Tips

Dari A Sampai Z Pengurusan Visa Turis Inggris-UK di VFS Global Jakarta Secara Mandiri

.

Pasca memenangkan lomba menulis yang diadakan oleh The Embassy of United Kingdom melalui Visit Britain bekerja sama dengan Wego Indonesia dan Etihad Airways melalui portal Hipwee.com, mulailah saya mempersiapkan keberangkatan ke Inggris setelah mengklaim sepasang tiket penerbangan dari Jakarta menuju London PP. Dan, salah satu persiapan (maha) penting yang akan saya ceritakan panjang lebar di tulisan ini yakni mengenai Visa UK.

Saya mendapatkan tiket sepasang. Dalam perjalanan ke UK dan Eropa nanti, saya akan mengajak adik saya yang baru saja lulus kuliah, belum bekerja dan sekarang sebatas membantu usaha keluarga tanpa ada slip gaji. Saya sendiri kondisinya wiraswasta, punya toko kecil tanpa slip gaji serta SITU/SIUP.

“Ah mudahlah, kan ini hadiah lombanya dari Kedutaan Besar Inggris langsung. Pasti granted,” ujar beberapa teman.

Hmm, iya sih, selain tiket pesawat, hadiah lombanya termasuk visa. Namun, sejak awal, panitia sudah mengingatkan saya untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Hadiah berupa visa yang dimaksudkan ialah mereka hanya menanggung biayanya (sistem reimburse).

Namun, mengenai apakah visa saya dan adik akan disetujui atau tidak, mereka menyerahkan sepenuhnya terhadap proses yang akan saya jalani di VFS Global. Awalnya saya pikir, saya hanya perlu mengirimkan paspor ke Jakarta dan voila nantinya stiker visa terpampang nyata di paspor saya hahaha. Ya ternyata nggak begitu. Ada proses yang harus saya jalani. Jadilah, selain mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, saya pun kencang berdoa agar prosesnya lancar (baca : visa disetujui).

Penting : Semua informasi yang saya sampaikan ini berdasarkan pengalaman pribadi sehingga bisa jadi pengalaman saya dan kalian akan berbeda. Dan, jika saya menyebutkan beberapa perusahaan baik itu bank, jasa penerjemah, situs pemesanan penginapan hingga jasa pembelian asuransi, itu semua murni karena benar-benar saya gunakan dan tidak ada hubungan kerja sama/sponsorship apapun dengan pihak-pihak tersebut. Terima kasih.

UPDATE FEBRUARI 2019

Saat saya mengajukan visa di Juli 2018, VFS menyaratkan banyak hal. Namun, belakangan dokumen yang dibutuhkan tidak terlalu banyak lagi. Sebagaimana informasi dari Mbak Diana (PasanganTraveling.com) di grup Backpacker Internasional (lengkapnya bisa klik di sini), bahwa ini dia daftar dokumen YANG TIDAK DIMINTA oleh VFS UK. Tapi ada dokumen lain yang dimintakan, misalnya saja bukti kepemilikan aset (seperti surat tanah/sertifikat rumah dsb), namun berdasarkan pengalaman beberapa teman lain, jika tidak memiliki, ya tidak usah dilampirkan. Lengkapi saja dengan dukumen lain.

Dokumen yang tidak dimintakan oleh VFS.

 KETAHUI JENIS VISA YANG DIBUTUHKAN

Tentu saja banyak hal yang melatari seseorang untuk berkunjung ke UK. Bisa untuk bisnis, seminar, melanjutkan kuliah, berobat atau sekadar transit dan sebagainya. Nah, sebelum kalian melangkah lebih jauh, sesuai judul yang saya pilih di tulisan ini, saya hanya akan membahas pengajuan visa turis alias visa yang diperuntukan untuk kegiatan pelesiran/jalan-jalan.

 TENTANG VFS GLOBAL DAN TAHAPAN PENGAJUAN VISA

Kedutaan besar Inggris menyerahkan sepenuhnya proses pengajuan visa UK kepada pihak ke-3 yakni VFS (Visa Facilitation Services), sebuah lembaga independen yang dibentuk di India tahun 2001 lalu. VFS Sendiri beroperasi di 129 negara dan melayani pengurusan 59 negara. Di Indonesia, kantor VFS terdapat di Jakarta, Surabaya dan Bali.

VFS sendiri tidak hanya melayani proses pengajuan visa UK. Saat saya datang ke Kuningan City Mall, setidaknya saya melihat VFS Global juga melayani pengajuan visa ke Schengen (btw, saya akan mengurus visa Schengen juga dan nanti akan saya ceritakan prosesnya sama seperti tulisan ini), Australia, Selandia Baru, Kanada dan masih banyak lagi.

Selanjutnya, secara garis besar, ada 4 tahap yang diperlukan untuk pengajuan visa UK ini.

  • Mengisi form secara online dalam Bahasa Inggris.

Berbeda dengan pengisian form Visa Schengen yang formulirnya dapat didownload dan diisi dengan menggunakan adobe reader, pengisian Visa UK ini dilakukan secara online dalam Bahasa Inggris.

  • Membayar biaya visa

Saya dikenakan biaya USD 130 atau sekitar Rp.1,9 juta tergantung kurs saat itu (Juli 2018). Tahapan ini akan saya jelaskan nanti di bagian bawah.

  • Mencetak formulir yang telah diisi dan membawa berkas persyaratan Visa.

Tentang berkas apa saya yang harus dipersiapkan, akan saya jelaskan nanti lebih rinci di bagian bawah.

  • Membuat janji temu di VFS Global

Ya, semua orang yang akan mengajukan visa UK, diharuskan datang langsung ke kantor VFS karena akan dilakukan rekam biometrik dan pengambilan foto.

 MEMPERSIAPKAN BERKAS YANG DIBUTUHKAN

Ada beberapa berkas yang harus dipersiapkan. Ribet? Iyalah sedikit. Namun, setelah dijalani, jadinya biasa saja. Dan, yang saya harapkan dari tulisan ini, pembaca blog pun akan merasakan kemudahan yang sama, karena semua berkas yang diperlukan akan saya rincikan dengan sebaik mungkin.

  1. Paspor

Namanya juga mau jalan ke luar negeri ya kan. Maka, perlu paspor terbaru dengan masa berlaku setidak-tidaknya 8 bulan terakhir dan tersisa setidaknya 2 halaman kosong di paspor untuk penempatan stiker visa. Ya bisa aja kan kamu masa berlakunya masih 2 tahun tapi halaman paspornya sudah mau habis karena sering digunakan.

Oh ya, bagi yang sudah pernah memiliki paspor maka paspor lama juga harus dibawa dan dilampirkan. Di beberapa grup perjalanan, ada yang curhat bahwa paspor lamanya ditahan oleh imigrasi. Jika demikian, sebaiknya diminta saja dan bilang bahwa kamu butuh paspor lama untuk pengajuan visa.

Untuk paspor baru, saya fotocopy semuanya. Yakni dari halaman depan (berisi data diri dan lembar pengesahan, kebetulan lembar pengesahan ini yang punya saya terisi karena dipakai umroh beberapa waktu lalu), trus lembaran-lembaran bagian dalam yang berisi stempel masuk/keluar termasuk visa kunjungan ke negara lain dan juga halaman terakhir yang berisi data diri dan tanda tangan manual. Untuk paspor lama, saya hanya memfotocopy halaman depan dan halaman pengesahannya saja.

  1. Surat Keterangan Bekerja/Memiliki Usaha Sendiri

Bagi yang kerja kantoran, mestinya persyaratan ini gak terlalu bikin pusing. Tinggal menghadap HRD-nya saja, dan surat keterangan bekerja bisa didapatkan dengan mudah (dengan catatan staf HRD-nya gak rese dan dapat diandalkan hehe). Nah, gimana dengan orang seperti saya yang mencari duit dengan cara berjualan? Jualannya kecil-kecilan pula, tanpa ada SITU/SIUP-nya.

Jangan khawatir, sebetulnya tidak semua badan usaha diwajibkan memiliki SITU/SIUP. Payung hukumnya adalah Surat Izin Usaha Perdagangan didasari oleh Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No.289/MPP/KEP/10/2001 Tanggal 5 Oktober 2001 Jo. Permerindag RI No.09/M-DAG/PSR/3/2006, Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 36/M-DAG/PER/92007, tentang Penerbitan Surat Izin Perdagangan dan Peraturan Daerah masing-masing Pemda. Secara umum, jenis SIUP dibedakan menjadi tiga berdasarkan skala usaha dan modal dari perusahaan dagang tersebut, yaitu SIUP Kecil, SIUP Menengah, dan SIUP Besar.

SIUP Kecil adalah surat izin usaha perdagangan yang wajib dimiliki oleh suatu perusahaan yang mempunyai modal kekayaan sampai dengan dua ratus juta rupiah.
SIUP Menengah diberikan kepada perusahaan yang mempunyai modal kekayaan bersih (netto) secara keseluruhan di atas dua ratus hingga lima ratus juta rupiah.
SIUP Besar wajib dimiliki oleh suatu perusahaan yang jumlah kekayaan modalnya di atas lima ratus juta rupiah.

Intinya mah, jika modal usahanya belum sampai 200 juta rupiah, nggak wajib punya SITU/SIUP. Dan, sebagai gantinya, saya cukup minta surat keterangan usaha dari kantor lurah setempat. Ingat! Semua berkas ditulis dalam Bahasa Inggris. Nah, ketimbang nanti ribet di kantor lurah, saya minta contoh suratnya dulu.

Surat itu lantas saya terjemahkan sendiri dan ketik ulang. Bahkan untuk kop suratnya pun saya bikin sendiri dengan mengambil logo di internet. Begitu siap, saya cetak dan bawa lagi ke kantor lurah. Jadi, orang lurahnya gak ribet. Tinggal minta tanda tangan aja ke kepala lurahnya. Ironisnya, untuk usaha ini masih dikenakan “duit rokok” hehehe.

Ya sudahlah, yang penting surat keterangan usahanya berhasil didapatkan. Cara yang sama dapat kalian lakukan jika orang HRD di kantor kalian gak mau diribetkan menulis surat keterangan dalam bahasa Inggris.

 

Untuk contoh surat keterangan usaha dari kantor lurahnya dapat diambil di sini.

  1. Surat Referensi Bank

Saya memiliki tabungan di 2 bank, yakni di BCA dan Mandiri. Namun, untuk kemudahan, semua dana saya pindahkan semua ke BCA dengan informasi biaya permintaan surat referensi bank di BCA lebih murah. Walau begitu, saya juga harus mengurus surat referensi bank di Bank Mandiri untuk adik saya karena rekening ibu saya (sebagai pihak yang menanggung semua perjalanan adik saya) tersimpan di Bank Mandiri.

Syarat di BCA

  1. Paspor asli yang kemudian difotocopy oleh petugas bank.

  2. Pengisian formulir permohonan permintaan surat referensi bank (sudah disiapkan oleh petugas, saya tinggal tanda tangan saja).

  3. Nama pihak yang ditujukan (dalam hal ini tetap pakai The Embassy of United Kingdom ya, walaupun ngurusnya di VFS).

  4. Surat referensi bank jadi dalam waktu 2 sd 3 hari dengan biaya Rp.50.000.

  5. Memilih apakah jumlah dana mau dicantumkan atau tidak. Saya pilih iya.

  6. Kebetulan saya mengajukan di tempat saya membuat tabungan (BCA Cab Seberang Ulu Palembang). Ini cabang kecil, namun ternyata mereka bisa proses di sana, tidak harus datang ke Kantor Cabang Utama/pusat.

Syarat di Bank Mandiri

  1. KTP asli pemilik rekening yang kemudian difotocopy oleh petugas bank (dalam hal ini ibu saya, dan beliau juga hadir di bank)

  2. Pengisian formulir permohonan permintaan surat referensi bank (sudah disiapkan oleh petugas, saya tinggal tanda tangan saja).

  3. Nama dan alamat pihak yang ditujukan (dalam hal ini tetap pakai The Embassy of United Kingdom ya, walaupun ngurusnya di VFS. Untuk alamatnya googling saja).

  4. Sebelumnya ibu saya mau mengajukan surat referensi bank ini di Cabang Jakabaring Palembang tempat ibu saya buka tabungan. Namun ditolak dan diminta urus ke Cabang Sudirman Cinde Palembang. Piuuh.

  5. Surat referensi bank jadi dalam waktu 1 hari dengan biaya Rp.50.000. Info di berbagai blog, katanya bianya Rp.150.000. Namun, setelah saya konfirmasi ternyata itu biaya untuk Surat Referensi Bank Perusahaan. Mengenai hal ini, silakan dikonfirmasi lagi di cabang-cabang di kota kamu. Mestinya sih satu perusahaan satu kebijakan ya walau berbeda kota.

Khusus untuk surat referensi bank untuk adik saya, karena itu aslinya rekening an ibu, jadi di surat referensi banknya dijelaskan bahwa surat tersebut akan dipergunakan untuk keperluan visa an adik saya.

Untuk contoh surat referensi bank BCA (punya saya) dapat diambil di sini di sini. Untuk surat referensi bank Mandiri (punya adik, yang pakai rekening ibu) dapat diambil di sini.

  1. Rekening Koran 3 Bulan Terakhir

Sebetulnya ini sama saja dengan surat referensi bank. Sama-sama menunjukkan bahwa aplikan visa memiliki dana yang cukup untuk melakukan perjalanan ke negara yang dituju. Jika surat referensi bank hanya berisi total dana, maka rekening koran lebih terperinci. Yakni memuat seluruh rincian uang masuk dan keluar si pemilik rekening.

Untuk BCA, saya menggunakan fasilitas internet banking dimana e-statement atau rekening korannya dapat saya cetak sendiri. Lumayan, jauh lebih hemat hehe. Jika cetak di bank kan dikenakan biaya Rp.2500 per lembarnya.

Nah, rekening koran/e-statement ini saya cetak dengan cetakan berwarna (untuk memperlihatkan logo bank), lalu saya bawa ke cabang dan minta cap di bagian lembar depannya. Sebetulnya gak perlu sih, sayanya aja kerajinan dan bersyukur pegawainya baik hehe.

Untuk Bank Mandiri, saya cetak langsung melalui customer service-nya. Dan biayanya juga Rp.2500/lembar.

Pertanyaan selanjutnya, “berapa sih jumlah tabungan yang diperlukan untuk pengajuan visa UK?”

Manfaatkan fasilitas e-statement di BCA buat mencetak rekening koran. Lumayan banget penghematannya.

Nah, mengenai ini banyak versinya. Simpelnya sih, jumlah tabungan harus cukup jika dikalikan dengan jumlah hari kunjungan. Menurut informasi di berbagai blog, rata-rata biaya hidup di Eropa itu sekitar 35 sd 65 Euro. Kalau saya ngitung sederhananya, siapkan saja 1 juta perhari. Jadi, jika mau pergi 2 minggu, setidaknya ada uang tabungan sebesar 14 juta.  Saya sendiri, akan melakukan perjalanan selama 25 hari. Dana yang saya persiapkan sekitar 50 juta (setelah pinjem sana sini hehe).

Nah, adik saya, yang di tabungannya ada dana sekitar 15 juta juga dicetakkan rekening korannya walaupun rekening koran ibu saya sebagai pihak penyokong dana sudah dipersiapkan. Dana di rekening tabungan ibu saya juga kurang lebih sama dengan yang ada pada tabungan saya.

Oh ya, sebagai penunjang, saya juga melampirkan bukti tagihan kartu kredit saya selama 3 bulan (yang memperlihatkan pagu dan keterangan apakah penggunaan CC saya lancar atau tidak selama ini), dan saya juga menyiapkan copy halaman depan buku tabungan saya, adik dan ibu. Intinya saya ingin mempersiapkan sebaik mungkin berkas yang dapat melancarkan permohonan visa saya.

  1. Fotocopy KTP, Akte Kelahiran, KK dan Terjemahannya dalam Bahasa Inggris

PENTING: Mengenai bagian ini, harus saya tegaskan bahwa sepengalaman saya (dan banyak orang) memakai terjemahan sendiri itu tidak masalah. Jadi jangan tanya lagi, “beneran boleh ya pakai terjemahan sendiri?” Intinya, pengalaman orang beda. Jika ragu dan mau keluar duit lagi buat bayar jasa terjemahan, silakan saja. Jika yakin bahwa terjemahan sendiri bisa, silakan diikuti, oke.

Semua dokumen saya lengkap. Namun, untuk adik saya, KTP-nya hilang dan penggantian/pencetakan KTP baru butuh waktu yang tidak dapat diprediksi. Jadilah, dia menggunakan Suket aka Surat Keterangan yang didapatkan di capil.

Lagi-lagi, karena semua berkas harus dalam Bahasa Inggris, maka dokumen ini pun mesti dipersiapkan dalam Bahasa Inggris. Dan, wajib diterjemahkan oleh sworn translator atau penerjemah tersumpah, yang mana butuh biaya jika mau memakai jasa mereka.

Beneran ya, perihal hal ini saja saya galau luar biasa. (maklum, #SobatMisqueen). Bayangkan, untuk terjemahan 1 dokumen, biayanya Rp.100.000. Jika KTP, KK dan Akta Kelahiran diterjemahkan semua, biayanya 1 orang Rp.300.000.

Berbekal informasi dari teman-teman di grup perjalanan (terima kasih grup Backpacker Internasional), saya akhirnya memantapkan diri untuk menterjemahkan sendiri dokumen tersebut. “Lagian, yang diterjemahin juga gini doang,” pikir saja. Di grup BI juga, saya akhirnya mendapatkan format terjemahannya walaupun harus saya modifikasi dan sesuaikan lagi.

Namun, jika kamu merasa gak yakin (atau kelebihan duit hehe) dan tetap mau pakai jasa sworn translator, kamu dapat memakai jasa Worldnet Translation Service yang sempat saya kontak melalui email. Lumayan, jika dokumennya lebih dari 3 lembar, maka perlembarnya didiskon jadi Rp.90.000 saja dengan estimasi pengerjaan 3 hari.

Berikut kontak World Translation Service : Jalan Kejaksaan IV Blok E No.97 Pondok Bambu Jakarta. Telp 062-21-8617229 atau 0857-4070-7231. Bisa email juga ke worldnet.andrew@gmail.com atau albertpardomuan57@gmail.com

Bagi yang mau terjemahin sendiri, contoh format KTP-el dan KK dapat diambil di sini. Untuk format terjemahan suket/surat keterangan capil dapat diambil di sini. Dan format terjemahan Akta Kelahiran dapat diambil di sini. Nah, bagi yang sudah menikah, maka perlu terjemahan surat nikah juga. Contoh terjemahannya dapat diambil di sini. Untuk hasil terjemahan TIDAK PERLU DILEGALISIR DI DINAS TERKAIT.

  1. Tiket Pesawat

Untuk tiket ini sebetulnya tidak harus confirmed alias bookingan dummy pun boleh. Namun, saya sendiri langsung melampirkan tiket asli mumpung tiketnya ada dan dengan harapan hal itu dapat memperkuat pengajuan visa saya.

Sempat iseng harga tiket ini. Perorang PP Rp.15 jutaan. Alhamdulillah banget, yak.

“Cara booking dummy gimana, ya?”

Coba datangi tur and travel terdekat. Biasanya mereka bisa bantu untuk pemesanan tiket dummy ini. Biayanya bervariasi, namun setahu saya rata-rata dikenakan biaya Rp.50.000. Nah, jika nanti bisanya approve baru deh dilunasi atau dibatalkan dan cari tiket yang lebih murah lagi.

  1. Bukti Pemesanan Penginapan dan Itinerary Perjalanan

Untuk penginapan selama 25 hari di Eropa (Inggris dan beberapa negara schengen lainnya), saya mempercayakan situs Booking dot com. Sama seperti tiket pesawat, untuk reservasi penginapan ini saya butuh bookingannya saja, tidak harus confirmed (alias dibayar) dan dapat dicancel begitu visa disetujui.

Jujur saja, untuk perjalanan nanti, 90% perjalanan saya akan dilalui dengan cara menumpang melalui situs couchsurfing. Namun, di negara yang murah seperti Ceko dan Hungaria, saya akan menginap di hostel. Sisanya lagi, saya akan menumpang di rumah kenalan (misalnya saja di Paris, di rumah Mbak Ita, kenalan lama sejak zaman multiply). Ya, syukur-syukur nanti akan ditawari menumpang di rumah teman yang lain hehe.

Untuk pemesanan penginapan di booking.com memang diperlukan kartu kredit.

“Loh, bukannya gratis?”

Iya memang gratis, namun penginputan no kartu kredit diperlukan untuk pemesanan ini. TIPS PENTING pemesanan di booking.com, ialah pilih penginapan yang memberlakukan persyaratan FREE CANCELATION dan NO PREPAYMENT.

Centang 2 pilihan yang saya beri tanda khusus itu. Dengan demikian, hanya penginapan yang punya fasilitas Free Cancelation dan No Prepayment yang akan ditampilkan. Saya suka situs booking.com ini yang user friendly.

Nah, opsi No Prepayment ini sangat penting. Kenapa? Jika kamu memilih penginapan yang tidak memberlakukan No Prepayment, maka kamu akan dikenakan biaya booking sekian euro. Tidak besar, namun jika ada 10 penginapan yang dipesan dan biaya prepaymentnya 1 atau 2 euro maka tinggal kalikan saja dengan kurs rupiah hehehe.

Oh ya, beberapa penginapan bahkan ada yang memberlakukan pemesanan BOOK WITHOUT CREDIT CARD. Nah, bagi yang gak punya CC bisa manfaatkan fasilitas ini walaupun terus terang untuk Eropa nggak banyak.

Sebagai pengalaman, saya melakukan pemesanan di 12 negara (UK dan Schengen), namun ntah kenapa CC saya selalu bermasalah untuk pemesanan di Belanda. Ujung-ujungnya, pagu CC saya ditarik (200-an euro) untuk penginapan di Belanda. Saya konfirmasi ke bank penyelia kartu, bahwa pagu CC saya memang dibekukan namun biaya tersebut tidak ditagihkan.

Jadi, biaya penginapan itu akan benar-benar ditagihkan kepada saya JIKA limit pembatalan/cancelation sudah lewat namun saya tidak melakukan pembatalan. Jadi, penting sekali untuk memperhatian limit pembatalan di masing-masing penginapan tersebut. Walau begitu, jangan khawatir, biasanya limit pembatalannya dekat-dekat waktu keberangkatan, kok!

Nah, jika pemesanan penginapan beres, selanjutnya adalah saya harus mempersiapkan itinerary perjalanan. Untuk itinerary ini, masing-masing orang berbeda. Namun, untuk versi saya, dapat kamu lihat dan ambil di sini dan di sini.

  1. Asuransi Perjalanan

PENTING: Saat saya mengajukan di bulan Juli, (seingat saya) di daftar dokumen yang harus dilengkapi itu dimintakan asuransi perjalanan. Pun, ketika di VFS, petugasnya ngecek asuransinya apakah ada atau tidak. Namun, di grup perjalanan ada yang bilang bahwa asuransi perjalanan tidak perlu. Mengenai hal ini, silakan konfirmasi lagi ke VFS, ya!

Prihal asuransi perjalanan ini juga sempat bikin saya galau (ya karena itu tadi #SobatMisqueen hehe). Jika banyak duit, mestinya langsung saja beli asuransi perjalanan yang bisa mengkaver perjalanan selama 1 tahun dan dapat digunakan di seluruh dunia.

“Jadinya lebih murah kalau beli langsung untuk setahun,” begitu kata teman-teman.

Namun, setelah saya cek, asuransi tipe ini harganya 2,5 hingga 3 juta. Jadi, ya nanti dulu deh. Nah, untuk asuransi ini gak boleh sembarangan karena harus mengkaver setidaknya UER 30.000 atau sekitar 500 jutaan rupiah.

Ini asuransi yang saya pilih. Jangan sungkan memanfaatkan fasilitas online chat dan tanyakan ke petugas siapa tahu ada diskon tambahan.

Saya sempat cek banyak sekali jenis asuransi. Namun, tiap kali saya melakukan pengecekan, penggunaan asuransi di wilayah Schengen dan UK itu dibedakan. “Masa iya sih saya harus beli asuransi dobel? Satu untuk schengen dan satu untuk UK?” gitu pikir saya dulu.

Saya lantas mencoba kontak agen di situs Futuready dot com. Saya sempat cek di sana namun tetap bingung. Selanjutnya, saya memutuskan untuk memanfaatkan fasilitas chat online di situs yang punya motto ‘Supermarket Asuransi Online’. (terima kasih kepada petugas chat online yang membantu saya tanggal 25 Juni 2018 jam 09:00 pagi)

Setelah diskusi lama, saya akhirnya memutuskan menggunakan asuransi AXA Smart Traveler Single Trip Gold dengan nilai pertanggungan 2,6 miliar untuk digunakan selama sebulan perjalanan dengan biaya “hanya” Rp.678.000 dan ditambah diskon lagi dari petugas sebanyak 20% sehingga saya hanya bayar Rp.545.400 saja.

Yeay, alhamdulillah banget! Karena sebelumnya saya cek, asuransi lain yang saya butuhkan biayanya bisa 1 juta lebih! Dan yang bikin saya senang, asuransi ini dapat dipergunakan di wilayah UK DAN Schengen. Berkali-kali saya tanyakan hal ini, dan petugas dengan sabar berkata, “…nanti di polis asuransi akan terulis Worldwide Including Schengen Countries.”

Dan, persis yang dibilang petugas bahwa asuransinya dapat dipakai di seluruh dunia, yeay!

Yang bikin seneng lagi, saya sempat cek jenis asuransi yang sama (AXA) langsung di situs resminya, harga yang ditawarkan malah lebih mahal, yakni 800 ribuan. “Kok di future ready bisa lebih murah?” terus terang saya nggak ngerti. Satu yang pasti, kegalauan saya seputar asuransi sudah terselesaikan.

Oke, sampai di sini, sebetulnya semua dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan visa sudah lengkap. Namun, ada dokumen lain yang saya persiapkan, terkait status saya yang seorang wiraswasta ini. Pun dengan adik saya yang biaya perjalanannya akan disokong oleh orang tua, saya juga menyiapkan dokumen khusus untuknya. Dan, berikut dokumen tambahan yang saya persiapkan.

  1. Surat Keterangan Memiliki Usaha Sendiri

Surat berbahasa Inggris ini kurang lebih menjelaskan tentang apa usaha yang sedang saya jalani. Saya ceritakan sedikit tentang usaha tersebut, yakni bergerak di bidang apa, sudah berjalan berapa lama, berapa penghasilan rata-rata setahun, dan keterangan bahwa saya akan mengunjungi Eropa sejak tanggal hingga tanggal berapa.

Tak lupa, saya juga menuliskan pernyataan bahwa selepas bepergian, saya akan kembali di Indonesia dan akan terus meneruskan usaha tersebut. Surat keterangan/pernyataan itu saya tanda tangani di atas materai Rp.6000.

Untuk contoh surat keterangannya, dapat diambil di sini.

  1. Surat Keterangan Sponsor Dana dari Orang Tua ke Anak

Sama seperti surat di atas, isi surat ini juga simpel. Yakni menerangkan bahwa ibu saya sebagai pihak orang tua, akan menanggung penuh biaya perjalanan adik saya dan sekaligus memberikan “garansi” kepada pihak kedutaan bahwa adik saya akan kembali ke Indonesia setelah liburan selesai. Surat ini ditandatangani oleh ibu saya juga di atas materai Rp.6000.

Untuk contoh surat keterangannya, dapat diambil di sini.

 MULAI PROSES PENGISIAN FORMULIR VISA SECARA ONLINE

Pengisian formulir secara online ini adalah tahapan penting lainnya dari proses pengajuan Visa UK ini. Awalnya juga bingung dan saya sempat bertanya kepada beberapa teman prihal ini (terima kasih Utie). Dan, biar kalian tidak bingung, saya akan jabarkan satu persatu tahapannya.

  1. Buka Alamat Situsnya

Di situs resmi VFS Global khusus pengajuan Visa UK, sebetulnya informasi tentang tahapan-tahapannya sudah dijelaskan. Termasuklah layanan-layanan tambahan yang difasilitasi oleh VFS Global, misalnya saja layanan pengecekan dokumen, dsb. Untuk pengajuan onlinenya, jika mengacu kepada link VFS Global, maka akan mengarah ke link ini.

Ini tampilan depan situs https://123ukvisa.campaign.gov.uk/

Namun, saya lebih memilih pakai link langsung yang diberikan panitia lomba yang menurut saya jauh lebih user friendly dan tersedia pilihan Bahasa Indonesia. Untuk pengisian formulir secara onlinenya, saya pakai link yang ini.

  1. Lakukan Pengisian Formulir Secara Bertahap

Di tahapan ini, saya akan jelaskan satu persatu langsung melalui gambarnya.

.

Begitu link terbuka, scroll ke bawah, lantas pilih opsi no.2 yakni “Apply Online” dan langsung tekan saja link pada kalimat “Online Aplication Form” atau bisa klik ini.

.

Silakan pilih bahasa yang dikehendaki. Saya pilih Bahasa Indonesia. Tekan tombol “next”

.

Gak usah bingung pada tahapan ini, jika keperluannya untuk berlibur, maka pilih opsi no.1 yakni “Visit or Transit Visa”

.

Masih terkait pilihan bahasa. Ada 2 opsi yang ditawarkan. Pilih yang paling atas jika mau ditampilkan pertanyaan dalam dwi-bahasa.

.

Pilih negara tempat kamu bikin permohonan. Jika kamu WNI tapi lagi di negara lain (Malaysia misalnya), maka pilih Malaysia. Namun jika kamu WNI dan tinggal di Indonesia tentu saja pilih Indonesia.

.

Sebagaimana yang saya katakan sebelumnya, semua aplikan Visa UK wajib datang ke salah satu kantor VFS yang ada di Indonesia.

.

Bagian ini hanya berisi informasi umum tentang pengajuan Visa UK. Langsung tekan tombol “start now” ke tahapan selanjutnya saja.

.

Aplikan diminta mengisikan alamat email aktif dan kata sandi yang merupakan habungan huruf besar-huruf kecil, angka dan karakter unik. Misalnya saja : Jakarta12# di mana “J” menggunakan huruf besar, “akarta” huruf kecil, “12” angka dan “#” karakter unik. Saya kira tentang ini cukup jelas. Tekan “Simpan dan Lanjutkan”

.

Masukan nama lengkap kamu. “Bagaimana jika nama saya hanya 1 suku kata?” silakan dikonfirmasi lagi mengenai ini, namun saran saya tuliskan nama secara berulang. Misalnya Dinda Dinda. Kenapa? Soalnya family name tidak boleh dikosongkan.

“Bagaimana jika nama saya lebih dari 4 suku kata? Misalnya Dinda Kirana Dewi Putri” silakan dicoba, menurut saya nama depan dapat gunakan “Dinda Kirana Dewi” dan nama belakang “Putri”. Atau, bisa juga tulis nama depan “Dinda” saja dan nama belakang “Putri” saja. Silakan konfirmasi lagi mengenai hal ini, ya!

.

Jika kamu tidak pernah mengganti nama, langsung ke tahapan selanjutnya saja.

.

Isi alamat lengkap sesuai kartu identitas yang ada.

.

Tambahkan no telepon yang kamu punya. Jika memang punya lebih dari 1 nomor, maka dapat ditambahkan di sana.

.

Tambahkan informasi tempat tinggal kamu. Yakni berapa lama kamu tinggal di sana, dan status kepemilikan rumah tersebut.

.

Input jenis kelamin kamu. Bukan tetangga kamu. Lalu, di bagian bawah pilih status hubungan kamu. Buat saya, ini salah satu bagian terberat. Sigh. Oke lanjut!

.

Isi data yang diperlukan. Antara lain status kewarganegaraan, tanggal lahir, tempat lahir dan negara lahir. Jika kamu punya kewarganegaraan ganda kayak dik Cinta Laurah, bisa ditambahkan infonya di bagian ini.

.

Masukkan data paspor yang masih berlaku. Jangan sampai salah ya, pastikan betul-betul no, tempat dikeluarkan, tanggal dikeluarkan dan tanggal kadaluarsanya sudah dinput dengan benar.

.

Jika kamu sudah punya paspor sebelumnya, maka wajib pilih “Yes” dan isi data paspor lama kamu sama seperti sebelumnya.

.

Masukkan no KTP kamu pada tahapan ini.

.

Pilih pekerjaan yang kamu geluti. Saya memilih pekerja lepas.

.

Isi jenis pekerjaan yang kamu geluti. Dan input penghasilan rata-rata setiap bulan dan kalikan selama setahun. Dalam opsi ini, kamu dapat memilih input dalam IDR Indonesian Rupiah atau GBP Great Britain Poundsterling.

.

Pada bagian ini, kamu diminta untuk penginput pendapatan lain atau jumlah tabungan yang kamu miliki. Harus dalam GBP. Jadi, tinggal bagi saja jumlah tabungan kamu dengan Rp.19.000 kurang lebih yakni kurs 1 IDR dalam GBP. Untuk mendapatkan nilai pasti kurs mata uang, kamu bisa cek di situs XE dot com ya!

.

Dulu saya sempat bingung mengisi bagian ini. Sama seperti bagian di atas (baca lagi tentang rekening koran), maka kalikan saja biaya hidup di sana dengan jumlah hari dan jadikan GBP. Penting! Pastikan jumlah biaya liburan ini lebih kecil dari jumlah uang yang kita punya. Gak lucu dong jika tabungan 5 juta tapi biaya liburan 30 juta. Pihak kedutaan akan mikir, “wah bisa-bisa jadi gelandangan nih orang di negara gue.”

.

Pada bagian ini, kasih info berapa biaya pengeluaran rata-rata setiap bulannya. Pastikan juga jumlahnya tidak lebih besar dari jumlah pendapatan setiap bulan.

.

Saya sih tidak ada orang lain yang membantu biaya perjalanan. Namun, dalam hal ini saya bikinkan contoh jika ada yang membantu biaya tersebut sebagaimana kondisi adik saya.

.

Jelaskan dengan rinci, siapa orang yang dimaksudkan. Data yang diperlukan antara lain nama, alamat, asal negara dan jumlah biaya yang beliau miliki. Hal ini mengacu kepada Surat Referensi Bank. Jadi, untuk angka di kolom yang ada, saya isikan sesuai jumlah tabungan ibu saja. Di kolom terakhir, isikan juga alasan kenapa beliau membantu biaya perjalanan tersebut. Ceritakan dalam bahasa Inggris hubungan antara si pemberi dana dan si penerima dana.

Opsi pertanyaan ini akan berulang. Jika ada orang lain lagi yang akan jadi penyokong dana, maka ulangi saja tahapan ini. Jika tidak, segera akhiri bagian ini dan lanjut ke tahapan selanjutnya.

.

Bagian ini juga sempat membuat saya galau. Kenapa? Karena saya akan menghabiskan waktu di Eropa selama 25 hari namun di Inggris hanya sekitar 3 hari saja (sisanya ke wilayah Schengen lainnya). Pertama, jika saya isi tanggal datang dan tanggal pulang selama 25 hari, faktanya saya hanya 3 hari di sana dan bookingan penginapan tidak semuanya di Inggris.

Namun, jika saya isi hanya 3 hari, tiket pesawat saya pulangnya 25 hari ke depan dan via London lagi. Saya juga khawatir jika hanya diisi 3 hari, durasi visa yang akan diberikan hanya sesuai waktu di UK saja, padahal saya akan kembali lagi ke London untuk terbang ke Jakarta.

Setelah mengetahui bahwa durasi visa yang diberikan ialah 6 bulan dan multiple, saya akhirnya memutuskan untuk mengisi selama 3 hari saja dan tanggal kepulangannya saya isi saat saya berpindah ke negara yang ada di wilayah Schengen.

.

Jika ada hal-hal yang perlu mereka tanyakan dan mereka mengontak saya via telepon, maka bahasa yang diinputkan di sinilah yang akan jadi acuan. Saya pilih bahasa Indonesia agar komunikasi lebih jelas. Faktanya, selama proses pengajuan visa, saya tidak pernah sekalipun dihubungi. Alhamdulillah, artinya tidak ada masalah.

Berbeda dengan Utie, teman saya, yang sehari setelah rekam sidik jari dan foto, beliau diminta datang kembali ke VFS karena ada masalah dengan rekam sehari sebelumnya. Padahal beliau sudah pulang ke Semarang dan ironisnya, visa beliau ditolak walaupun saat pengajuan visa lagi beberapa bulan setelahnya akhirnya diapprove. Kisah Utie dapat dibaca di sini.

.

Di bagian ini, lebih dikerucuti lagi tujuan pengajuan visanya. Saya pilih yang pertama.

.

Lebih dikerucuti lagi pertanyaan sebelumnya. Saya pilih yang pertama walaupun saya ada teman yang tinggal di London, namun sudah jadi rahasia umum kalau udah paling bener gak usah ngaku ada teman di negara tujuan jika mau apply visa. Kenapa? Karena dikhawatirkan kita akan coba cari kerja atau tinggal lama, lha wong ada temennya ini, kan? Jadi, isilah pilihan pertama saja. Ambil aman.

.

Ceritakan aktifitas yang akan dilakukan selama di Inggris. Saya pribadi, saya ceritakan sedikit latar belakang tentang kemenangan saya di lomba menulis dan akhirnya dapat tiket pesawat. Bahkan, nama adik pun saya sebutkan sebagai travelmates. Tak lupa, saya sebutkan beberapa tempat wisata terkenal di London dan saya sampaikan bahwa saya ingin mendatangi tempat-tempat tersebut.

.

Bagian ini, mereka ingin cari tahu apakah saya punya tanggungan di rumah. Tanggungan di sini ialah orang yang saya biayai kebutuhan hidupnya. Karena saya masih jomlo, saya pilih tidak.

.

Silakan isi data diri orang tua. Silakan mau memasukkan data ayah dulu atau ibu dulu. Data yang diperlukan mencakup nama, tanggal lahir dan status kewarganegaraan mereka. Tahapan selanjutnya sama ya, hanya pengulangan saja.

.

Kamu boleh ngaku masih saudaraan dengan Pangeran Harry. Namun, demi kemaslahatan, mending bagian ini dilewatkan saja dengan menjawab “tidak” hehehe.

.

Saya jalan bersama adik. Namun, perjalanan kami ialah perjalanan mandiri alias tanpa ikutan tur dari pihak manapun.

.

Nah, di bagian inilah saya mulai mengisi data adik saya. Yakni berupa nama, kewarganegaraan dan status hubungan.

.

.

Selanjutnya, kita diminta untuk menginformasikan nama penginapan yang sudah kita booking selama di Inggris. Bisa cantumkan alamat teman/kerabat (walaupun saya lebih menyarankan mending booking dummy penginapan saja) atau nama penginapan beserta alamat dan durasi menginap.

Jika kalian menginap di kota lain, bisa ditambahkan infonya berulang kali. Misalnya 2 hari di London, 2 hari di Manchester, 2 hari di Edinburg dsb.

.

.

Dari sini, riwayat perjalanan kita mulai ditanya. Misalnya saya pertanyaan apakah pernah ke Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru dan kawasan Schengen sebelumnya atau tidak.

.

.

Mulai dari sini, mereka ingin tahu apakah saya pernah mengunjungi negara lain selain Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru dan Kawasan Schengen. Berhubung saya pernah jalan ke beberapa negara lain, maka saya isikan semua negara yang pernah saya kunjungi.

Data yang diperlukan ialah nama negara, lama kunjungan dan kapan dilakukan perjalanan tersebut. Lakukan tahapan ini secara berulang untuk menginputnya. Jika sudah habis penginputan nama negara yang sudah pernah dikunjungi maka di tahapan terakhir pilih “No”.

.

.

Selanjutnya, mereka akan bertanya lebih detail tentang apakah kita pernah punya pengalaman buruk dengan negara Inggris dan negara-negara lain sebelum ini. Lebih jelas langsung dilihat di gambar, ya!

Jika kalian memang pernah dideportasi oleh negara lain (ntah apapun alasannya) menurut saya, pada bagian ini sebaiknya jujur saya. Karena besar risikonya jika pernah ketahuan dideportasi/bermasalah dengan negara lain sebelum ini. Karena, sepengetahuan saya, mereka punya cara-cara untuk menyelidikinya.

.

.

.

.

.

Di bagian ini mereka ingin tahu apakah kita pernah terlibat tindakan kriminal atau berafiliasi dengan teroris dan sebagainya. Saya yakin kalian, pembaca blog ini anak baik-baik dan tidak pernah berurusan dengan hal-hal semacam itu. Yekan? Hehe.

.

Bagian ini, kalian akan ditanya lagi tentang latar belakang pekerjaan. Karena saya tidak pernah bekerja di daftar pekerjaan tersebut, maka saya jawab “No”

.

Di bagian ini, sekali lagi saya menjelaskan betapa saya sangat mengimpikan perjalanan tersebut. Saya jelaskan lebih banyak, kegiatan apa saya yang akan saya lakukan di sana termasuk kegiatan setelahnya. (Saya menulis bahwa perjalanan saya itu akan saya tuliskan di blog ini).

Sampai sini, proses pengisian formulir secara online sudah selesai. Namun, ada baiknya, cek kembali semua jawaban yang ada untuk meminimalisasi kesalahan. Jika memang ada kekeliruan, masih dapat diperbaiki sebelum proses pembayaran.

.

Selanjutnya, mereka ingin mengkonfirmasi sekali lagi bahwa dokumen utama (paspor) dalam kondisi siap dibawa di kantor VFS. “Gimana ya, pas banget saya ada urusan penting di LN dan paspornya mau saya gunakan.”

.

Ternyata ada layanan “Simpan Paspor” di VFS Global. Artinya, setelah proses di kantor VFS, kamu dapat membawa paspor tersebut untuk digunakan dalam perjalanan. Namun, biaya ini ada syarat dan ketentuannya. Dan, juga dikenakan biaya yang cukup mahal, yakni Rp.1,6 juta. Untuk lebih jelasnya, silakan cek di sini, ya!

Nah, jika semua sudah dinyatakan benar pengisiannya, maka tinggal bikin deklarasi/pernyataan bahwa data yang diinput adalah benar dan dokumen yang diperlukan telah dipersiapkan.

.

Setelah itu, mereka akan menkonfirmasi tentang visa yang kalian butuhkan. Masing-masing pilihan berbeda biayanya. Saya memilih visa dengan durasi izin kunjungan selama 6 bulan multiple.

Tahapan selanjutnya adalah pembayaran. Untuk izin kunjungan selama 6 bulan dengan standar layanan pengajuan visa, saya diharuskan membayar USD 130 yang saat dikonversi oleh CC Bank Mandiri saya menjadi Rp.1.914.244 dengan waktu proses selama 2 Minggu.

Jika kalian terburu-buru, dapat memanfaatkan layanan prioritas seperti yang pernah Winny lakukan, namun biayanya lebih mahal yakni USD 427 dan akan selesai dalam waktu 5 hari. Mahal ya? Iya sih. Tapi maklum, semua dokumen kan diproses di Manila, Filipina. Jadi tentu saja jika mau layanan express biayanya lebih mahal.

Saya sempat “mengintip” biaya visa untuk masa kunjungan 2 tahun, yakni USD 490 (biasa) dan USD 787 (prioritas). Untuk 5 tahun yakni USD 890 (biasa) dan USD 1187 (prioritas) dan untuk durasi 10 tahun yakni USD 1117 (biasa) dan USD 1414 (prioritas).

Setelah mantap memilih lama durasi visa yang dibutuhkan, selanjutnya saya memilih kantor layanan VFS mana yang akan saya datangi. Dan, dari Palembang tentu lebih dekat ke Jakarta.

.

 MEMILIH WAKTU UNTUK JANJI TEMU

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan ialah memilih janji temu di VFS Global. Jika tidak “musim” liburan, secara garis besar kuota cukup banyak tersedia. Caranya mudah, tinggal pilih saja tanggal dan jam yang diinginkan.

“Jika sudah pilih dan diganti ke waktu lain bisa?”

Saya sempat menelepon ke VFS mengenai ini. Jawabannya bisa dan tanpa dikenakan biaya untuk 1 kali kesempatan saja. Mengenai hal ini, silakan konfirmasi lagi ya. Soalnya ada T&C mengenai reschedule di situsnya dan di sana ditulis dikenakan biaya. Jadi, saran saya, pastikan dulu waktu yang kamu pilih 99% dapat kamu hadiri.

.

Oh ya, sepengetahuan saja juga, terdapat banyak pilihan di tiap sesi jamnya (dengan interval janji temu tiap 15 menit). Dan tiap sesinya, VFS Global dapat melayani sekitar 25 orang (dengan adanya 8 konter layanan).  Saya sendiri pada akhirnya memilih tanggal 11 Juli 2018 pukul 11 siang sebagai waktu untuk pemrosesan visa UK saya.

 MELAKUKAN PEMBAYARAN VISA

Selain menggunakan Kartu Kredit (Visa, Mastercard, Maestro), pembayaran juga dapat dilakukan dengan menggunakan Paypal. “Gimana jika tidak ada kartu kredit?” bisa gunakan layanan debit card beberapa bank yang dapat dialihfungsikan sebagai CC. Jelasnya, cek di postingan Visa India saya di bagian bawahnya ya.

.

.

Setelah pembayaran berhasil, maka kalian akan mendapatkan email pemberitahuan dan diminta untuk login kembali untuk mencetak 3 berkas yakni pertama formulir pengisian online yang sebelumnya dilakukan, kedua, bukti pembayaran dan janji temu di VFS dan ketiga, check list dokumen yang harus dipersiapkan.

Setelah semuanya siap, maka tinggal melakukan proses pengajuan visa langsung di VFS Global.

 PROSES PENGAJUAN VISA DI KANTOR VFS JAKARTA

Untuk anak daerah yang jarang ke Jakarta seperti saya, perjalanan menuju VFS Global Jakarta ini juga ada cerita tersendiri. Jadi, saya dan adik melakukan perjalanan terpisah. Saya terbang dari kota Medan tanggal 10 Juli malam dan menginap di Soetta. Sedangkan adik, terbang dari Palembang tanggal 11 subuh dan sampai di Jakarta pukul 07:30 pagi.

Awalnya mau mencapai VFS Global dengan menggunakan damri, namun karena janji temu pukul 11:00 dan saya khawatir macet, jadilah saya dan adik memutuskan menggunakan kereta bandara (Rp.70.000) dan turun di stasiuns Sudirman/BNI dan dari sana sambung gojek dengan ongkos Rp.11.000.

Saya tiba di Kuningan Mall City sekitar pukul 10:15. Masih ada waktu untuk merapikan berkas, ke toilet (saya belum mandi semalaman, stt) dan sekitar pukul 10:45 saya dan adik melapor ke security namun “diusir” dan diminta datang lagi pukul 10:55.

Karena datang dari luar kota, saya membawa ransel besar berisi penuh barang elektronik (DSLR, laptop, powerbank, HD Eksternal, Flashdisk, Kamera Aksi dsb), dan itu semua harus dititipkan. Biayanya, untuk ransel kecil Rp.25.000 dan ransel besar/koper Rp.35.000.

Untuk masuk ke dalam, pemeriksaannya lumayan ketat. Harus lewat metal detector, pintunya pun hanya bisa dilalui dengan akses khusus petugas. Di pintu depan, saya dan adik hanya dikasih kertas kecil banget bertuliskan “Visa UK, Pukul 11:00” dan begitu masuk kami bingung menunggu di mana.

Saat bertanya, oleh petugas security perempuan kami dibilang, “tunggu saja di kursi itu, nanti dipanggil!” dengan nada yang datar cenderung jutek. Jadilah kami nunggu. Namun, kami merasa heran karena orang dipanggil berasarkan nomor antrean sedangkan kami tidak punya.

Kami bertanya lagi dan jelaslah bahwa visa UK ruangannya di bagian belakang >.< kami bergegas masuk dan begitu di pintu kami diberikan nomor anteran.

Tak menunggu lama, saya dan adik dipanggil di konter terpisah. Saya kedapatan konter no.8. Berkas saya dicek seperlunya (bahkan tidak diteliti bisa dibilang. Kayaknya petugas yakin berkas lengkap) dan saya hanya ditanya kapan akan ke UK-nya. Begitu selesai, saya kembali ke ruang tunggu untuk menunggu rekam sidik jari dan foto.

Proses di dalam tak sampai 5 menit. Dan keseluruhan proses tak sampai 15 menit (apalagi jika nggak “nyasar” di bagian lain sebelumnya). Untuk pengambilan paspornya, saya diminta menunggu kabar melalui email. Sebetulnya, di VFS Global ada layanan pemantauan status visa melalui SMS, namun saat di VFS Global, saya tidak ditawari. Dan sialnya saya lupa menanyakan.

Untuk memanfaatkan layanan SMS ini, biayanya Rp.30.000. Lengkapnya bisa cek di sini ya.

VFS Global Jakarta | d.a Mall Kuningan City, Lantai 2 | Jalan Prof.DR.Satrio No.18, RT.14, RW.04, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12940. | Telp : +62-21-30418711 | Situs khusus Visa UK, klik sini.

 PENGAMBILAN VISA DI VFS GLOBAL JAKARTA

Untuk pengambilan visa, sebetulnya dapat diwakilkan dengan menyertakan surat kuasa berformat yang langsung diberikan VFS Globalnya saat melakukan pengajuan (sepertinya tidak perlu materai). Cukup lampirkan copy ID pemilik paspor dan copy ID si pengambil visa. Jika nggak mau datang ke VFS Global pun bisa memanfaatkan jasa layanan kurir. Biayanya Rp.140.000.

Namun, karena saya juga mau mengurus Visa Schengen, maka saya putuskan (dan, mau gak mau juga sih) datang lagi ke Jakarta dan mengambil visa tersebut serta langsung memasukkan berkas baru ke VFS Global Belanda di lantai 1.

Saya baru memutuskan untuk melakukan pengajuan Visa Schengen ketika sudah mendapatkan kabar bahwa Visa UK saya sudah selesai. Saat saya proses tanggal 11 Juli 2018 lalu, di tanggal 20 Juli 2018 atau sekitar 9 hari kemudian saya mendapatkan email pemberitahuan bahwa visa sudah dapat saya ambil.

Email yang ditunggu-tunggu. Namun, saya belum tahu hasilnya apakah disetujui atau tidak.

Sebagaimana informasi di email. Untuk pengambilan paspor, waktu yang diperbolehkan ialah pukul 15:00 sd 17:00 untuk pengajuan visa secara pribadi, dan pukul 12:00 sd pukul 15:00 untuk pengajuan visa secara rombongan/tur.

Hiks, dengan demikian, mau tidak mau saya harus 2 kali datang ke VFS Global. Pertama, untuk mengambil paspornya. Kedua, datang lagi keesokan harinya untuk proses Visa Schengen karena slot pengajuan visa Schengen di bawah waktu pengambilan Visa UK. Hmm baiklah.

Namun, beberapa hari menjelang pengambilan paspor salah seorang teman menginformasikan, “saya ambil paspornya di bawah jam 3 bisa, kok!” Nah, jika emang begitu mesti dicoba, yakan?

Senin, 30 Juli 2018, saya dan adik “iseng” datang ke VFS pukul 13:00. Saat bertemu security kami tidak dihalangi untuk mengambil paspor. Tidak ada tuh pertanyaan, “kalian ini perwakilan tur atau pribadi?”

Pun begitu mendapatkan antrean di dalam, juga tidak ditanyakan. Alhamdulillah, pengambilan paspor di loket no.9 berbekal menunjukkan ID asli berjalan lancar. Saya langsung membuka plastik paspornya di tempat. Selain karena penasaran, saya ingin memastikan paspornya benar punya saya. Dan, betapa bahagianya saya ketika melihat stiker Visa UK tertempel di salah satu halaman paspor saya.

.

Saya mendapatkan visa multiple dengan jangka waktu 6 bulan kunjungan. Lumayan banget! hehe. Dan, benarlah apa yang dibilang banyak orang bahwa setelah dijalani, maka pengurusan Visa UK ini tak seseram yang dibayangkan.

So, UK! tunggu saya, ya!

Iklan

417 thoughts on “Dari A Sampai Z Pengurusan Visa Turis Inggris-UK di VFS Global Jakarta Secara Mandiri

  1. Salam, Mas. Perkenalkan, saya Rany.

    Saya kebetulan nasibnya sama seperti Adiknya Mas Ndut pas proses apply visa UK (aduh ini saya harusnya mangginya apa….). Saya sudah lulus kuliah dan belum bekerja. Tapi saya diminta orang tua untuk mengunjungi kakak saya yang sekolah di sana (karena kebetulan kakak saya baru nikah banget, tapi suaminya gak bisa nemenin ke London). Rencananya saya ke sana sendiri bulan Juni pas hari Lebaran gitu. Insyaa Allah segalanya di provide sama orang tua saya.

    yang ingin saya tanyakan, Adiknya Mas Ndut waktu apply itu, mengisi form employment-nya gimana persisnya? dan untuk pertanyaan tabungan, Adiknya Mas Ndut mengisi dengan tabungan dia sendiri atau tabungan orang tua yang membiayai ya?

    Terima kasih atas bantuannya

    • Hi Rany

      Jika kamu baca tulisanku dengan saksama, udah dijelasin di atas 🙂 kalau adekku pakai laporan keuangan tabungannya sendiri yang jumlahnya tak seberapa, tetapi ditunjang lagi dengan tabungan orang tua dan surat kuasa yang menyatakan biaya perjalanannya disupport sama orang tua.

      Untuk kasusmu, saranku mending gak usah sangkut pautkan keberadaan kakak yang ada di sana dalam pengurusan visa. Anggap saja nggak ada yang dikenal dan kamu mau liburan saja. Jadi semua halnya dipersiapkan dengan baik.

      Kenapa gak boleh sebut ada saudara di sana? karena mereka akan anggap kamu besar peluangnya untuk overstay karena ada saudara di sana. KECUALI, saudara kamu sudah menikah dengan warga negara sana, dan suaminya bersedia kasih surat sponsor yang biasanya dilegalitas lembaga setempat.

      Jadi kalau sekadar kuliah di sana, mending kamu ajukan visanya anggap saja kamu mau liburan habis lulus kuliah. Lebih besar kemungkinan approve visanya.

      Silakan cari 2nd opinion ya. Semoga lancar.

  2. Hi Om, mau naya nih, bisa nggak sih kalau saya mau ngurus visa ke UK dengan rencana start berangkat lewat Bandara Changi Singapore? Jadi nggak lewat jakarta. Atau harus tetep start dari Jakarta/dalam Negeri?

    • Tentu saja nggak masalah 🙂 bebas dari mana aja selagi visanya ada.

      Mau berangkat dari Cina misalnya, ya boleh. Tapi berarti harus urus visa cina juga.

      • Iya om ndut saya rencana berangkat lewat singapore karena saya tinggal di batam. Jadi tinggal nyebrang aja ke singapore naik ferry. Tiket ke UK juga jauh lebih murah kalau lewat Changi. Dan ke singapore nggak perlu pakai visa juga kan.

        • Singapura gak perlu. Jadi gak masalah mas, jika jarak Singapura lebih dekat, mas bahkan bisa apply visanya lewat Singapura. TAPI…. soal tata caranya silakan cari tahu sendiri ya. Bisa jadi lebih ribet atau malah lebih mudah lewat sana. Bisa atau gak bisanya aku gak tahu, karena kadang ada kedutaan yang mensyaratkan bisa apply visa tapi harus punya residence pass/KTP negara tsb.

          Misalnya mas mau apply lewat Singapura, paspor Indonesia tapi KTP singapura ada, nah baru bisa. Intinya, silakan cari tahu sendiri ya. Aku hanya kasih info opsi.

  3. Hi Om, thank infonya ya sangat bermanfaat. Saya ada pertanyaan, bisa nggak sih saya ngurus visa studi ke UK, tapi penerbangannya start berangkat dari Changi Airport Singapore, bukan dari jakarta/dalam negeri gitu? rencana mau nyebrang aja pakai ferry ke Singapore (kebetulan saya tinggal di batam), Kan ke singapore nggak perlu pakai visa dan tiket ke UK pun jauh lebih murah lewat Changi. Bisa nggak ya kira-kira om ndut? atau harus tetep berangkat dari Jkt?

  4. Hallo mas salam kenal. Aku mau nanya nih, masalah ownership status of my home. Itu checklis dokumen yg saya sertakan tampaknya harus menunjukkan sertifikat hak milik rumah gt ya mas?
    Rumah sih punya ayah saya.
    Mas kemarin kumpulin dokumen yg mana untuk pembuktiannya?
    Makaasiiii

    • Hi Anggi.

      Saat aku mengurus visa, dulu belum dimintain bukti kepemilikan properti. Jika emang punya ayah, dan mau dilampirkan gakpapa. Bikin surat pernyataan saja kalau itu emang punya orang tua.

      good luck ya

  5. Hai Kak, akhirnya visa aku dan suami approved, makasih ya kak atas tulisan ttg visa UK nya. aku apply tgl 1 april, dan selesai 11 april. kalo punya suami selesai tgl 15 april.

    sekali lagi makasih kak🙏😁

    salam jalan-jalan
    Nita

    • Wah senangnya, alhamdulillah. Bisa beda gitu ya walau applynya bareng haha. Yang penting visanya berhasil. Makasih udah kasih kabar juga, bikin aku semangat berbagi informasi lainnya.

  6. Hallo mas,Salam kenal.. Saya kebetulan mau ke UK nih.. Dan adek Saya ikutan. Dia masih proses skripsi,jd Saya tulis nya pelajar. Krn tabungan cuma seberapa jd Saya memang mau lampirkan tabungan dia Dan tabungan ortu. Surat sponsor jg ortu. Tp mas..tidak perlu dibuatkan Surat keterangan kerja ortu ya berarti.. cukup referensi bank Dan rekening Koran 3 bulan terakhir.

    Terimakasih sebelumnya mas

    • Hi Anita. Kasusnya sama ya kita. Aku dulu lampirin surat keterangan usaha dari lurah. Ibuku usaha katering, jadi aku buatkan aja surat keterangan usaha. Cukup level lurah. Juga surat keterangan kalau ibu akan menanggung biaya perjalanan adik.

      Kalau ortumu kerja kantoran lebih gampang. Minta ke HRD aja. Good luck ya. Semoga lancar.

  7. Haloo mas, mau tanya lagi nih..

    untuk adiknya, kan fully sponsored by orang tua. Nah, saat mengisi online form utk adik.

    Saat di pertanyaan : “How much money are you planning to spend on your visit to UK” diisi oleh total estimasi cost dari trip itu atau hanya ‘0’ (karena si ‘adik’ personally ga akan spend anything?

    trus saat pertanyaan : “How much they will be paying towards your visit?” itu jumlahnya diisi dengan apa ya, apa estimasi sluruh biaya trip?

    soalnya ini pertanyaan ttg spend ini berpeluang misinterpreted utk applicant yg pake sponsor huhu

    makasiii sblmnyaa! 🙂

    • Hi Rossy. Iya memang agak rentan ngisi soal ini. Tapi dulu punya adikku aku isikan sama dengan punyaku.

      Intinya tetap diisikan dengan biayanya, mengenai dia akan disponsori atau tidak gak maslaah, misalnya disebutkan keluar biaya sekian rupiah/dolar/poundsterling, berarti ada pihak sponsor yang akan ngebiayainnya.

      • Makasi om jawabannya 😀

        Jd kmren utk di estimasi cost ttp isi sesuai rencana pengeluaran.

        Dan saat di bagian sponsor diisi dgn jumlah yg ada di tabungan orang tua ya?

  8. halo mas, mau nanya untuk pemilihan appointment nya pas saya cek kok saya hanya bisa memilih yg premium lounge dan prime time y? tidak bisa memilih yg standard..

      • Alhadmulillah saya hari ini jadi submit aplikasi online, he.he. Oh ya. ada sedikit tambahan jadi setelah isi aplikasi online sampai selesai. lanjut pembayaran $129. anaku $132 (student short visit). masing-masing isi aplikasi sendiri. Setelah pembayaran visa, baru janjian. di aplikasi janjian ada banyak jasa service, tinggal pilih. terakhir adalah masalah dokumen apakah mau di scan sendiri dan upload online atau di scan kan. besarnya 190000. Nah saya pilih di scan kan, jadi tinggal bawa dokumen pas appointment. Slot standar janjian sebenarnya tetap ada. yaitu jaraknya 2 mingguan dari submit online. Saya check minggu-minggu pertama dan kedua masih slot premium dan premium time semua. Saya pilih standar saja he,,he. lumayan 1 jutaan oi kalo premium..

  9. Om Ndut, makasih ya blognya detail banget. Ada yg mau aku tanyakan ke Om:
    1. Dokumen yg harus di scan apa aja sih Om? Kok di bagian checklist dokumen disuruh scan dokumen
    2. Kl gak punya bukti kepemilikan tanah dll gmn Om, gpp kah?
    Terimakasih banyak Om…

  10. Hi Om Ndut, semua documents harus dalam bahasa inggris, termasuk SIUP juga harus di translete ke bahasa Inggris juga kah?

  11. Hai.. sy sudah isi form visa sampai dengan pembayaran tetapi sebelum pembayaran saya tdk ditanyakan untuk janji temu.. lalu saya log in dengan email bukti pembayaran dan ada mandatory actions lalu saya klik make arrangement to provide your documents and biometric tetapi saya disuruh log in lagi dan tidak berhasil. Bagaimana caranya sy membuat janji temu kembali? Boleh saya minta nomer wa untuk menanyakan hal ini lebih jelas?

  12. Hai oom.. sy sudah sampai tahap.pembayaran dan sudah melakukan pembayaran.. tetapi tdk ada pertanyaan untuk janji temu.. sy log in kembali melalui tautan dari konfirmasi email.. lalu menuju mandatory actoins, sy pilih make arrangement to provide your documents and biometric lalu sy diarahkan ke halaman yg diharuskan log in lagi.. tapi kali ini sy log in berkali2 gagal terus padahal email dan password sudah benar.. bagaimana caranya ya? Apa boleh mnt nomer wa supaya lbh jelas? Tks

    • Hi mbak, untuk UK ini emang sering kali error. Coba mbak main ke situs pasangantraveling.com di sana ada info pembuatan UK visa terbaru. Coba cek sana ya.

  13. Hi Om, thanks infonya yg sangat detail dan membantu. Aku sebelumnya studi s2 di UK dan balik Januari 2019. Aku rencana mau apply visa standard visitor utk conference di bulan September 2019. Yang mau aku tanya:

    1). Kalo alamat di KTP yang masih berlaku beda dengan alamat tinggalku sekarang, aku isi form aplikasi dengan alamat yang mana ya baiknya? (Karena baru pindah rumah tahun lalu dan KTP dengan alamat lama masih berlaku sampai tahun depan)
    2). Karena aku sudah pernah studi di UK dan obviously punya kenalan di UK, apa baiknya di aplikasi aku tetep tulis tidak punya teman di UK?

    Makasih bantuannya Om!

    • Hi Van

      1. Patokannya nanti tetap pakai alamat KTP.

      2. Aku lupa pengisian ini di bagian mana. Kayaknya di bagian penginapan. Walau ada teman, saranku tetap saja patokannya alamat penginapan. Walau nanti di sana inap di rumah teman, tetap booking dummy aja penginapannya.

      Semoga jawabanya ngebantu ya.

  14. Hai salam kenal,

    Apakah pengurusan visa UK dan Belnalux bisa diurus sendiri ke kedutaan?

    Terima kasih.

  15. Halo Om, makasih buat info step by step pengurusan visa uk nya 🙂
    Mau tanya kalo KTP masa berlakunya tercantum tglnya sdh expired apakah berpengaruh dlm pengajuan visa, mesti diperbaharui dulu ktp nya dengan yg tercantum seuumur hidup apa tidak masalah yah? Lalu kalo di ktp pekerjaan masih pelajar apakah mesti diganti juga jadi karyawan?

    • Hi Nia.

      Nggak masalah. KTPku juga expired. Coba cek di file terjemahan KTP-nya, di sana ada keterangan bahwa KTP Indonesia sekarang berlaku seumur hidup. Kalau ada waktu dan mau ganti yang baru silakan aja, cuma kalo ribet, pake yang lama aja aman kok. 🙂

      • hi om. makasih sudah jawab.
        saya salah wording bertanya nih hehe
        maksud saya, apakah sblm mendapatkan email yg dilampirkan di blog ini, om dapat e-mail lainnya such as ‘a decision has been made’ ??
        atau langsung email seperti yg omnduut attached di blog ini?

          • Terima kasih untuk responnya om..
            tadi sempat ubek2 oldest comment disini dan ada yg dapat email sama seperti case saya yg baru dapat kemarin…..
            terus saya pernah baca kalau nerima email dari ‘MANILVisainfo@…’ itu, berarti your visa application is rejected (ada di salah satu blog yg dia juga gagal)
            Terus sekarang saya jadi waswas nunggu email untuk collect my passport hahaha (eh jadi curhat)

    • Oh iya, di grup perjalananan sempat dibahas. Katanya kalau dapet email dari Manila, 99,9% ditolak pengajuannya. Tapi ya semangat ya, semoga kamu approve visanya amin.

  16. Kalau sudah pernah mendapatkan visa visitor UK sebelumnya,disamping dokumen2 utama, apakah dokumen2 pendukung masih diperlukan untuk disetujui? Mohon info. thx

  17. Halo, saya sedang urus visa UK. Kemarin sudah apply online di gov.uk dan sudah bayar, sekarang sedang di tahap registrasi biometrik di website vfs.
    Mau tanya, kalau data yang self-upload di website belum lengkap tapi sudah keburu konfirmasi jadwal biometrik, apakah dokumennya bisa dilengkapi nanti ketika datang untuk biometrik? Saya pikir bisa nge-tag jadwal dulu kemudian dokumen bisa di upload lagi nyusul sampai hari Hnya, ternyata tidak bisa. Apakah akan ada masalah? Mohon bantuannya, trims.

    • Hi Mbak Asti. Tahapannya berbeda dengan yang aku lakukan dulu. Tapi sepertinya ada juga pembaca yang punya pengalaman serupa. Nanti sampaikan saja problemnya di petugas VFS ketika akan datang. Bawa berkas atau siapkan filenya di fladshdisk. Mudah-mudahan gak ada masalah ya. Dan, jika berkenan nanti boleh share pengalamannya di kolom komentar biar nanti jika ada temen-temen lain punya problem yang sama bisa tahu endingnya seperti apa. Makasih.

      • Hi mba Asti.
        Saya bantu jawab yaa.
        Di case saya waktu itu, saya pilih ‘scan service’ gitu jadi automote gak bisa upload apa-apa (walaupun udah sempat upload 1 document, tapi pas disana karena pake service tersebut, ya tentunya masih bisa upload ke sistem mereka.
        Dan di web VFS pernah saya baca bahwa, jika sudah meninggalkan lokasi Visa Centre maka gak bisa sama sekali self-upload, jadi make sure semua dokumen lengkap.
        Nah mungkin saat disana bisa pesan jasa ‘scan service’ jadi bisa di upload oleh VFS-nya dan tentunya bawa semua printan document ya

        cheers

  18. haii om, mau tanya. itukan dokumennya di translate sendiri?apakah setelah itu perlu minta stampel dr kelurahan dan rt/rw?

  19. om nama saya kan tidak tercantum dalam kk keluarga saya sendiri tpi tercantum di kk kakek nenek saya karena pas kemarin pindahan biar bisa dapet ktp ditempat yg saya tinggali sekarang, trs apakah saya harus mention klo saya berada di kk kakek nenek saya tetapi semua kebutuhan biaya tetap dari orang tua, dan apakah saya harus bawa kk dua duanya ?

    • Menurutku bawa saja KK keduanya. Dan bisa juga buat surat pernyataan bahwa kk yang satu adalah nama kakek dan nenek karena pernah hidup bersama mereka. Semua KK diterjemahkan dan suratnya dalam bahasa Inggris ya.

  20. Halo ka, mau tanya step-nya itu kan isi form dulu baru bikin appointment ya? itu di alamat website yang sama saat kita isi form atau beda ya? Soalnya degdegan, barusan temen cerita klo dia buat visa tapi schengen itu buat appointment dulu baru isi form di websitenya. Nah tadi aku pas buka website stepnya sama kayak kakak, ada isian form dulu, tapi gak nemu appointmentnya di mana? Klo boleh minta share website appointmentnya juga ka klo emang beda. Makasih ka 🙂

    • Hi Angelina. Iya beda. Kalau Schengen opsinya 2. Bisa isi dulu atau bisa pilih jadwal dulu karena portalnya berbeda. Kalau UK, harus isi dulu baru cari jadwal janji temu.

      Untuk UK sama kok. Kalau Schengen emang beda.

  21. Halo om, saya ada rencana ke UK bareng istri dan anak. untuk pengisian formilir visa nya, apakah ada opsi mengisikan untuk orang lain? Atau 1 akun hanya untuk 1 formulir? Terima kasih

    • Hi mas Bonn.

      Aku dulu dan adik isi beda akun. Tapi, menurutku bisa satu akun. Apalagi kalo anak kan mesti belum ada email ya. Coba saja. Aku sih condong bisa satu akun untuk beberapa orang.

      • Halo om ndut, saya kan mau apply visa buat saya dan mama saya secara online, bagaimana caranya untuk isi form/apply visa dalam 1 akun ya?

        terima kasha

  22. Halo om dut, saat ini saya sdh tahap myappoitment.tiap kali masuk selalu gagal dan saya bingung u. Mengisix mohon sangat bantuannya apa bisa saya hub by phone. Atau sy blm paham pengisiannya.

  23. Maaf mau nanya alamat KTP saya di Mks tapi saya domisili dan kerja di Balikpapan, Apakah saat mengajukan bierkas2 saya nantinya hrs melampirkan keterangan domiisli sy dari kelurahan di Balikpapan yang tentunya sudah diterjemahkan ke dlm bhs Inggris? Mohon jawabannya ya?

  24. Om mau tanya, kalo akte nikah apakah wajib dilampirkan bagi yang sudah menikah? kebetulan saya mau buat visa untuk mama saya, tapi setelah saya tanya, ternyata dulu tidak ada akte nikah resmi nya dari catatan sipil, apakah bisa?

  25. Halo, Mas. Saya ada pertanyaan tentang pengajuan visa UK ini. Saat ini saya sebenarnya sedang berdomisili di Belanda karena sedang kuliah, tapi karena saya sedang pulang ke Jakarta, saya jadi kepikiran untuk apply visa UK di Jakarta karena biayanya lebih murah. Namun, keberangkatan saya nanti akan dari Amsterdam, dan kembali lagi ke Amsterdam. Rekening pun mungkin saya akan sertakan rekening bank eropa. Kira-kira bisa gak ya mas apply visanya di Jakarta?

  26. Terima kasih sangat informatif blog UK nya 🙂 semua contoh format surat saya download,hehe. Semoga visa saya jebol..

  27. Ping-balik: Luntang Lantung di Zagreb Saat Salah Pilih Penginapan | Omnduut

  28. terima kasih om infonya bermanfaat banget, mau tanya, kalau sudah nikah tapi rencananya ga pergi sm pasangan, apa perlu lampirin surat nikah atau tidak ya? terima kasih

  29. Halo kak, saya mau nanya sedikit tentang visa UK ini. Saya kan kerjanya di toko ni kak, kira-kira saya perlu ga melampirkan SIUP toko tempat saya bekerja? Kalau iya, SIUP ny perlu diterjemahkan ke b.inggris jg y?

  30. Selamat siang omndut 🤭
    Ka mau tnya uang tabungan KK kmrn ngendap berapa lama? Soalnya saya kan baru dapat rejeki anak Soleha ya terus kebetulan ulang tahun dah dekat pengen ambil yg prioritas tapi takutnya ditolak karna ada dana tiba2 bengkak di rekening pdhl itu dpt rejeki warisan sih …mau manfaatin momen aja pas bgt dpt rejeki sm ultah
    Minta pendapat donk
    Makasih

  31. Halo!

    Terima kasih atas cerita lengkap aplikasi UK Visa. Saya mau tanya soal bank statement, apakah jadi kewajiban unfuk mengendapkan uang (sesuai yg dibutuhkan) selama 28 hari?

    Terima kasih!

  32. Om sy sudah bayar tapi blm dpt pilihan appointment dan mau download document support itu malah file tidak bisa diunduh….itu knp om?

  33. Halo mz,
    Maap, langsung bertanya nih hehe…
    Sy problemnya ada di isian Address sesuai ID yakni di Solo, dan lama tinggal cuma sampai dengan 2007, dari 2007 s/d skrg sy kost di JKT,
    1. nah ini gmn ya mz? apakah akan jadi pertanyaan buat mereka jika saya isi lama tinggal nya cuma 23 tahun? 12 tahun sisanya kemana kan gitu ya mz? ada isian tambahan alamat ga sih mz di formulirnya? biar saya bisa isi lanjutannya?
    2.untuk kepemilikan rumah sesuai ID address kan punya orang tua ya, dipilih apa ya mz? rent aja kah? soal kalo diisi own, pasti kan harus melengkapi sertifikat?

    Mohon advice-nya….terima kasih sebelumnya mz…

    • 1. Isi saja sesuai KTP. Nanti dari dokumen lain mereka akan tahu kok kalau misalnya kamu kerja di Jakarta dsb. Dan perbedaan itu gak masalah.

      2. Isi own aja. Ada sertifikatnya kan? lampirin aja. Tapi ini pun dokumen tambahan dan gak wajib.

      • Halo Mz Haryadi,
        Alhamdulillah Visa UK sy kemarin granted, walaupun proses apply cukup rumit dibagian upload dokumen dan isian form-nya lebih njlimet drpd schengen, sy mengerjakan bertiga dari jam 1 siang sampai jam 10 malam tanpa jeda, pegel luar biasa, kendala teknis sih yg bikin gemess, error-lah, apalah…
        Jadi terima kasih banyak kami ucapkan atas guidance-nya yg sangat details, dan begitu sabar menjawab pertanyaan2 sy yg mrintil hehe, semoga Mz Haryadi bisa ke negara berikutnya (for free :D) Amiin….
        Btw, sy ada info authorized translator yang murah buat pembaca blog-nya Mz Haryadi, Nama-nya Penerjemah Anang Fachrudin–bisa di googling–lokasinya di Kalibata–bisa dikirim–harganya Rp.35.000,- per lembar.

        Sekali lagi..Terima Kasiyyyyy

    • Sedikit berbeda tapi sebetulnya sama saja. Di tulisan atas udah aku jelaskan kalau ada 2 versi dan aku pakai versi yang dikasih panitia lomba terutama karena lebih user friendly.

      Untuk janji temu, bisa disamain mas. Memang ada kemungkinan beda, tapi paling beda jam jika slotnya penuh. Banyak kok slotnya dan dibuka perbeberapa menit gitu jedanya.

  34. selamat sore, saya mau tanya sayasedang mengurus visa UK, saya ambil percepatan 1x dan karena suatu hal saya mengambil percepatan lagi jadi 2x (PREMIUM) karena paspor mau digunakan buat trip lain saya mau tnyaan perbedaan Percepatan yang pertama dan kedua apa ? dan untuk biaya nya berapa sebenarnya ? dan prosesnya berapa lama untuk percepatan atau premium ? terimakasih

  35. Halo Kak,
    Mau tanya dong
    Bisa gk sih penerbangan ke London gak dari Indonesia (jakarta), tapi dari Singapore ke London misalnya?

    Terima kasih sebelumnya

  36. halo om dudut… mau tanya kalo untuk terjemahan surat ganti nama untuk visa UK perlu gak? kalo ada contoh traslate surat ganti nama boleh dibantu ya om.. makasih, angel

    • Hi Angel. Menurutku perlu. Bikin surat pernyataan aja. Kalau ganti nama gitu ada dokumen pengesahan gak sih? jika ada itu aja yang diterjemahin sendiri. Sayangnya aku gak punya contohnya.

      • om dudut… tanya lagi…

        ada punya no telp vfs global UK? mau upload dokumen buat visa error terus web-nya.. padahal login gak bermasalah, pas masuk ke bagian upload dokumen, page-nya error.. bisa dibantu kah?? makasih om

        • Dulu ada dan aku tampilin di sini. Tapi no telp itu gak bisa dihubungi. Makanya aku hapus.

          Untuk kasus kamu, coba pake browser lain. Bersihkan dulu cachenya. Dan cek ketentuan upload dokumennya, misalnya maksimal ukurannya berapa KB. Kalau kelebihan biasanya error dia.

          • tadi udah bisa sampai booking appointment, udah pilih tanggal dan tambahan service..pas mau klik bayar, langsung error page dan berulang-ulang login tetep error page.. kira2 gimana ya om? apa bisa langsung dateng aja ke vfs tanpa bawa bukti appointmentnya?

  37. omdut, kalau mau reschedule gimana caranya ya? dan bayar ga ya? cari no telp vfs ga dpt2, mau login lagi jg kok ga bisa ya :’u

    • Hi Nyai, setahuku ada menu untuk resjechude. Dulu sempat nelp katanya gak bayar, hanya berlaku satu kali. Coba telp aja VFSnya, cari no telp di 147 (Telkom)

Tinggalkan Balasan ke Sari Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s