Bacaan

Bacaan & Tontonan Terbaik di 2025

Sebetulnya udah sejak dari tahun-tahun sebelumnya mau bikin rekapan buku dan film terbaik, apalagi setelah memantau versi Qui* yang bikin takjub. Tapi, kadang keinginan gak berbanding lurus dengan eksekusi. Eh tahu-tahu udah berganti tahun lagi, dan versi lama gak jadi ditulis. Nah berhubung salah satu keinginan di 2026 adalah lebih rajin ngeblog, marilah saya mulai dengan merekomendasikan bacaan dan tontonan (film dan serial) yang saya lahap selama 2025.

Sebelum lanjut baca, perlu saya sampaikan jika apa yang saya baca dan tonton, bisa jadi bukan buku atau film yang diproduksi dan tayang di tahun 2025 ya. Sebagian adalah buku dan film yang udah lama banget tayang tapi baru saya lahap setahun kemarin.

Untuk film yang tayang di 2025, tentu saja saya tonton di bioskop yakni antara XXI, CGV atau Cinepolis karena Cuma 3 jaringan bioskop itu yang ada di Palembang. Nah, untuk film/serial yang tayang di OTT, utamanya saya tonton di Netflix, Disney Plus atau Prime Video. Sisanya ya baru di Klik Film, Bioskop Online, VIU, Catchplay, Apple TV bahkan Hulu. Sedangkan buku, 100% saya baca versi cetakannya, walaupun saya punya akun di Ipusnas, tapi memang lebih nyaman baca versi buku fisik.

Dan, tentu saja, karena ini bacaan & tontonan terbaik versi saya, mungkin ada yang nggak cocoknya dengan versi kalian. Ya, nggak perlu diperdebatkan juga sih ya haha sebab semua perkara selera, toh!

Di sepanjang 2025, saya baca 101 buku, nonton 78 film dan 32 serial. Banyak? Relatif. Sebab yang lebih banyak juga ada. Trus, sebagian teman ada yang nanya, “sempet ya? Kapan waktunya sih buat baca/nonton?” sebagai info, sebagai anak rumahan, saya emang lebih banyak waktu di kamar. Jadi, ya, disempet-sempetin, apalagi nonton dan baca adalah kegiatan yang saya gemari (selain olahraga lari juga, menyusuri spot-spot lari terbaik di Palembang) sebab lumayan bisa rilis stress hehe.

So, ini dia bacaan dan tontonan terbaik di 2025 versi omnduut! Silakan klik judul masing-masing untuk baca ulasan lengkapnya, ya! Tulisan akan mengarahkan kalian ke akun letterboxd atau goodreads saya.

BUKU

  1. Janji oleh Tere Liye (2021)

Tentang Tiga santri bandel Hasan, Baso, dan Kahar yang diberi tugas berkelana oleh guru mereka mencari mantan santi bernama Bahar yang kemudian membawa mereka ke berbagai tempat dan pertemuan yang secara tidak langsung memberi perjalanan hidup bagi mereka -dan juga saya sebagai pembaca. Skor 8,8/10

  1. Gyo (2002) & Uzumaki (2000)

Nama besar Junji Ito sudah lama saya dengar, namun baru sempat saya kencani tahun lalu -makasih Alan atas pinjamannya. Satu kesamaan dari dua komik ini adalah gaya penceritaan Junji Ito yang absurd dengan gambar-gambar yang bikin merinding. Keduanya masing-masing saya kasih skor 8,9/10.

  1. Sea Prayer oleh Khaled Hosseini (2018)

Pecinta buku pasti udah kenal dengan nama Khaled Hosseini lewat karyanya Kite Runner. Nah, Sea Prayer ini adalah buku yang terinsiprasi dari kisah Alan Kurdi, bocah asal Suriah yang tewas tenggelam saat mencari suaka. Walau bukunya tipis dan banyak gambar, tapi sedihnya sampe terasa ke ulu hati. Skor 9/10.

  1. Impian Sang Penulis Cilik oleh Wiwik Waluyo (2025)

Saya tuh banyak baca buku anak dan bahkan mengoleksinya. Namun, dari sederet buku anak yang say abaca tahun lalu, Impian Sang Penulis Cilik ini terasa begitu berkesan. Kisah anak pinggiran yang harus menerima kehadiran ayah baru ini manis sekali. Apalagi penulisnya jago menghubungkan lokalitas dan selipan informasi (seputar Kabupaten Barus, latar ceritanya) yang saya sendiri belum pernah dengar. Skor 9/10.

  1. I Was Rat oleh Phillip Pullman (1999)

Jika tadi penulis Indonesia, yang ini penulis luar. Berkisah tentang pasangan manula tanpa anak yang tiba-tiba kedatangan bocah lelaki dengan pengetahuan dasar hidup minim (dia bahkan gak tahu cara menggunakan sabun) sebab bocah lelaki ini mengaku ia tadinya adalah seekor tikus! Twistnya mind blowing. Skor 9/10.

Kota Paris, latar belakang buku Lurah Paris. Sumber gambar as1.ftcdn dot net

  1. Lurah Paris oleh Alijullah Hasan Jusuf (2022)

Sebagai penggemar dua seri Penumpang Gelap (2015) & Paris Je Reviendrai: “Aku kan Kembali” (2016) yang bercerita tentang pengalaman nyata Alijullah yang menyelinap di pesawat tanpa tiket dan visa hingga membuat ia terdampar di Eropa, nah buku ketiga bertajuk Lurah Paris ini lebih banyak bercerita pengalaman Alijullah saat bekerja di KBRI Paris. Dari melayani para pejabat hingga menjadi saksi berbagai peristiwa penting disajikan di sini. Salah satu seri buku bagus yang nggak banyak dikenal orang. Skor 9/10

  1. The Count of Monte Cristo oleh Alexandre Dumas (1846)

Tentang pelaut muda berbakat Edmond Dantès yang ditangkap dengan tuduhan sebagai simpatisan Napoleon Bonaparte dan dipenjara tanpa adanya sidang yang adil. Di 658 halaman pembaca akan diajak untuk melihat cara Edmon Dantes membalas dendam terhadap perlakuan yang ia terima. Seru banget! Padahal yang terbit di Indonesia adalah versi ringkasannya atau abridged edition sebab versi aslinya berjumlah 1200 halaman! Skor 9/10.

  1. Kambing & Hujan oleh Mahfud Ikhwan (2015)

Kisah cinta sederhana antara Mifta dan Nurul yang walaupun sama-sama Islam, namun terhalang perbedaan pemahaman cara menjalankan ibadah. Sebab, keduanya (dan tentu saja orang tua masing-masing mereka) beribadah dengan cara berpatokan di dua organisasi agama Islam (terbesar di Indonesia) yang berbeda. Unik dan gak heran buku ini diganjar pemenang pertama Sayembara DKJ 2014. Skor 9/10.

  1. Ulid oleh Mahfud Ikhwan (2009)

Pasca baca Kambing & Hujan, saya langsung berburu buku-buku Mahfud Ikhwan lainnya dan rupanya, kisah sederhana kehidupan Ulid dan keluarganya ini lebih menyenangkan untuk saya nikmati. Mahfud Ikhwan langsung bersanding dengan Remy Sylado sebagai penulis Indonesia yang paling saya sukai. Cara bertutut yang sederhana dan kisah-kisah yang terasa dekat adalah kekuatan utama dari tulisan-tulisan yang ia buat. Skor 9,4/10.

Lukisan Stormy Petrel of Medicine. Sumber gambar imgur dot com

  1. The Body: Pedoman Bagi Penghuni oleh Bill Bryson (2021)

Siapa sangka, skor tertinggi bacaan di 2025, urutan pertamanya ditempati buku non fiksi berjudul The Body ini. Sungguh, baca buku ini bikin saya lebih memahami jika organ yang ada di tubuh manusia ini menawarkan begitu banyak kejutan. Saking dagingnya buku ini, pembaca dapat membuka satu halaman secara acak, maka pasti…. Ya PASTI akan menemukan fakta mencengangkan tentang tubuh manusia. Ini buku yang seharusnya dibaca oleh banyak orang. Skor 9.7/10.

* * *

Honorable Mention

Selain 10 buku di atas, tentu saja masih banyak buku menarik lainnya. Saya akan menyebutkan beberapa judul lagi yang skornya  8,5 ya! Yakni: Malice oleh Keigo Higashino (1996), Muslimah yang Diperdebatkan oleh Kalis Mardiasih (2019), Hitam 2045 oleh Henry Manampiring (2022), Kisah Hidup Queeny Chang: Anak Tjong A Fie Orang Terkaya di Medan oleh Queeny Chang (2016), Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya oleh Andreas Kurniawan (2025), One Flew Over The Cuckoo’s Nest a.k.a Satu Terbang dari Sarang Burung Kikuk oleh Ken Kesey (1962), Tak Ada Kernet di Australia oleh Iqbal Aji Daryono (2020), Mahatma Gandhi: Biographic Novel oleh Kazuki Ebine (2010), Kuala Terengganu in 7 Days oleh Mimi Mashud (2014) & Di Luar Radar oleh Trinity (2025).

FILM

  1. A Real Pain (2024)

Siapa sangka, perjalanan dua orang sepupu ke Polandia untuk napak tilas kehidupan nenek mereka yang merupakan penyintas tragedi pembantaian Holokaus menjadi perjalanan yang begitu bermakna. Hangat dan menyentuh. Skor 8,8/10.

  1. 1 Kakak 7 Ponakan (2025)

Film yang diadaptasi dari sinetron tahun 90-an ini menjelma jadi satu sajian yang baru dan memukau di tangan Yandy. Secara pondasi cerita memang sederhana, namun di situlah letak indahnya. Bukan film yang sempurna, namun tetap saya apresiasi tinggi karena saya besar ketika sinetronnya ditayangkan. Skor 9/10.

  1. It Was Just An Accident (2025)

Tentang mantan napi yang memaksimalkan panca inderanya untuk mengingat kejadian ketika ia dipenjara. Dan, apa jadinya ketika ia (merasa) bertemu dengan salah satu orang yang memenjarakannya saat itu? film balas dendam yang tak biasa, terlebih jika sineas Iran yang melakukannya. Skor 9/10.

  1. Mickey 17 (2025)

Setelah sukses besar lewat Parasite (2019), sutradara Bong Joon-ho kembali hidir lewat film tentang pemuda yang jadi bahan uji coba klonik. Ada sederet permasalahan dunia yang dikritik Bong Joon-ho dan kemudian dihadirkannya lewat film ini. Menarik! Skor 9/10.

Christine Hakim bermain gemilang di Pangku. Sumber gambar akun X @HabisNontonFilm

  1. Pangku (2025)

Debut sutradara Reza Rahadian yang berhasil memperlihatkan keberadaan wanita pangku yang banyak ditemukan di pesisir Jawa. Peraih film terbaik di FFI 2025, dan saya pribadi harapkan untuk jadi wakil Indonesia di Academy Award 2027 nanti. Skor 9/10.

  1. Incendies (2010)

Perjalanan dua saudara yang diberikan tugas oleh mendiang ibu mereka untuk menemukan ayah dan saudara mereka yang seumur hidup tidak pernah mereka kenal. Ada banyak fakta mencengangkan yang kemudian mereka temui. Salah satu film dengan ending sinting. Skor 9/10.

  1. Roma (2019)

Ini dia pemenang Film Berbahasa Asing Terbaik Academy Award 2019 yang menyoroti garis batas hubungan antara majikan dan ART-nya. Ditampilkan dalam format hitam putih, menjadikan Roma terasa semakin realistis terlebih dengan settingnya di awal tahun 1970-an. Skor 9/10.

  1. No Other Choice (2025)

Selain Bong Joon-Ho, sutradara asal Korea Selatan lain yang saya kagumi itu adalah Park Chan-Wook, yang hadir mengangkat isu betapa rapuhnya manusia ketika kehilangan pekerjaan. Film yang masuk shortlist Film Berbahasa Asing Terbaik untuk Oscar 2026. Skor 9/10.

  1. The Truman Show (1998)

Bayangkan saja, jika hidup yang kita jalani sejak lahir ternyata bagian dari TV show! Jadi, orang tua, teman, guru bahkan pasangan hidup semuanya settingan! After taste setelah nonton film ini tuh susah untuk digambarkan. Skor 9,2/10.

  1. Upstream (2024)

Di zaman serba susah, peran manusia yang segampang itu digantikan mesin, orang yang berjasa bagi perusahaan pun dengan seketika mudah dicampakkan. Pontang panting kepala keluarga, jatuh bangun menjadi ojol bagus banget. Skor 9,2/10.

Fenomena aneh di film Weapons. Sumber gambar th-i.thgim dot com

  1. Weapons (2025)

Misteri hilangnya seluruh siswa di satu kelas kecuali satu murid, hadir dengan kejutan-kejutan yang bikin merinding. Salah satu film horor-thriller yang hadir dan memberikan kejutan di tahun 2025. Skor 9,4/10.

  1. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle (2025)

Demi nonton film ini, saya rela maraton serialnya, dan, kisah hashira si pemburu iblis ini benar-benar memanjakan penggemarnya. Saya yang bukan wibu saja merasa terikat dengan Demon Slayer ini. Skor 9,5/10.

  1. Seven Samurai (1954)

Beruntung sekali bisa nonton film ini versi remastered dan di layar gede bioskop tuh luar biasa banget. Gak heran jika film ini disebut sebagai mahakaryanya seorang Akira Kurosawa. Sugoi! Skor 9,5/10.

  1. Conclave (2024)

Bagi saya, ini dia film yang harusnya memenangkan penghargaan Film Terbaik Academy Award 2025, tapi sayangnya dikalahkan oleh film tentang kehidupan pelacur Anora (2024). Padahal, kisah conclave alias proses pemilihan Paus terbaru ini luar biasa bagus. Mindblowing untuk disimak. Skor 9,5/10

Keindahan dari film SORE. Sumber gambar akun X @MabukSinema

  1. SORE: Istri dari Masa Depan (2025)

Dengan bangga saya infokan, ini dia film terbaik versi saya di 2025. Kisah cinta menembus waktu ini kasih pengalaman nonton yang beda banget. Saya bahkan dua kali nonton ke bioskop. Walau mungkin sebetulnya film ini juga nggak sempurna-sempurna amat, tapi in Yandy Laurens, I Trust! Skor 10/10.

* * *

Honorable Mention

Untuk film, walau jumlahnya lebih sedikit dari buku, ternyata lebih banyak tontonan bagus yang saya dapatkan. Untuk itu, saya akan bagi bagian ini dalam kategori skor. Pertama, rombongan skor dengan nilai 8,5/10 yakni Dendam Malam Kelam (2025), The Attorney (2013), Baby Driver (2017), Gowok (2025), Siapa Dia (2025), The Secret Life of Walter Mitty (2013), Homebound (2025), Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers (2024).

Kedua, skor 8,6/10 yakni Dark Nun (2025), I, Daniel Blake (2016), Coda (2021). Ketiga, skor 8,7/10 yakni, Jumbo (2025), The Judge (2014), Mission: Impossible – The Final Reckoning (2025), Suka Duka Tawa (2026), Avatar: Fire & Ash (2025). Terakhir skor 8,8/10 yakni Wake Up Dead Man (2025), Late Shift (2025).

SERIAL

  1. The Residence (2025) | 8 episode

Kisah pembunuhan di Gedung Putih yang bikin detektif nyentrik Cordelia Cupp turun tangan yang bikin polisi dan FBI pundung. Cara detektif yang doyan burung melakukan penyelidikan menarik. Skor 8,7/10.

  1. The Price of Confession (2025) | 12 episode

Bagaimana dua napi melakukan kesepakatan untuk mengeluarkan salah satunya ini bikin deg-degan. Paling suka dengan sineas Korea menyajikan cerita cerita dengan twist berlapis hingga di detik terakhir. Skor 8,7/10.

  1. Physical Asia (2025) | 12 episode

Ini sih lebih ke reality show, sih. Tapi saya suka banget melihat perwakilan dari 8 negara bertarung menang. Ya, terlepas wakil dari Indonesia yang nggak begitu kuat ya. Tapi, berharap Physical Asia ini akan ada musim lanjutannya. Skor 8,8/10.

  1. Adolescene (2025) | 4 episode

Betapa remuknya perasaan orang tua saat anak remaja mereka tiba-tiba ditangkap dan dituduh menjadi pelaku pembunuhan. Proses pencarian fakta dari waktu ke waktu semakin menguak apa yang sebenarnya terjadi. Skor 8,8/10

  1. Ratu Ratu Queens: The Series (2025) | 6 episode

Pengembangan dari filmnya yang surprisingly lebih dalam dan lebih bagus. Kisah perantauan dari Indonesia yang “terdampar” di Queens ini semacam kilas balik bagaimana awal mula mereka bertemu. Loveable. Skor 9/10

Park Bo Gum dan IU beradu akting di When Life Gives You Tangarines. Sumber gambar dari X @sttargguk

  1. When Life Gives You Tangarines (2025) | 16 episode

Sepertinya ini satu-satunya drama/serial yang bikin saya nangis di tahun lalu. Kisah perjalanan hidup 2 generasi dengan segala suka dukanya ini memang patut diperhitungkan. Skor 9/10

  1. High Potential (2024) | 13 episode

Punya IQ tinggi dan kemampuan photographic memory menjadikan seorang petugas kebersihan kemudian direktrut menjadi konsultan di kepolisian. Perjalanan dia menyibak segala kejahatan hukum keren sekali! Skor 9/10

  1. The Pitt (2025) | 15 episode

Berbeda dengan drama kedokteran yang pernah saya tonton, The Pitt ini menceritakan tiap jam kejadian di IGD di masing-masing episodenya. Nggak terlalu banyak juga drama tokohnya (terlebih drama percintaan) menjadikan The Pitt ini begitu efektif dan ngena. Skor 9/10

  1. Suits (2011-2019) | 134 episode

Dengan total 9 musim, drama dunia pengacara ini hadir dengan begitu intens. Ada banyak sekali kasus yang bikin saya tuh ngerasa jadi pinter dan makin melek dunia hukum. Skor tiap musim tentu bervariasi tapi jika dirata-rata skornya 9/10.

Akting gemilang Matthew Goode. Sumber gambar akun X @seriadator

  1. Dept Q (2025) | 9 episode

Kisah departemen baru (dinamakan Departemen Q) di kepolisian yang dikhususkan untuk menangani cold case/kasus dingin yakni kasus yang belum pernah terpecahkan. Tensinya pelan tapi pasti. Dengan latar cerita di Skotlandia, aku dapuk drama ini sebagai yang terbaik di 2025. Skor 9/10.

* * *

Honorable Mention

Beberapa serial ini juga menarik. Skornya bervariasi dari 8/10 hingga 8,5/10. Serial tersebut yakni The Trauma Code: Heroes on Call (2025), Light Shop (2024), Karma (2025), Start-Up (2020), Good American Family (2025), Reacher Season 2 (2003), Reacher Season 3 (2003), Demon Slayer (2019-2024), Queen Mantis (2025)

Nah, itu dia daftar bacaan dan tontonan yang menurut saya menarik di 2025. Semoga di 2026 saya masih bisa melahap banyak tumpukan buku dan banyak menyaksikan tontonan yang bagus biar tulisan seri ini dapat saya tulis lagi di tahun depan.

Btw, dari daftar di atas, ada yang samaan?

*Qui ini adalah anggota goodreads Bandung yang daftar bacaan dan tontonannya tuh luar biasa keren. Dan sejauh saya menulis tulisan ini, dia udah baca 7285 buku. Mana yang dibaca kebanyakan buku-buku “berat”, asli bikin minder sampai saya gak berani mensyen dia di tulisan ini haha. Kalau mau lihat blognya silakan di melquiadescaravan.wordpress.com ya.

Jika ada yang perlu ditanyakan lebih lanjut, silakan berkomentar di bawah ini.