawasan tersebut sebagai tempat tinggal setelah kematian suaminya, Ferdinand II.

Barulah di tahun 1638 hingga 1643, ia menambahkan sebuah istana tak jauh dari rumah besar Katterburg, sementara pada tahun 1642 nama “Schönbrunn” pertama kali disebutkan pada sebuah faktur. Asal usul tanaman jeruk Schönbrunn tampaknya juga berasal dari Eleonora Gonzaga.

Istana Schönbrunn dalam bentuknya yang sekarang dibangun dan direnovasi pada tahun 1740–1750an pada masa pemerintahan permaisuri Maria Theresa yang menerima tanah tersebut sebagai hadiah pernikahan. Franz I menugaskan dekorasi ulang eksterior istana dengan gaya neoklasik seperti yang terlihat saat ini.

Dilihat dari samping dan jalan menuju tamannya aja sebesar ini

Lalu, Franz Joseph, Kaisar Austria yang paling lama memerintah, lahir di Schönbrunn dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di sana. Ia meninggal di sana, pada usia 86 tahun, pada tanggal 21 November 1916. Setelah jatuhnya monarki Habsburg pada bulan November 1918, istana tersebut menjadi milik Republik Austria yang baru didirikan dan dilestarikan sebagai museum.

Narsis Bergembira di Taman Istana

Sebagaiman yang saya sebutkan sebelumnya, di Schönbrunn saya “hanya” main ke tamannya. Tapi, taman di Schönbrunn itu seluas 120 hektar atau setara 1.680 lapangan sepak bola (dengan standar internasional). Bayangin dah, keliling 1 lapangan sepak bola aja lumayan, kan!

Salah satu pintu masuk tamannya

Lorong dengan tanaman rambat

Semua area taman tertata rapi

Tangga khusus untuk memangkas dahan

Dari bangunan utama istana, saya bergerak ke sisi kiri dan mendapati pohon-pohon berukuran besar tengah dipangkas menggunakan gerobak tangga khusus. Sebetulnya pengunjung di area taman istana ini banyak, tapi karena luas alhamdulillah gak harus rebutan spot foto. Mau foto dari sudut mana aja gak bocor haha.

Kompleks ini mencakup banyak kemewahan utama istana-istana Eropa pada masa itu, termasuk Tiergarten, sebuah area dengan tanaman jeruk yang didirikan sekitar tahun 1755, dan sebuah rumah palem yang ukurannya juga cukup besar.

Lalu, ada pula area yang disebut Meidlinger Vertiefung di sebelah barat kastil diubah menjadi area bermain dan tempat latihan untuk anak-anak Habsburg pada abad ke-19. Pada saat ini, penggunaan taman untuk pendidikan militer para pangeran muda merupakan hal yang umum.

Bagian lain dari istana

Sengaja duduk nyari paparan matahari

Mejeng dulu lol

Detail salah satu patung yang ada di sekitaran taman

Banyak kursi untuk duduk santai

Jika miniatur bastion yang dibangun untuk tujuan tersebut sudah tidak ada lagi, pendopo taman yang digunakan sebagai tempat berteduh masih ada. Tempat ini diubah menjadi kafe pada tahun 1927 dan dikenal sebagai Stasiun Jausen Landtmann sejak tahun 2013.

Semakin ke belakang, dari kejauhan pengunjung akan melihat sebuah bangunan berpilar besar yang berada di ketinggian 60 meter yang dikenal dengan nama Gloriette. Bangunan ini dibuat pada tahun 1775 saat Maria Theresa memutuskan Gloriette harus dirancang untuk mengagungkan kekuatan Habsburg dan Perang Adil (perang yang dilakukan karena “kebutuhan” dan mengarah pada perdamaian).

Nyesel gak jalan sampe ke atas sana. Semoga bisa balik lagi nanti

Lagi-lagi pengunjung taman yang nyari sinar matahari

Istana terlihat dari bagian belakang

Yang bikin menyesal, kok saya gak kepikiran untuk berjalan mendekati Gloriette ini. Saya lupa juga dulu kenapa gak ke sana, apakah merasa cukup dilihat dari jauh saja, atau saya keburu waktu? Rasanya memang alasan kedua lebih masuk akal sebab saya sudah ada janji dengan Mas Sony untuk ketemu di sekitaran Leopodsberg. Ah sayang, padahal kalau ke Gloriette ini, pasti saya akan mendapatkan POV berbeda terkait Istana Schönbrunn ini.

Ya sudah, tinggal berharap suatu saat dapat kembali ke Austria dan punya lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi Istana Schönbrunn yang di tahun 1996 ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia ini. Walau dari luar, sekali lagi saya merasa beruntung dapat mendatangi Istana Schönbrunn  sebab Presiden AS John F. Kennedy dan Perdana Menteri Soviet Nikita Khrushchev pada tahun 1961 pun pernah berada di tempat yang sama dulu.

Habis dari Istana Schönbrunn, next main ke istana mana lagi?

88 komentar di “Sejenak Santai di Schönbrunn, Istana Barok yang Ada di Wina

  1. Buset dah 120 hektar. Kebayang sih, itu kalo aku jogging ngelilinginnya, kayaknya langsung jadi mythic di aplikasi Strava 🤣

    Btw baca tulisan mas Haryadi itu seru ya. Selain aku bisa menikmati sajian foto vienna yang indah, juga bisa mengetahui sejarah-sejarah di belakangnya. Mantap mas 👍

    • Untuk data sejarahnya, I wanna say, “terima kasih wikipedia” hwhw. Jadi ya emang harus nyontek buat tahu fakta sejarah satu tempat.

      Sayang dulu belom suka lari. Kalau udah lari, pasti aku akan lari di setiap kota yang dikunjungi. Kapan lagi nyombong lewat strava buahahaha. *langsung istighfar banyak-banyak

  2. kalau ke sini kayaknya bakal seharian deh foto sana foto sini. Sudah cukup happy juga di area luar, tidak perlu masuk ke dalam. Walau maklum juga sih dengan harga tiket yang mahal, kan mereka perlu juga ya untuk biaya perawatannya.

    Ohya, itu ada foto2 di area dalam, apakah di situ tidak perlu bayar tiket?

  3. Bangunannya megah dan halamannya luasss banget ya kak. Ah keren banget sih kak, sudah sampai di Wina. Sekalian bisa wisata sejarah juga ya di Wina karena banyak bangunan bersejarah yang pernah saya baca

  4. Bangunannya megah banget ya Mas… Selalu heran sebenarnya. I mean tahun segitu gitu kan tapi orang udah mampu bangun bangunan megah… Ya tapi emnk kenyataannya keren-keren sih orang jaman dulu tuh ilmu Arsiteknya (?) Taj Mahal aja dibangun di tahun 1653 .. Mana bentukannya juga ajib bener…

    Sama kaya Mas Fajar. Pas baca 120 hektar.. Uwowww. wkwkw…

    Sukaa sama foto-fotonya mas. terutama yang bangunan pilar itu. Gloriete ya.. bukit-bukitnya sihhh.. Sayang nggak jalan smpe situ yaa. Tapi nggak apa. Kudoakan biar bisa kesana lagi.. Aminnn

  5. kalo di zaman skr , denger ada bangunan yg kamarnya 1400an, aku langsung mikir, itu pelayannya berapa banyaaaak 🤣🤣🤣🤣🤣. Trus owner-nya yakin ga bisa inget semua tuh kamar siapa aja hahahahaha.

    jangan2 saking banyaknya, dia pun ga sadar kalo ada penyelundup masuk 🤭

    cakeeep yaaa mas. Memang istana2 di eropa itu baguuus banget, designnya, arsitekturnya. Furniture yg dipakai di dalam. Mewahnya istana kliatan bangetttt.

    aku kalo kesana, niat mau jogging langsung nyerah kali, kalo tahu 120 hektar 😂

  6. Selalu dibuat takjub sama bangunan tempo dulu yang tetap megah serta terawat, betapa cerdas sang arsitek serta betapa kerja keras para pekerja yang terlibat dalam pembuatan bangunan.

    Tamannya super luas sekali 120 hektar. Beuh kalau aku kesana, aku akan pake kostum olahraga buat lari keliling sambil ambil spot bagus berfoto ria 😆 lumayan banget kan bakalan dapetin berapa K itu lari atau jalan santai.

    Lewat tulisan ini aku juga jadi nambah wawasan lagi terkait kisah-kisah sejarahnya. Selalu mendetail pemaparannya diimbangi sama hasil jepretan yang cakep-cakep. Semoga mas Yayan segera bisa ke Australia lagi serta punya banyak waktu buat jelajah area sekitaran istana.

    • Austria mbak, tapi pengen juga sih bisa ke Australia haha, secara jaraknya lebih deket dan tiket juga lebih murah (kalau ke Perth), ah semoga nanti bisa ada kesempatan jalan-jalan lagi.

      • Aduh yaampun, maafkan kenapa aku malah ketik Australia 🙏.

        Intinya Austria ini memang the best buat dikunjungi apalagi yang suka olahraga lari.

        Aamiin. Semoga segera terwujud segala wishlist nya. Pastilah akan membawa banyak kisah menarik dan jepretan ciamik

  7. Wah baca ini jadi ingat Marie Antoinette karena dia kan princess di Austria.

    Istana Segede ini butuh berapa lama yaa buat pembangunannya?

    Alhamdulillah kalo Mas Yayan bisa menikmati bagian luar dan taman istana dengan gratis. Terus kalo masuk istana bayarnya berapa?

  8. Bangunan istananya kelihatan megah dan mewah. Taman seluas 120 hektar, butuh waktu berapa jam itu buat mengelilinginya? Terima kasih kak reviewnya dilengkapi juga dengan sejarah istana ini.

  9. Melihat foto-fotonya tuh aku jadi membayangkan bagaimana kondisi schonbrunn istana barok di masa jayanya.

    Dalam bayanganku tuh ada sejenis pesta dansa yang ada di opening film Alice in Wonderland lho.

    Apalagi di film itu tuh ada setting yang mirip sama Lorong dengan tanaman rambat.

      • Anakku paling seneng sama sejarah Kerajaan Inggris.Tapi apa pakaian mereka sama?

        Apalagi sesama Eropa, pasti ada sejarah yang lebih dalam antar negara yaa.. Namanya juga politik.

        Ngomongin soal dansa, jadi keinget kalau kemarin abis nonton konten Raja-raja di Inggris. Hehehe..

  10. Yan, moga² tahun 2025 ada bucket list round the world yg bisa kecentang lagi yaakk. karena always takjub kalo baca tulisan Yayan. kliatan riset bangetttt sebelum datang ke destinasi spesifik.
    trus cara kamu storytell tuh beneran bikin pembaca lagi berada di sana! duh Winaaaa…moga² suatu hari nanti aku juga bisa ke sanaaaa

  11. cantik sekali desain bangunan dan juga situasi di istana ini pastinya menjadi background orang untuk foto-foto, mengonten dan juga menikmati aneka macam kisah sejarah yang ada di sana pastinya menjadi bucket list banyak orang untuk pergi ke sana

  12. cantik sekali kota Wina ini

    banyak aarsitektur bersejarah ya

    aku suka banget melihat arsitektur kota seperti ini

    wina memang punya banyak kisah sejarah sih

    aku bbaca tulisan ini bersa ikutan jalan jalan di Wina juga lho

  13. ini benar-benar definisi istana sesungguhnya ya megah dan mewah, serta masih terawat..termasuk tamannya yang luar biasa luas..berasa terlempar di masa ratusan tahun lalu

  14. kak.. ini megah dan nyaman banget tempatnya. Ya Allah impian banget bisa kesana bareng temen atau keluarga, pasti bakalan seru banget.

  15. Luar biasa luasnya kompleks Istana Schönbrunn.Namanya sulit sekalii.. kudu bisa bahasa Jerman untuk mengucapkannya yaa..

    Hihih..

    Tapi dari semua yang difoto omnduut.. mashaAllaa, bersiih bangeett..Itu apa ada yang bersihkan secara rutin?

    Mungkin kalau di Indonesia, kawasan Istana Schönbrunn ini ada kali yaa..seluas kecamatan?

    Masih ada Ratu Wina yang tinggal atau digunakan gedung pemerintahan kah?

    Aku penasaran sama aliran Barok, omnduut..Jadi aku googling, ternyata aliran seni di Eropa yang periodenya menggantikan aliran Renaisans dan pertama berkembang di Italia pada abad ke-17 Masehi.

    Wow yaa..Kalau masuk ke area Istana Schönbrunn, boleh pepotoan dan bikin konten video kah?

    ((mengingat harganya cukup bikin eheem.. 533.760,00 Rupiah kalo di rupiahin yaa.. ))

    • Nah itu aku kurang tahu. Kayaknya sih bisa ya. Atau dikenakan biaya kamera lagi haha. Beberapa tempat soalnya gitu, kalau bawa kamera bagus dikenakan biaya khusus. Eh ini kejadian di India sih aku lebih sering nemunya.

      • ((garukgarukdompet, bukan kepala, hehehe.. meringis))

        Ternyata memang wisata yang lumayan merogoh kocek yaa..Tapi kayanya mereka paham kalau semisal kita mundur.. “Eh, gajadi Bang..” ((soalnya wisatawan, kaan))

        Suka sama foto-fotonya omndutt..

        Kalau ke Schonbrunn lagi, selain ke Gloriette, mau kemana lagi, mas?

  16. waaah keren banget itu tamannya, ekterior dan interior Istana Barok. luas banget banget ya taman di Schönbrunn itu, setara 1.680 lapangan sepak bola :)) capek duluan ngebayangin luasnya xD keep posting ya, aku seolah2 jadi ikut jalan2 ke wina dengan ngebaca dan liat foto di postingan ini ^^

  17. Keren banget istana Schonbrunn ini. Aku paling suka wisata sejarah, terutama sejarah arsitektur. Kebayang zaman dulunya ketika masih jadi rumah tinggal, dari ujung ke ujung aja perlu seharian kali yah. Engga kayak rumah sekarang 4L, lo lagi lo lagi, saking kecilnya…wkwkwk…

    Wah iya, wisata ke sini sih engga bisa sehari yah explorenya. Ujung sini udah, ujung sana belum. Penasaran kalau naik ke Gloriette trus foto ke bawah, cakep kayaknya yah…

    • Jadi inget candaan rumahnya Taylor Swift yang mau ke toilet aja kudu naik pesawat dulu.

      Hahaha.. ini gambaran nyata kalo punya rumah Istana Schönbrunn.

      Jaman dulu gak ada interkom, kudu punya pelayan banyak yaa.. kalau mau apa-apa tapi sedang sakit, misalnyaa..

  18. Mas Haryadi memang lagi hoki. Dapat tumpangan apartemen gratis di tengah kota yang dekat ke mana-mana. Termasuk bisa mengunjungi Istana Barok gratis pula. Dan saya membayangkan betapa luasnya istana ini dengan 1441 kamar dan setara dengan 1680 kali lapangan bola. Terus saya suka sekali suasana pohon-pohonnya itu. Wajib foto di situ juga hehehe.

  19. Jadi inget novelnya Barbara Cartland yang berkisah tentang para bangsawan berpesta di istana dan taman

    kayanya kalo saya ikut Mas Haryadi, bakal berlama-lama membayangkan jadi putri berambut blonde berbaju sutera dan berdansa waltz ^^

  20. Woow bagus banget ya istana ini, meski tidak masuk ke dalam namun susana dari luarnya saja tampak megah, apalagi taman-tamannya cantik dan tampak tertata apik. Kalo saya ke sini pun di luar saja nggak apa-apa sudah banyak spot bagus buat bikin konten yang menarik. hehehe

  21. Woow bagus banget ya istana ini, meski tidak masuk ke dalam namun susana dari luarnya saja tampak megah, apalagi taman-tamannya cantik dan tampak tertata apik. Kalo saya ke sini pun di luar saja nggak apa-apa sudah banyak spot bagus buat bikin konten yang menarik. hehehe

  22. Luas bangeeet. Kita bisa lari-lari di sana ya. Untuk bisa foto-foto dan menikmati setiap udutnya, gak bisa sehari aja sih ini mah. Tapi memang seru, di sana setiap sudutnya punya sejarahnya. Aku suka. Kalo penulis novel atau penulis cerita fiksi, main ke sana pasti jadi dapat banyak ide cerita. Jadi salah satu kota yang harus dikunjungi ya kalo ke Wina. Aamiin, semoga bisa kesampaian main ke sana kayak Mas Yayan. 😀

  23. Lihat kondisi fisiknya, fasilitasnya, dan lingkungan yang ada di sekitarnya, aku jadi membayangkan berapa dana yang dibutuhkan untuk merawat istana Barok ini. Bersihkan 1.441 kamar aja rasanya ngilu. Belum lagi taman dan halaman seluas 120hektar, yang mungkin kalau di Kabupaten Bekasi itu, seluas keseluruhan kompleks Lippo Cikarang ini. Bahkan mungkin lebih luas dari satu kecamatan di sini. Luar biasa.

    Tapi Eropa tuh memang outstanding yo Yan. Keindahannya maksimal terutama soal fisik bangunan dengan sentuhan arsitektur yang kokoh dan bikin kita terkagum-kagum tanpa henti. Sayang awak idak masuk Yan. Aku padahal penasaran samo isi dari istana ini.

    • Dan kebayang biaya perawatannyo yo yuk. Atau biaya listriknyo bae tiap bulan la berapo hwhw.

      Iyo, semoga next time balik ke Eropa dengan kondisi keuangan jauh lebih baik jadi biso masuk ke dalam bangunannyo.

  24. Di Austria sana kehidupannya terbayang nyaman dan modern pastinya ya.
    Kalau deket dari pusat kota siapa pun gak bakalan melewatinya untuk mengeksplorasi Istana Schönbrunn. Apalagi udah ditetapkan UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia ini. Bener wajib mampir itu mah

  25. Belum ada kesempatan jalan-jalan ke luar negeri karena berbagai kendala, semoga nanti bisa jalan-jalan ke luar negeri juga. Wishlist in dulu tempat satu ini.

  26. Masya Allah cantik luar biasaaa pemandangannya 🩵 sangat worth it buat dikunjungi. Kayaknya jauh-jauhnya di Eropa kalo masih satu negara tu mudah aja gak sih dijangkaunya? Nggak kayak di sini yang masih satu pulau aja bisa berhari-hari perjalanannya via darat. Hehe..

    Itu istana udah 3 abad lebih berarti ya? Tapi masih terjaga bangeett, nggak tampak kumuh dan menyeramkan (kalo siang hari). Tiap spot kayaknya photoable deh..

  27. OMG mulai dari mana dulu nih komennyaaa secara jadi kepo mendadak, saya langsung buka youtube dong!

    1. Baca cerita ini serasa diajak jalan-jalan langsung ke Istana Schönbrunn, Om! Detail deskripsinya bikin kebayang betapa megah dan elegannya suasana istana barok di Wina ini. Apalagi, narasi Om yang santai tapi informatif selalu jadi daya tarik tersendiri.

    2. Dengan luas 1441 kamar, rasanya jadi pelayan di situ bakalan nangis sih, apalagi daku sempatkan nonton youtube (!!!) saking keponya sama bagian dalam istana Schonbrunn, si istana musim panas yang megah mewah ini. Waaa.. salah dikit tu kristal atau ukiran copot, pelayannya ikutan dicopot ya mas!

    3. Ga sia-sia mampir sini, sekaligus mampir ke YT, jadi punya insight tentang keagungan dan kemewahan sebuah istana yang terjaga hampir 350 tahun usianya itu!

    • Makasih mbak udah baca dengan tuntas. Iya, kebayang berapa banyak ya petugas kebersihannya haha, masing-masing ada section kerjanya kayaknya.

      Yang jelas gak kebayang dulu megahnya istana ini waktu masih dihuni anggota kerajaan, soalnya sekarang aja masih keliatan cakep banget.

  28. masya Allah keren banget suasananya. sekilas mirip kayak bangunan2 klasik di film2 harpot. wkwk.. kak istananya itu masih ditinggali oleh raja Wina yg sekarang atau sudah dijadikan museum ya? btw itu tempatnya luass bgt. kebayang kalo musim dingin dipenuhi salju, pasti putih semua ya?

  29. Kamar sebanyak 1441 buah tuh untuk apa saja sih? Apakah disewakan juga untuk pengunjung yang ingin merasakan suasana masa lampau dan gemerlap di istana ini?

    Kalau mau mengunjungi Istana Barok seluas 120 hektar ini saya rasa sehari juga gak bakal cukup untuk melihat semuanya ya. Kalau saya mungkin bisa 3 hari bolak-balik kesini deh. Tapi harga tiketnya lumayan juga ya. Hehehe.

    • Ntah haha gak mungkin anggota kerajaan sebanyak itu ya dulu. Bingung juga kenapa. Tapi barusan nanya meta AI katanya banyak kegunaannya sih, bahkan salah satu ruangan ada difungsikan sebagai kapel.

  30. Indah banget Mas pemandangannya, Wina salah satu ibukota negara impian saya dari kecil karena dulu sering banget baca buku tentang kota ini dan di sana terkenal dengan bangunannya yang estetik, negara Austria ini termasuk juga terkenal dengan para arsitekturnya yang hebat-hebat, semoga suatu hari nanti bisa ke sana termasuk ke istana Barok ini

  31. Waaah, amazing Kak. Bisa main ke Istana Barok yang ada di Wina. Selalu Menakjubkan saat menapak tilasi jejak perjalanan situs sejarah gitu ya. Semoga bisa kesana lagi dan explore Gloriette ya Kak. Hihiii

  32. Istana Barok bagus banget ya, apalagi pecinta sejarah pasti suka berkunjung kesana. Semoga berkesempatan kesana

  33. Alhamdulillah ya dapat tebengan dari orang asing dan orangnya baik mau nganterin. Soalnya suka ovt ada scam2 apalagi kalau org Asia yang ke sana.

    Wow istananya sudah berusia 3 abad lebih. Takjub pasti gak mudah dan gak murah perawatannya. Ow sekarang yang mengelola pemerintah ya, bukan anggota keluarga kerajaan?

    Itu kebun jeruknya mengingatkan pada film2 dengan latar Amerika lama atau Eropa di mana di antara phon jeruk dilalui kereta kuda 😀

    Kyknya pelesir ke sana tuh bisa membuat kalori2 tubuh terbakar yaa, apalagi di area tamannya hehe

    • Apalagi kalau bisa olahraga sekalian haha, sayangnya pas ke Eropa aku belom suka olahraga lari. Padahal kl udah lari lumayan bisa bikin jejak di stravaku haha

  34. Ini bahasanya mirip kayak Bahasa Jerman? Apa karena mereka tetanggaan ya jadi bahasanya mirip2. Btw di dalam istananya itu sudah dipasangi lift gak ya? Cita2 molly juga pingin ke situ suatu hari nanti.

  35. Sekalian olahraga nggak sih. Luas tamannya 1680 lapangan sepak bola dengan standart internasional. Bisa langsung langsing sih betisku kalau sempat ngelilingi semua tamannya. Hehehehe…

  36. Alhamdulillah yaa Mas Yayan kalo dapat tumpangan apartemen di sana.

    Membayangkan jadi keluarga kerajaan, musim panas pun bisa ngacir ke istana lain, betapa enaknya.

    Lihat foto Istana ini jadi keingat princess Marie Antoinette, dia kan aslinya putri kerajaan Austria….

  37. Cantik banget istananya dari luar. Semua rapi dan warnya cocok banget perpaduannya. Apalagi di dalamnya beuh mewah dan kelas banget yah. Jadi pengin ke luar negeri jalan-jalan beudh harus ngumpulin uangnya.

  38. Menarik sekali pengalamannya. Pasti memorable ya bisa berkunjung ke istana kerajaan yang jadi museum. Kenapa mereka butuh banyak sekali kamar ya? Kebayang besar banget itu area dan istananya

  39. lumayan banget ya ini luasnya, ya. Tapi bagusnya kalau cuma jalan-jalan di halamannya gratis yaa apalagi pemandangannya juga keren jadi nggak apa-apa deh nggak masuk istana

  40. wahh luas banget yaa. keliling-keliling di istana ini pasti banyak membakar kalori, jadi sehatnya dapat senangnya juga dapat. semoga suatu saat saya juga bisa jalan-jalan ke eropa dan mengunjungi istana barok ini, amiiin

Tinggalkan Balasan ke Maria Hartono Batalkan balasan